
Berita Terkini
BAZNAS dan Pramuka Trenggalek Bersinergi, Bedah Rumah Korban Tanah Gerak Dimulai pada Perkemahan Wirakarya ke-6
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Trenggalek bersama Pramuka Trenggalek melalui penyerahan bantuan program bedah rumah bagi warga terdampak bencana tanah gerak dan rumah tidak layak huni di Desa Pandean, Kecamatan Dongko. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Kantor Kecamatan Dongko.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Perkemahan Wirakarya ke-6 yang akan dilaksanakan mulai 20 Juni 2026 selama sepuluh hari. Dalam kegiatan tersebut, para anggota Pramuka bersama relawan dan masyarakat akan bergotong royong melakukan proses pembangunan dan renovasi rumah warga yang terdampak bencana maupun yang masuk kategori tidak layak huni.
Sebanyak tujuh keluarga penerima manfaat dari Desa Pandean mendapatkan bantuan bedah rumah melalui sinergi antara BAZNAS Trenggalek dan Pramuka Trenggalek. Selain itu, terdapat tambahan tiga unit rumah bantuan dari Kwartir Daerah Jawa Timur yang turut mendukung upaya pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak tanah gerak tersebut.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung penuh haru dan semangat kebersamaan. Para penerima manfaat hadir bersama keluarga mereka untuk menerima secara simbolis bantuan yang nantinya akan diwujudkan dalam bentuk pembangunan rumah layak huni. Warga mengaku bersyukur atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap kondisi yang mereka alami.
Bencana tanah gerak yang terjadi di wilayah Desa Pandean sebelumnya telah menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Beberapa rumah bahkan dinilai sudah tidak layak untuk ditempati karena kondisi bangunan yang membahayakan keselamatan penghuni. Situasi tersebut mendorong berbagai pihak untuk bergerak bersama memberikan solusi nyata bagi masyarakat terdampak.
Melalui program bedah rumah ini, BAZNAS Trenggalek tidak hanya menyalurkan bantuan material, tetapi juga mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan semangat gotong royong. Sementara itu, Pramuka Trenggalek menjadikan kegiatan Perkemahan Wirakarya ke-6 sebagai momentum pengabdian nyata kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan dan pembangunan sosial.
Kegiatan Perkemahan Wirakarya sendiri merupakan agenda yang memadukan pendidikan karakter, pengabdian masyarakat, serta aksi sosial yang melibatkan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan. Dalam pelaksanaannya nanti, peserta tidak hanya mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi juga turun langsung membantu proses pembangunan rumah warga, membersihkan lingkungan, hingga melakukan berbagai kegiatan sosial lainnya.
Pihak penyelenggara berharap program ini mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Pandean. Rumah yang layak huni diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat, sekaligus membantu mereka bangkit dari dampak bencana yang dialami.
Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap korban bencana, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara lembaga sosial, organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam membangun solidaritas kemanusiaan. Sinergi yang terjalin antara BAZNAS Trenggalek, Pramuka Trenggalek, dan Kwarda Jawa Timur dinilai menjadi contoh nyata bahwa persoalan sosial dapat diselesaikan melalui kerja bersama dan semangat gotong royong.
Masyarakat Desa Pandean pun menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Mereka berharap kegiatan Perkemahan Wirakarya ke-6 nantinya tidak hanya membantu pembangunan rumah warga, tetapi juga membawa semangat baru bagi masyarakat untuk bangkit dan terus menjaga kebersamaan di tengah berbagai tantangan.
Dengan dimulainya program bedah rumah ini, BAZNAS dan Pramuka Trenggalek kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui aksi sosial yang melibatkan banyak pihak, harapan untuk menciptakan kehidupan yang lebih layak bagi warga terdampak bencana kini mulai terwujud secara perlahan namun penuh makna.
24/05/2026 | Humas
BPRS Karya Mugi Sentosa Serahkan Zakat Perusahaan kepada BAZNAS Trenggalek
TRENGGALEK — Bentuk kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh berbagai lembaga keuangan syariah di Kabupaten Trenggalek. Salah satunya dilakukan oleh BPRS Karya Mugi Sentosa yang menyerahkan zakat perusahaan kepada BAZNAS Kabupaten Trenggalek pada Jumat (22/05/2026). Penyerahan zakat tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kolaborasi dalam mendukung kesejahteraan umat.
