Berita Terbaru
BAZNAS Trenggalek Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Bapak Wugu, Warga Kecamatan Kampak
Trenggalek — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, BAZNAS Trenggalek menyalurkan bantuan berupa kursi roda kepada Bapak Wugu pada Kamis (05/02), salah satu warga Kecamatan Kampak, yang mengalami keterbatasan fisik sehingga membutuhkan alat bantu mobilitas.
Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial BAZNAS terhadap masyarakat dhuafa dan penyandang disabilitas, sekaligus menjadi bagian dari program Trenggalek Peduli. Bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat membantu aktivitas harian Bapak Wugu agar lebih mandiri dan nyaman.
Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. “Kami berupaya memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul dapat tersalurkan secara tepat sasaran. Bapak Wugu merupakan salah satu warga yang sangat membutuhkan bantuan kursi roda untuk menunjang mobilitas sehari-hari,” ujarnya.
Selama ini, Bapak Wugu mengalami kesulitan dalam beraktivitas karena keterbatasan fisik yang dialaminya. Untuk berjalan dan berpindah tempat, ia harus dibantu oleh anggota keluarga. Dengan adanya kursi roda ini, diharapkan beban fisik yang selama ini dirasakan dapat berkurang, serta meningkatkan kualitas hidupnya.
Proses penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di kediaman Bapak Wugu dengan didampingi oleh perwakilan BAZNAS Trenggalek, perangkat desa setempat, serta tokoh masyarakat. Suasana haru dan bahagia tampak jelas saat kursi roda diserahkan. Bapak Wugu dan keluarga menyampaikan rasa syukur serta terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada BAZNAS Trenggalek dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan pahala yang berlipat,” ungkap Bapak Wugu dengan penuh haru.
BAZNAS Trenggalek terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program kemanusiaan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Tidak hanya dalam bentuk bantuan kesehatan, tetapi juga di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan dakwah. Melalui berbagai program tersebut, BAZNAS berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Trenggalek secara berkelanjutan.
Selain penyaluran bantuan, BAZNAS juga terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran. Dukungan dari para muzaki menjadi kunci keberhasilan program-program kemanusiaan yang dijalankan.
Dengan adanya bantuan kursi roda ini, BAZNAS Trenggalek berharap Bapak Wugu dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman. Lebih dari itu, bantuan ini diharapkan mampu memberikan semangat baru serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
BAZNAS Trenggalek akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, menjadi jembatan kebaikan antara para dermawan dan mereka yang membutuhkan, demi terwujudnya Trenggalek yang lebih peduli, sejahtera, dan berkeadilan.
BERITA09/02/2026 | Humas
Sambut Ramadan dengan Kesempurnaan Ibadah: Panduan Fidyah bagi Umat Muslim
Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan, ampunan, dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Setiap Muslim dianjurkan untuk menyambut Ramadan dengan persiapan yang matang, baik secara spiritual maupun administratif ibadah. Salah satu hal penting yang sering terlupakan adalah penyelesaian kewajiban fidyah bagi mereka yang memiliki uzur syar’i. Memahami fidyah dengan benar menjadi langkah penting agar ibadah Ramadan dapat dijalankan dengan tenang dan sempurna.
Fidyah adalah bentuk tebusan yang wajib ditunaikan oleh seorang Muslim yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan dan tidak memungkinkan untuk menggantinya di hari lain. Ketentuan ini dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 184, di mana Allah SWT memberikan keringanan bagi hamba-Nya yang mengalami kesulitan, dengan kewajiban memberi makan orang miskin sebagai gantinya. Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin senantiasa menghadirkan kemudahan tanpa menghilangkan nilai tanggung jawab ibadah.
Golongan yang wajib membayar fidyah antara lain orang tua renta yang secara fisik tidak lagi sanggup berpuasa, orang yang menderita sakit menahun yang tidak ada harapan sembuh, serta perempuan hamil atau menyusui yang khawatir akan kesehatan diri atau anaknya dan tidak mampu mengqadha puasa di kemudian hari. Dalam kondisi ini, fidyah menjadi solusi syar’i yang adil dan penuh hikmah.