Dalam kegiatan tersebut, pihak BPRS Karya Mugi Sentosa menyerahkan zakat perusahaan senilai Rp29.625.000 kepada BAZNAS Trenggalek. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh jajaran pimpinan BPRS Karya Mugi Sentosa dan diterima langsung oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen BPRS Karya Mugi Sentosa dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Melalui BAZNAS Trenggalek, dana zakat perusahaan diharapkan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
Perwakilan BPRS Karya Mugi Sentosa menyampaikan bahwa zakat perusahaan merupakan kewajiban sekaligus bentuk rasa syukur atas keberlangsungan usaha yang telah berjalan dengan baik. Selain itu, zakat juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
“Semoga zakat perusahaan yang kami salurkan melalui BAZNAS Trenggalek ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan menjadi keberkahan bagi perusahaan maupun seluruh karyawan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak BAZNAS Trenggalek menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh BPRS Karya Mugi Sentosa dalam menyalurkan zakat perusahaan melalui lembaga resmi pengelola zakat. Menurutnya, sinergi antara lembaga keuangan syariah dan BAZNAS sangat penting dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
BAZNAS Trenggalek juga menegaskan bahwa dana zakat yang diterima akan dikelola secara optimal sesuai ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Dana tersebut nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program unggulan BAZNAS, seperti bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu, bantuan modal usaha, bantuan kemanusiaan, hingga program sosial keagamaan lainnya.
Kegiatan penyerahan zakat perusahaan ini turut menjadi contoh positif bagi perusahaan maupun lembaga lainnya untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang terorganisir dan tepat sasaran, zakat tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial.
Suasana penyerahan zakat berlangsung sederhana namun penuh makna. Para peserta yang hadir tampak antusias dan berharap sinergi kebaikan antara BPRS Karya Mugi Sentosa dan BAZNAS Trenggalek dapat terus terjalin di masa mendatang.
Melalui momentum tersebut, BAZNAS Trenggalek kembali mengajak masyarakat, instansi, maupun perusahaan untuk bersama-sama menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, zakat diharapkan menjadi kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan umat dan mewujudkan masyarakat Trenggalek yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya.
22/05/2026 | Humas
Wujud Kepedulian, BAZNAS Hadir Bantu Renovasi Rumah Bu Sumarti di Sukorejo Gandusari
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak, BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menyalurkan bantuan renovasi rumah kepada warga kurang mampu. Kali ini, bantuan diberikan kepada keluarga Bu Sumarti yang beralamat di Dusun Bandung RT 19 RW 09, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari. Program tersebut menjadi salah satu upaya nyata dalam membantu masyarakat agar dapat tinggal di rumah yang lebih aman, nyaman, dan sehat.
Penyaluran bantuan renovasi rumah dilaksanakan beberapa waktu lalu dengan melibatkan tim dari BAZNAS Trenggalek bersama relawan dan warga sekitar. Kondisi rumah Bu Sumarti sebelumnya dinilai memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan pada beberapa bagian bangunan yang sudah mengalami kerusakan. Atap rumah yang bocor, dinding yang mulai rapuh, serta kondisi bangunan yang kurang layak menjadi perhatian sehingga BAZNAS hadir memberikan bantuan renovasi.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa program bantuan renovasi rumah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu mustahik agar memiliki tempat tinggal yang layak. Rumah bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kehidupan keluarga yang lebih baik. Karena itu, BAZNAS terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui bantuan tersebut, proses renovasi dilakukan secara bertahap dengan memperbaiki bagian-bagian rumah yang rusak agar lebih kokoh dan nyaman dihuni. Selain bantuan material, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar yang ikut bergotong royong membantu proses pengerjaan. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tampak begitu terasa selama kegiatan berlangsung.
Bu Sumarti mengaku bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan. Selama ini dirinya bersama keluarga tinggal di rumah dengan kondisi seadanya dan sering merasa khawatir ketika hujan turun karena beberapa bagian rumah mengalami kebocoran. Dengan adanya bantuan renovasi dari BAZNAS, dirinya berharap keluarga dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS serta semua pihak yang telah membantu renovasi rumah kami. Semoga menjadi amal kebaikan dan mendapat balasan terbaik,” ungkap Bu Sumarti penuh haru.
Program renovasi rumah ini menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. BAZNAS Trenggalek terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menebar kepedulian sosial melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan.
Tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, BAZNAS juga berupaya menghadirkan program yang berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Renovasi rumah layak huni menjadi salah satu program prioritas karena tempat tinggal yang aman dan sehat sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat. Kehadiran warga yang turut membantu proses renovasi menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih tumbuh dengan baik di lingkungan masyarakat Desa Sukorejo. Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan merasakan manfaat dari program-program sosial yang dijalankan.
Melalui program ini, BAZNAS Trenggalek berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan mustahik. Dukungan serta kepercayaan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan lebih banyak manfaat bagi warga yang membutuhkan bantuan.
Ke depan, BAZNAS Trenggalek berkomitmen untuk terus melanjutkan berbagai program sosial dan kemanusiaan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu di Kabupaten Trenggalek.
20/05/2026 | Humas
Agenda Pimpinan

BAZNAS Trenggalek Serahkan Bantuan Ternak dan Gerobak UMKM dalam ajang BAZNAS Awards 2025
BAZNAS Kabupaten Trenggalek terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan 20 unit gerobak UMKM (10 Gerobak BAZNAS Prov. Jawa Timur dan 10 Gerobak BAZNAS Trenggalek) dan bantuan ternak kambing kepada jamaah masjid sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Kegiatan penyerahan bantuan ini menjadi langkah strategis BAZNAS Trenggalek dalam mengoptimalkan peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat. Jamaah masjid yang menerima bantuan yakni jamaah masjid Matlabul Ulum (Ds. Gador-Kec. Durenan) dan telah melalui proses seleksi serta pendampingan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Bantuan ternak ini tidak hanya ditujukan sebagai pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga sebagai aset produktif yang dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi penerima. Bantuan 20 gerobak UMKM disalurkan kepada pelaku usaha mikro yang selama ini terkendala modal dan sarana usaha. Gerobak tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha kecil, seperti kuliner, minuman, maupun usaha dagang lainnya yang memiliki potensi meningkatkan pendapatan keluarga. Program bantuan gerobak UMKM dan ternak kambing ini merupakan bagian dari Program Jatim Makmur dan Program Trenggalek Makmur, salah satu program unggulan BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Trenggalek yang fokus pada pemberdayaan ekonomi mustahik. Melalui program ini, BAZNAS mendorong mustahik agar mampu bertransformasi menjadi muzakki dengan memanfaatkan bantuan secara produktif dan bertanggung jawab. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Trenggalek tidak hanya memberikan bantuan fisik semata, tetapi juga disertai dengan pendampingan dan edukasi. Penerima bantuan diharapkan mampu mengelola usaha dengan baik, menjaga komitmen, serta memanfaatkan bantuan sebagai sarana peningkatan kesejahteraan keluarga.
BAZNAS Trenggalek berharap bantuan 20 gerobak UMKM dan ternak kambing ini dapat menjadi pemantik semangat bagi jamaah masjid untuk lebih mandiri secara ekonomi. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan lingkungan sekitar, program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, BAZNAS Trenggalek terus berupaya menjadikan zakat sebagai instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Sinergi antara BAZNAS, pengurus masjid, dan jamaah diharapkan mampu menghadirkan manfaat zakat yang nyata, berkelanjutan, dan penuh keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek.
24-12-2025 | Humas

BAZNAS Trenggalek serahkan 14 Penghargaan dalam Ajang BAZNAS Awards 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek kembali menggelar ajang apresiasi tahunan bertajuk BAZNAS Awards 2025 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan komitmen Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Trenggalek menyerahkan total 14 penghargaan kepada UPZ terbaik dari lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek.
BAZNAS Awards 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS, UPZ, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan zakat, khususnya di lingkungan instansi pemerintah dan lembaga pendidikan. Penghargaan ini juga merupakan bentuk apresiasi nyata kepada UPZ yang selama ini konsisten berperan aktif dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzakki.