Besaran fidyah umumnya setara dengan satu porsi makan pokok untuk satu hari puasa yang ditinggalkan, atau dapat pula diganti dengan nilai uang sesuai ketentuan lembaga amil zakat setempat. Fidyah dapat dibayarkan dalam bentuk makanan siap saji maupun bahan pokok, dan disalurkan kepada fakir miskin yang berhak menerimanya. Penyaluran fidyah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS juga dianjurkan agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Lebih dari sekadar kewajiban, fidyah mengandung nilai sosial yang sangat tinggi. Dengan menunaikan fidyah, seorang Muslim turut meringankan beban saudara-saudaranya yang kurang mampu. Ibadah ini mengajarkan empati, kepedulian, dan solidaritas sosial, terutama menjelang Ramadan ketika kebutuhan masyarakat meningkat. Inilah keindahan Islam yang menggabungkan ibadah personal dengan kemaslahatan umat.
Menyambut Ramadan dengan menyelesaikan fidyah berarti membersihkan diri dari tanggungan ibadah yang tertunda. Hati menjadi lebih lapang, fokus ibadah meningkat, dan semangat menjalani puasa pun semakin kuat. Islam menganjurkan agar setiap kewajiban diselesaikan tepat waktu, sehingga Ramadan dapat dijalani sebagai bulan ibadah yang penuh kekhusyukan dan ketulusan.
Dengan memahami dan menunaikan fidyah sesuai tuntunan syariat, umat Muslim diharapkan dapat menyambut Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin. Semoga setiap langkah ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT, dilipatgandakan pahalanya, dan menjadi jalan menuju ketakwaan yang lebih sempurna.
Tunaikan FIDYAH melalui BAZNAS Trenggalek, transfer ke rekening :
Bank Jatim 0222111111
BSI 7999957581
BRI 017701016625532
a.n BAZNAS Trenggalek
BERITA03/02/2026 | Humas
BAZNAS RI Bekerja Sama dengan PT Maybank Finance Salurkan Bantuan Fasilitas Air Bersih, Salah Satunya di Desa Pogalan Trenggalek
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bekerja sama dengan PT Maybank Finance Indonesia menyalurkan bantuan fasilitas air bersih kepada masyarakat melalui BAZNAS Kabupaten/Kota di berbagai daerah. Salah satu lokasi penerima manfaat program ini berada di Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Program bantuan fasilitas air bersih ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI dan PT Maybank Finance dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih. Melalui sinergi antara lembaga zakat nasional, mitra korporasi, dan BAZNAS daerah, bantuan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara berkelanjutan.
Di Desa Pogalan, fasilitas air bersih yang diberikan diharapkan dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti keperluan rumah tangga, sanitasi, dan kesehatan. Sebelumnya, sebagian warga di wilayah tersebut mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama pada musim kemarau, sehingga berdampak pada aktivitas dan kualitas hidup masyarakat.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Akses air bersih tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit.
“Air bersih adalah kebutuhan utama. Melalui program ini, kami berharap masyarakat Desa Pogalan dapat merasakan manfaat jangka panjang, baik dari sisi kesehatan maupun kesejahteraan,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Trenggalek.
Kerja sama antara BAZNAS RI dan PT Maybank Finance ini juga menunjukkan peran strategis kolaborasi antara lembaga zakat dan dunia usaha dalam menghadirkan solusi atas persoalan sosial di masyarakat. Dana yang disalurkan melalui program ini merupakan hasil pengelolaan dana sosial yang dihimpun secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran.
PT Maybank Finance sebagai mitra program menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif penyediaan fasilitas air bersih ini. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS, perusahaan berharap dapat berkontribusi lebih luas dalam mendukung pembangunan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.
Pelaksanaan program ini dilakukan dengan melalui tahapan survei dan asesmen kebutuhan oleh BAZNAS Kabupaten/Kota, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan pendekatan tersebut, fasilitas air bersih yang dibangun diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh warga.