Untuk kategori UPZ Pengumpul Zakat Terbaik di Lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek, BAZNAS Trenggalek memberikan penghargaan kepada 10 UPZ terbaik. Penghargaan terbaik pertama diraih oleh SMP Negeri 3 Tugu yang dinilai unggul dalam konsistensi pengumpulan zakat serta pengelolaan administrasi yang tertib dan akuntabel. Posisi terbaik kedua diraih oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), disusul Kecamatan Munjungan sebagai terbaik ketiga.
Selanjutnya, penghargaan terbaik keempat diraih oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD), sementara Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek menempati posisi terbaik kelima. Puskesmas Slawe meraih penghargaan terbaik keenam, diikuti Kecamatan Watulimo sebagai terbaik ketujuh. Untuk posisi terbaik kedelapan hingga kesepuluh masing-masing diraih oleh SMP Negeri 1 Watulimo, Kecamatan Tugu, dan SMP Negeri 1 Kampak.
Seluruh UPZ penerima penghargaan tersebut dinilai telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung optimalisasi penghimpunan zakat melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Konsistensi, transparansi, serta partisipasi aktif dari pimpinan dan pegawai menjadi indikator utama dalam penilaian BAZNAS Trenggalek.
Sementara itu, untuk kategori UPZ Terbaik di Lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, penghargaan terbaik pertama diraih oleh MTs Negeri 5 Trenggalek. Disusul MAN 2 Trenggalek sebagai terbaik kedua dan MTs Negeri 3 Trenggalek sebagai terbaik ketiga. Ketiga lembaga pendidikan tersebut dinilai berhasil membangun budaya sadar zakat di lingkungan kerja dan mampu menjadi contoh bagi lembaga lainnya.
Selain itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek juga menerima penghargaan khusus atas capaian luar biasa berupa komitmen seluruh pegawai dalam menunaikan zakat sebesar 2,5 persen. Penghargaan ini menjadi bukti kuat sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam menguatkan peran zakat sebagai instrumen pembangunan umat dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui BAZNAS Awards 2025, BAZNAS Trenggalek berharap semangat berzakat di lingkungan instansi pemerintah dan lembaga pendidikan semakin meningkat. Apresiasi ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas capaian kinerja, tetapi juga sebagai motivasi agar seluruh UPZ terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengelolaan, serta kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya dukungan dan kolaborasi yang kuat antara BAZNAS, UPZ, dan para muzakki, BAZNAS Trenggalek optimistis pengelolaan zakat di Kabupaten Trenggalek akan semakin maju, berdaya guna, dan memberikan dampak nyata bagi mustahik serta pembangunan daerah secara berkelanjutan.
24-12-2025 | Humas
Paguyuban Sound Jenangan Trenggalek (PSJT) Serahkan Bantuan untuk Sumatera dan Aceh Melalui BAZNAS Trenggalek pada BAZNAS Award 2025
BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menerima dukungan dan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, Paguyuban Sound Jenangan Trenggalek (PSJT) menunjukkan solidaritas sosialnya dengan menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara terdampak bencana di Sumatera dan Aceh. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui BAZNAS Trenggalek dalam rangkaian kegiatan BAZNAS Award 2025 yang digelar di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek senilai Rp.39.872.500,-.
Penyerahan bantuan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas profesi maupun latar belakang komunitas. PSJT yang dikenal sebagai wadah pelaku dan pecinta sound system di wilayah Trenggalek, turut mengambil peran dalam aksi kemanusiaan dengan menggalang donasi dari para anggotanya untuk membantu masyarakat yang tengah tertimpa musibah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PSJT kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas-komunitas masyarakat seperti PSJT merupakan bentuk sinergi yang sangat positif dalam memperluas jangkauan bantuan dan memperkuat solidaritas sosial.
“BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari komunitas, organisasi, dan masyarakat luas seperti Paguyuban Sound Jenangan Trenggalek ini menjadi kekuatan besar bagi kami untuk terus hadir membantu saudara-saudara yang membutuhkan, khususnya korban bencana di Sumatera dan Aceh,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS akan dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, sesuai dengan prinsip pengelolaan dana umat. Seluruh donasi yang diterima akan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui program kebencanaan BAZNAS bekerja sama dengan BAZNAS daerah setempat dan pihak terkait.