Masyarakat Desa Pogalan menyambut baik adanya bantuan fasilitas air bersih ini. Warga berharap keberadaan sarana tersebut dapat meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari dan menjadi solusi jangka panjang atas permasalahan yang selama ini dihadapi.
BAZNAS RI menegaskan bahwa program bantuan air bersih akan terus dikembangkan di berbagai wilayah lain sebagai bagian dari program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, BAZNAS berkomitmen untuk menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan adanya sinergi antara BAZNAS RI, PT Maybank Finance, dan BAZNAS Kabupaten/Kota, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program sosial, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti akses air bersih, demi mewujudkan kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.
BERITA02/02/2026 | Humas
BAZNAS Trenggalek Serahkan Bantuan untuk Keluarga Pak Maryani Korban Rumah Roboh Akibat Gempa
BAZNAS Kabupaten Trenggalek menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan kepada keluarga Bapak Maryani, korban rumah roboh akibat guncangan gempa bumi yang terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung pada Jumat, 30 Januari 2026, sebagai bentuk respons cepat BAZNAS Trenggalek terhadap musibah yang menimpa masyarakat.
Peristiwa gempa yang mengguncang wilayah Trenggalek beberapa hari sebelumnya mengakibatkan satu unit rumah milik Bapak Maryani mengalami kerusakan parah hingga roboh. Kondisi tersebut membuat keluarga korban harus mengungsi sementara dan kehilangan tempat tinggal yang layak. Menyikapi kejadian ini, BAZNAS Trenggalek segera melakukan asesmen lapangan untuk memastikan kondisi korban serta kebutuhan mendesak yang diperlukan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS dalam membantu mustahik yang terdampak bencana alam. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga Bapak Maryani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar serta mendukung proses pemulihan pasca bencana.
“BAZNAS Trenggalek hadir untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri. Bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya korban bencana,” ujar perwakilan BAZNAS Trenggalek saat penyerahan bantuan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di lokasi rumah korban dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Selain sebagai bentuk penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan dukungan moral bagi keluarga korban agar tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan.
Bapak Maryani menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada BAZNAS Trenggalek atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang saat ini sedang berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
BAZNAS Trenggalek menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan amanah, BAZNAS berupaya memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Kegiatan penyerahan bantuan ini juga menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial antar sesama, khususnya dalam menghadapi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja. BAZNAS Trenggalek mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak warga yang terbantu.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan keluarga Bapak Maryani dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik, serta proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.
BERITA30/01/2026 | Humas
BAZNAS Terus Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana di Sumatera Hingga Hari Ini
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatera. Hingga hari ini, penyaluran bantuan kemanusiaan masih dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana yang membutuhkan dukungan, baik secara material maupun psikososial.
Berbagai bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, seperti banjir, longsor, dan bencana ekologis lainnya, telah berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, BAZNAS bergerak cepat dengan mengerahkan bantuan melalui sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS provinsi, serta BAZNAS kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti paket sembako, air bersih, makanan siap saji, perlengkapan ibadah, selimut, hingga bantuan layanan kesehatan dan dukungan logistik di lokasi terdampak. Selain itu, BAZNAS juga menyiapkan program pemulihan pascabencana untuk membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara mandiri.
Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. “BAZNAS hadir tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga memastikan bantuan terus berlanjut hingga proses pemulihan masyarakat terdampak berjalan optimal,” ujarnya.
BAZNAS juga menggandeng relawan dan mitra kemanusiaan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses. Proses distribusi dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Di tengah berbagai keterbatasan yang dialami korban bencana, kehadiran BAZNAS diharapkan mampu memberikan harapan dan semangat baru. Bantuan yang disalurkan bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga wujud nyata solidaritas umat dalam menghadapi musibah bersama.
BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah. Dengan sinergi dan kebersamaan, bantuan yang dihimpun dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera.