Perwakilan Paguyuban Sound Jenangan Trenggalek (PSJT) menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan empati terhadap penderitaan saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah. Meski berasal dari komunitas hobi, PSJT ingin menunjukkan bahwa komunitas juga memiliki tanggung jawab sosial dan dapat berkontribusi nyata bagi kemanusiaan.
“Kami berharap bantuan yang kami salurkan melalui BAZNAS Trenggalek ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh. Semoga apa yang kami lakukan menjadi amal kebaikan bagi seluruh anggota PSJT,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan PSJT ini menjadi salah satu momen bermakna dalam pelaksanaan BAZNAS Award 2025, yang tidak hanya menjadi ajang evaluasi dan apresiasi kinerja pengelolaan zakat, tetapi juga wadah untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Trenggalek berharap semakin banyak komunitas dan elemen masyarakat yang tergerak untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan merata. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan PSJT diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya di Kabupaten Trenggalek.
24-12-2025 | Humas
Berita Pendistribusian

BAZNAS Distribusikan Bantuan Bedah Rumah Program Rumah Layak Huni untuk Empat Wa
Trenggalek, 05 Desember 2025 — Upaya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terus menjadi perhatian serius BAZNAS. Melalui Program Rumah Layak Huni dari BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menyalurkan bantuan bedah rumah kepada empat warga yang berada dalam kondisi serba terbatas. Mereka adalah Ibu Supiyah dari Desa Ngadimulyo-Kec. Kampak, Bapak M. Tohir dari Desa Pandean-Kec. Dongko, Ibu Mijah dari Desa Ngentrong-Kec. Karangan dan Ibu Tumini dari Desa Nglebo-Kec. Suruh yang masing-masing telah lama hidup dalam kondisi hunian yang tak lagi layak ditinggali.
Program ini tidak hanya sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga merupakan wujud nyata bahwa dana zakat mampu menjadi pendorong perubahan sosial yang signifikan. Dengan memprioritaskan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni, BAZNAS berupaya membuka jalan bagi masyarakat untuk merasakan kehidupan yang lebih bermartabat.
Kondisi Rumah Tak Layak yang Menjadi Prioritas
Sebagian besar penerima bantuan adalah warga yang bertahun-tahun tinggal di rumah yang sudah lapuk, sempit, dan minim fasilitas. Banyak dari bangunan tersebut tak lagi mampu melindungi penghuninya dari hujan, angin, maupun suhu ekstrem. Pada beberapa lokasi, kondisi lantai masih berupa tanah, dinding rapuh, serta atap yang rawan ambruk setiap saat.
Di Desa Ngadimulyo, misalnya, rumah Supiyah telah lama menjadi sorotan masyarakat sekitar. Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, ia tidak mampu melakukan perbaikan apa pun. Setiap turun hujan, ia cemas memikirkan keselamatan diri dan anggota keluarga. Bantuan dari BAZNAS ini menjadi jawaban atas doa dan harapan yang selama ini ia gantungkan.
Sementara itu, di Desa Pandean, rumah milik M. Tohir juga tak kalah memprihatinkan. Lantai kayu yang rapuh, dinding yang berlubang, serta kondisi atap yang bocor membuat aktivitas sehari-hari menjadi semakin berat. Tohir, yang bekerja serabutan, nyaris mustahil melakukan renovasi dengan penghasilannya yang sangat terbatas.
Di Desa Ngentrong, situasi yang dialami oleh Mijah pun hampir serupa. Kesederhanaan hidup membuatnya bertahan dalam rumah seadanya, meski kondisi bangunan tersebut sudah jauh dari kata layak. Bantuan dari BAZNAS menjadi angin segar yang membawa harapan baru bagi kehidupan Ibu Mijah dan keluarganya.
Sementara itu, di Desa Nglebo, Ibu Tumini menjadi penerima manfaat keempat. Sebagai kepala keluarga yang harus berjuang seorang diri, ia bertahan hidup di rumah dengan kondisi yang memprihatinkan. Tidak jarang ia kesulitan tidur ketika angin kencang datang karena takut rumahnya runtuh kapan saja. Kini, bantuan dari BAZNAS membuat Ibu Tumini bisa bernapas lega dan menatap masa depan dengan lebih percaya diri.
Wujud Kepedulian Bersama, Bukan Sekadar Bantuan
Proses penyerahan bantuan rumah layak huni ini dilakukan secara langsung oleh BAZNAS Trenggalek dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut bukan hanya inisiatif lembaga, tetapi disambut sebagai gerakan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Ketua BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki di seluruh Indonesia melalui BAZNAS RI. Karena itu, proses penyaluran dilakukan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan tepat sasaran. “Program Rumah Layak Huni bukan sekadar membangun rumah, tetapi membangun kembali semangat hidup dan menjaga martabat masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan,” ungkapnya.
Bantuan ini juga menjadi stimulus agar masyarakat lain turut bergerak dalam semangat gotong royong. Sejumlah warga di sekitar lokasi penerima manfaat juga ikut membantu proses pembangunan, mulai dari pembersihan area, pengangkutan material, hingga kerja bakti bersama. Kehangatan kebersamaan inilah yang membuat setiap rumah yang dibangun terasa lebih hidup dan penuh nilai kebajikan.
Menghadirkan Rumah, Menghadirkan Harapan
Keempat penerima manfaat tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukur mereka. Dengan suara yang bergetar, mereka menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mewujudkan rumah impian mereka. Bagi mereka, bantuan ini bukan hanya soal bangunan baru, tetapi tentang harapan untuk hidup lebih layak, serta lingkungan yang lebih aman bagi keluarga mereka.
BAZNAS berharap bahwa Program Rumah Layak Huni dapat menjadi inspirasi dan contoh bahwa pengelolaan zakat yang amanah mampu memberikan dampak besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan terus memperluas jangkauan program ini, BAZNAS berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak rumah yang layak, lebih banyak senyuman, dan lebih banyak harapan di tengah masyarakat.
Sahabat BAZNAS juga bisa jadi bagian dari aksi kebaikan ini dengan cara sedekah melalui ????kabtrenggalek.baznas.go.id/sedekah
atau melalui rekening :
Bank Jatim 0222411114
BSI 7555557587
BRI 017701016626538
15/12/2025 | Humas

BAZNAS Trenggalek Serahkan Bantuan Bedah Rumah di 3 desa di Kecamatan Durenan
BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bedah rumah. Kali ini, bantuan disalurkan ke tiga titik lokasi berbeda, yakni di desa Semarum, desa Gdor dan desa Kamulan kecamatan Durenan.
Program bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk nyata dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Trenggalek. Sasaran bantuan adalah warga yang tinggal di hunian tidak layak dan tergolong mustahik (penerima zakat) sesuai ketentuan syariah.
Pimpinan BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga membangun kembali semangat dan harapan keluarga penerima bantuan.
"Melalui program bedah rumah ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan dan harapan baru bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kepedulian dan amanah dari para muzakki yang harus kami jaga dan salurkan dengan tepat sasaran," ungkapnya.
Warga penerima manfaat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diterima.
BAZNAS Trenggalek terus mengajak masyarakat, khususnya para muzakki, untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Dengan kolaborasi yang kuat antara umat dan lembaga zakat, diharapkan semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat nyata dari dana zakat.
Terima kasih Muzakki, zakat anda memberdayakan banyak umat.
10/12/2025 | Humas

BAZNAS bersama Bupati Trenggalek Berikan Bantuan Bedah Rumah 17 Agustus
Raut bahagia terpancar di wajah Mbah Rebo (68 tahun) dan keluarga. Rumahnya menjadi salah satu sasaran program 17 Agustus Bedah 17 Rumah yang digagas oleh BAZNAS Trenggalek.
.
Kurang lebih sudah setahun sejak rumah milik Mbah Rebo mengalami rubuh akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia. Sekarang Mbah Rebo bersama keluarga bisa bernafas lega dan tinggal dengan nyaman dirumahnya yang kini sudah dibedah.
.
Di momen Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia ini, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Wakil Bupati Syah Mohamad Natanegara bersama Forkopimda kunjungi rumah Mbah Rebo di Desa Kerjo Kecamatan Karangan, Minggu (17/8/2025).
.
"Saya terima kasih ke seluruh masyarakat yang telah menasarufkan zakatnya, beginilah suasana semesta zakat di Kabupaten Trenggalek," ucap Mas Bupati Ipin.