Hingga hari ini, BAZNAS memastikan proses pendampingan dan penyaluran bantuan masih terus berjalan, seiring dengan komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
BERITA28/01/2026 | Humas
BAZNAS Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten dan Kota Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Ekologi Aceh dan Sumatera
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar Pelepasan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Bencana Ekologi di Aceh dan Sumatera, pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini melibatkan perwakilan BAZNAS kabupaten dan kota se-Jawa Timur sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian lintas daerah. Acara yang dihadiri Pimpinan BAZNAS RI, Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Hamdani, serta jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur dibuka dengan santunan Yatim Piatu. Kehadiran pimpinan pusat dan daerah ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam merespons bencana ekologi yang berdampak luas pada kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Dalam sambutannya, Kolonel Nur Hamdani menyampaikan bahwa bencana ekologi merupakan persoalan kemanusiaan yang memerlukan penanganan cepat dan kolaboratif. “Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang harus disalurkan secara tepat sasaran dan bertanggung jawab. BAZNAS berkomitmen memastikan zakat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana,” ujarnya. Bantuan kemanusiaan yang dilepas mencakup kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk logistik pangan dan kebutuhan lainnya. Seluruh bantuan akan disalurkan secara terkoordinasi dengan pihak terkait di daerah Aceh dan Sumatera. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Jawa Timur berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian antarwilayah. BAZNAS juga menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam penanganan bencana dan pemulihan lingkungan secara berkelanjutan. #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNAS #BAZNASJawaTimur #BAZNASTrenggalek #reels
BERITA26/01/2026 | Humas
BAZNAS Trenggalek terima donasi bencana aceh dan sumatera senilai rp. 10.500.000,- dari menak sopal link nusantara
BAZNAS Kabupaten Trenggalek menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana ekologis di Aceh dan Sumatera senilai Rp10.500.000,- dari Menak Sopal Link Nusantara, pada Senin, 26 Januari 2026. Donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera dalam beberapa waktu terakhir.
Penyerahan donasi dilakukan secara langsung di kantor BAZNAS Kabupaten Trenggalek dan diterima oleh BAZNAS Trenggalek. Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui program kemanusiaan BAZNAS untuk membantu kebutuhan mendesak para korban, seperti pemenuhan kebutuhan pangan, logistik darurat, serta dukungan pemulihan pascabencana.
BAZNAS Trenggalek menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Menak Sopal Link Nusantara. Menurutnya, donasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara lembaga, komunitas, dan masyarakat memiliki peran penting dalam membantu sesama, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan.
BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan dana umat secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah. Seluruh proses penyaluran bantuan akan dikoordinasikan dengan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS RI agar bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak secara merata dan efektif.
Perwakilan Menak Sopal Link Nusantara menyampaikan bahwa donasi ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama. Mereka berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban bencana serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak.
“Kami percaya BAZNAS Trenggalek mampu menyalurkan donasi ini dengan baik dan amanah. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji,” ungkapnya.
BAZNAS Trenggalek juga mengajak masyarakat luas untuk terus menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial, terutama dalam menghadapi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja. Melalui partisipasi dan dukungan berbagai pihak, diharapkan proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan optimal.
Dengan adanya donasi dari Menak Sopal Link Nusantara ini, BAZNAS Trenggalek kembali menegaskan perannya sebagai jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Semangat gotong royong dan kepedulian kemanusiaan diharapkan terus tumbuh demi mewujudkan kesejahteraan dan ketangguhan umat dalam menghadapi berbagai tantangan.
BERITA26/01/2026 | Humas
BAZNAS Trenggalek Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Terdampak Tanah Longsor di Pule
BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Pada Rabu, 21 Januari 2026, BAZNAS Trenggalek menyalurkan bantuan program Bedah Rumah kepada warga yang terdampak tanah longsor di Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail, sebagai bentuk kepedulian lembaga terhadap masyarakat yang mengalami kerusakan tempat tinggal akibat bencana. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memastikan masyarakat terdampak bencana dapat kembali memiliki hunian yang layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.