.
"Kita selalu berbagi kebahagiaan di momen 17 Agustus, momen kemerdekaan yang sekecil-kecilnya, sandang papan pangan harus tercukupi, meskipun tidak bisa serentak langsung, tapi berproses, berprogres," sambungnya.
.
Mas Bupati Ipin menambahkan bahwa kunjungannya tersebut juga untuk mengapresiasi semua pihak. Baik warga yang melaporkan sampai mengusulkan. Hingga sinergitas TNI dan Polri bersama warga sekitar yang gotong royong memperbaiki rumah Mbah Rebo.
10/12/2025 | Humas
Artikel Terbaru
Keutamaan Puasa Sunnah Tarwiyah dan Puasa Arafah di Bulan Dzulhijjah
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di dalamnya terdapat berbagai amalan istimewa yang memiliki pahala berlipat ganda, terutama pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Rasulullah ? bahkan menyebut bahwa tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari tersebut. Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Kedua puasa ini menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meraih pahala dan ampunan-Nya.
Puasa Tarwiyah berasal dari kata “tarwiyah” yang berarti berpikir atau mempersiapkan diri. Pada masa dahulu, jamaah haji mulai mempersiapkan bekal dan kebutuhan menuju Arafah pada hari tersebut. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk berpuasa sunnah. Meski hadis tentang Puasa Tarwiyah diperselisihkan sebagian ulama, banyak ulama tetap membolehkan dan menganjurkannya sebagai bagian dari amalan baik di awal Dzulhijjah.
Keutamaan Puasa Tarwiyah terletak pada nilainya sebagai ibadah sunnah di hari-hari yang sangat dicintai Allah SWT. Puasa ini menjadi latihan spiritual untuk membersihkan hati, meningkatkan ketakwaan, serta mempersiapkan diri menyambut hari Arafah yang penuh keberkahan. Selain itu, puasa juga melatih kesabaran, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar dan disebut secara jelas dalam hadis sahih. Rasulullah ? bersabda:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang melaksanakan Puasa Arafah dengan penuh keikhlasan. Puasa ini menjadi sarana penghapus dosa-dosa kecil selama dua tahun, yakni satu tahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang.
Hari Arafah sendiri merupakan hari yang sangat agung. Pada hari itu, jutaan jamaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, yang menjadi puncak ibadah haji. Bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji, disunnahkan untuk memperbanyak ibadah seperti puasa, dzikir, doa, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah.
Selain pengampunan dosa, Puasa Arafah juga memiliki keutamaan lain, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas iman. Orang yang berpuasa akan lebih mudah menjaga lisan, hati, dan perilakunya sehingga dapat merasakan ketenangan batin serta kekhusyukan dalam beribadah.
Momentum Puasa Tarwiyah dan Arafah hendaknya tidak disia-siakan oleh umat Islam. Di tengah kesibukan dunia, dua hari istimewa ini menjadi kesempatan emas untuk memperbanyak amal saleh dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Dengan niat yang tulus dan pelaksanaan yang istiqamah, semoga puasa sunnah ini menjadi jalan meraih ampunan, keberkahan hidup, dan ridha Allah SWT.
Mari sambut hari-hari mulia di bulan Dzulhijjah dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan. Semoga Allah menerima setiap amal yang kita lakukan dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Aamiin.
24/05/2026 | Humas
Zakat Anda Bantu Bangkitkan Pendidikan Anak Indonesia, Selamat Memperingati Hari Kebangkitan Nasional
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk kembali menumbuhkan semangat persatuan, kepedulian, dan gotong royong demi masa depan bangsa. Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” peringatan tahun ini mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mendukung generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa Indonesia.