Tanah longsor yang terjadi di wilayah Pule beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Kondisi geografis yang berbukit dan intensitas curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama terjadinya bencana tersebut. Akibatnya, sebagian warga harus tinggal dalam kondisi rumah yang tidak layak huni, bahkan ada yang terpaksa mengungsi sementara demi keselamatan keluarga.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Trenggalek bergerak cepat melakukan asesmen lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran. Program Bedah Rumah dipilih sebagai solusi jangka menengah agar warga terdampak dapat kembali menempati rumah yang layak, sekaligus memulihkan kondisi sosial dan psikologis keluarga pascabencana.
H. Mahsun Ismail menyampaikan bahwa bantuan Bedah Rumah ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di Kabupaten Trenggalek. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut harus disalurkan secara transparan dan tepat guna, khususnya untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan.
“Program Bedah Rumah ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Trenggalek terhadap warga yang terdampak bencana. Dana zakat yang dititipkan oleh para muzaki kami salurkan untuk membantu saudara-saudara kita agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman,” ujar H. Mahsun Ismail.
Lebih lanjut, ia berharap bantuan ini tidak hanya membantu secara fisik berupa perbaikan rumah, tetapi juga mampu menumbuhkan kembali semangat dan harapan warga untuk bangkit dari musibah yang dialami. Menurutnya, zakat memiliki peran strategis dalam memperkuat solidaritas sosial dan membantu pemulihan pascabencana.
Proses Bedah Rumah nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keamanan bangunan, terutama mengingat lokasi rumah berada di daerah rawan longsor. BAZNAS Trenggalek juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta pihak terkait lainnya agar pelaksanaan program berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Warga penerima bantuan menyambut baik dan mengapresiasi langkah BAZNAS Trenggalek. Mereka merasa terbantu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan, terutama di tengah keterbatasan ekonomi pascabencana. Bantuan ini menjadi harapan baru bagi mereka untuk dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan aman.
Program Bedah Rumah merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Trenggalek dalam bidang kemanusiaan dan sosial. Selain membantu masyarakat miskin dan tidak mampu, program ini juga difokuskan pada penanganan kondisi darurat seperti bencana alam. Melalui program ini, BAZNAS berupaya memastikan bahwa zakat benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Dengan adanya penyaluran bantuan Bedah Rumah bagi warga terdampak tanah longsor di Pule, BAZNAS Trenggalek kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang hadir di tengah masyarakat, terutama saat kondisi sulit. Ke depan, BAZNAS Trenggalek berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dan mengoptimalkan pengelolaan zakat demi kemaslahatan dan ketahanan sosial masyarakat Kabupaten Trenggalek.
BERITA21/01/2026 | Humas
25 Tahun BAZNAS Hadir untuk Indonesia, Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) genap berusia 25 tahun. Sebuah perjalanan panjang yang menandai komitmen kuat dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, amanah, dan transparan demi kemaslahatan umat. Mengusung motto “Zakat Menguatkan Indonesia”, HUT ke-25 BAZNAS menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan bangsa.
Sejak didirikan pada tahun 2001, BAZNAS hadir sebagai lembaga resmi negara yang diberi amanah untuk menghimpun dan mendistribusikan zakat. Selama seperempat abad, BAZNAS telah tumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, mulai dari sistem pengelolaan yang semakin modern, pemanfaatan teknologi digital, hingga penguatan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Motto “Zakat Menguatkan Indonesia” bukan sekadar slogan, tetapi cerminan dari peran nyata zakat dalam menjawab berbagai persoalan bangsa. Zakat menjadi solusi sosial yang mampu mengurangi kesenjangan, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kualitas hidup mustahik. Melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, dan ekonomi, zakat terbukti mampu menjadi kekuatan yang menyatukan dan menguatkan Indonesia dari akar rumput.
Di bidang pendidikan, BAZNAS konsisten memberikan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu, membuka akses pendidikan yang lebih luas dan berkeadilan. Di sektor kesehatan, layanan kesehatan gratis, bantuan pengobatan, hingga respon cepat bencana menjadi bukti nyata kehadiran zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS mendorong mustahik agar berdaya dan mandiri, bahkan mampu bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.