Anak-anak adalah tunas bangsa yang akan menentukan arah masa depan negara. Pendidikan yang baik menjadi pondasi utama untuk menciptakan generasi yang cerdas, mandiri, dan memiliki karakter kuat. Namun, masih banyak anak Indonesia yang menghadapi keterbatasan ekonomi sehingga mengalami kesulitan dalam mengakses pendidikan yang layak. Di sinilah kepedulian sosial memiliki peran besar dalam membantu mereka meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat dapat menjadi bagian dari perubahan besar bagi pendidikan anak-anak Indonesia. Zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mampu membuka jalan bagi generasi muda untuk terus belajar dan berkembang. Bantuan pendidikan berupa beasiswa, perlengkapan sekolah, biaya pendidikan, hingga dukungan kebutuhan belajar menjadi salah satu bentuk nyata manfaat zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Trenggalek terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pendidikan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan sekolah. Dukungan dari para muzaki menjadi harapan besar bagi anak-anak Indonesia untuk terus menggapai cita-cita mereka. Karena setiap bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi semangat dan motivasi untuk terus bangkit meraih masa depan.
Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” juga mengingatkan bahwa menjaga kedaulatan bangsa tidak hanya dilakukan melalui pertahanan negara, tetapi juga melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Anak-anak yang tumbuh dengan pendidikan yang baik akan menjadi generasi yang mampu menjaga persatuan, menciptakan inovasi, dan membawa Indonesia menuju kemajuan.
Hari Kebangkitan Nasional menjadi saat yang tepat untuk memperkuat semangat kepedulian terhadap pendidikan. Dengan bergotong royong membantu anak-anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak, masyarakat turut berkontribusi dalam membangun bangsa yang lebih kuat dan berdaya saing.
Melalui zakat yang disalurkan, banyak anak-anak yang kini dapat kembali tersenyum dan bersekolah dengan semangat. Mereka adalah harapan masa depan bangsa yang perlu dijaga bersama. Karena sejatinya, investasi terbaik untuk masa depan negara adalah investasi pada pendidikan generasi muda.
BAZNAS Kabupaten Trenggalek mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kepedulian dan berbagi manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Bersama, kita dapat membantu membangkitkan pendidikan anak Indonesia dan menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara.
Selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026. Mari bangkit bersama, peduli bersama, dan menjaga masa depan Indonesia melalui pendidikan generasi penerus bangsa.
20/05/2026 | Humas
Keutamaan Bulan Dzulhijjah: Bulan Penuh Kemuliaan dan Kesempatan Beramal
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang sangat mulia dalam kalender Islam. Bulan ini termasuk bagian dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an. Di dalamnya terdapat berbagai ibadah besar seperti haji, kurban, puasa sunnah, hingga hari raya Iduladha. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh selama bulan Dzulhijjah, terutama pada sepuluh hari pertama yang memiliki keutamaan luar biasa.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Fajr ayat 1–2:
“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.”
Para ulama menafsirkan bahwa “malam yang sepuluh” tersebut adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Hal ini menunjukkan betapa istimewanya hari-hari tersebut di sisi Allah SWT.
Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan amal pada bulan Dzulhijjah melalui sabdanya:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).” (HR. Bukhari)
Hadis ini menjadi motivasi besar bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah seperti salat sunnah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, bersedekah, berpuasa, dan membantu sesama.
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Dzulhijjah adalah puasa sunnah, khususnya puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)
Puasa Arafah menjadi kesempatan istimewa bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji untuk meraih ampunan dan pahala besar dari Allah SWT.
Selain itu, bulan Dzulhijjah juga identik dengan ibadah kurban. Ibadah ini merupakan bentuk ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus wujud kepedulian sosial kepada sesama. Daging kurban dibagikan kepada masyarakat, terutama kaum dhuafa dan mereka yang membutuhkan, sehingga kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan bersama.
Keutamaan lain dari bulan Dzulhijjah adalah adanya Hari Arafah dan Hari Nahr (Iduladha) yang termasuk hari terbaik dalam Islam. Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
Bulan Dzulhijjah juga mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan tentang kepatuhan kepada perintah Allah SWT. Semangat inilah yang seharusnya ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah maupun bermasyarakat.
Momentum Dzulhijjah hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin oleh setiap muslim untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Jangan sampai hari-hari penuh keberkahan ini berlalu tanpa amal yang berarti. Sebab, kesempatan meraih pahala besar belum tentu datang dua kali.
Semoga kita semua diberikan kemudahan untuk memaksimalkan ibadah di bulan Dzulhijjah dan memperoleh keberkahan, ampunan, serta ridha Allah SWT. Aamiin.
19/05/2026 | Humas