Memasuki usia 25 tahun, BAZNAS terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, lembaga, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci agar pengelolaan zakat semakin optimal dan tepat sasaran. Kepercayaan publik yang terus meningkat menjadi modal penting bagi BAZNAS untuk melangkah lebih jauh, menghadirkan program-program yang inovatif dan berkelanjutan.
Peringatan HUT ke-25 BAZNAS juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi dan terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, setiap muzaki turut berkontribusi dalam upaya membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, dan sejahtera.
Akhirnya, 25 tahun bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas. Dengan semangat Zakat Menguatkan Indonesia, BAZNAS berkomitmen untuk terus menjaga amanah, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan manfaat zakat yang semakin besar bagi umat dan bangsa. Bersama zakat, Indonesia menjadi lebih kuat.
BERITA17/01/2026 | Humas
BAZNAS Trenggalek Gelar Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Ikhlas Bakti Huntara Kinasih Indah Persada Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna
Rabu, 15 Januari 2026 menjadi momentum yang penuh makna bagi masyarakat Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Bertempat di Masjid Ikhlas Bakti, kawasan Hunian Sementara (Huntara) Kinasih Indah Persada, ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti pengajian peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang memperingati peristiwa besar dalam sejarah Islam, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah antara masyarakat, tokoh agama, dan unsur pemerintahan.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan elemen masyarakat. Hadir secara langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek beserta keluarga besar BAZNAS Trenggalek, yang menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Turut hadir pula Ketua Harian Kwartir Cabang (Kwarcab) Trenggalek beserta segenap pengurus Kwarcab Trenggalek, yang memberikan warna tersendiri dalam kebersamaan lintas elemen.
Selain itu, tampak hadir Camat Suruh, Kepala Desa Ngrandu, masyarakat penghuni Huntara Kinasih Indah Persada, serta warga sekitar. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang religius dan harmonis.
Acara pengajian diisi oleh KH. Najibud Daroini, yang akrab disapa Gus Najib. Dalam tausiyahnya, Gus Najib menyampaikan materi tentang peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sebuah perjalanan luar biasa yang menjadi tonggak penting dalam syariat Islam, khususnya perintah sholat lima waktu. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan mudah dipahami, Gus Najib mampu menarik perhatian jamaah dari berbagai kalangan.
Gus Najib menjelaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa monumental yang diperingati setiap tahun, tetapi mengandung nilai dan pesan moral yang sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pesan utama yang ditekankan adalah pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui sholat. Sholat lima waktu, menurut beliau, merupakan bentuk nyata penghargaan umat Islam terhadap perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah tersebut secara langsung dari Allah SWT.
“Sholat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan. Di tengah berbagai ujian hidup, sholat adalah sarana utama untuk menenangkan hati, memperkuat iman, dan menjaga akhlak,” tutur Gus Najib di hadapan jamaah.
Selain menekankan kewajiban sholat, Gus Najib juga mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, seperti kesabaran, keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat untuk terus berbuat kebaikan meskipun dalam kondisi sulit. Pesan ini dirasa sangat relevan bagi masyarakat Huntara yang tengah menjalani proses pemulihan dan penataan kehidupan.
Acara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kekeluargaan. Suasana kebersamaan begitu terasa, mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang masih kuat di tengah masyarakat. Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Masjid Ikhlas Bakti kembali menegaskan perannya sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi warga Huntara Kinasih Indah Persada dan sekitarnya. Semangat Isra Mi’raj diharapkan terus hidup dalam keseharian masyarakat, diwujudkan melalui ketaatan beribadah, akhlak mulia, serta kebersamaan dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
BERITA15/01/2026 | Humas
BAZNAS Trenggalek Gelar Pelatihan Olah Pakan untuk Tingkatkan Kemandirian Kelompok Balai Ternak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan mustahik melalui program-program produktif yang berkelanjutan. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Olah Pakan Ternak yang diselenggarakan bagi kelompok Balai Ternak binaan BAZNAS pada Kamis, 09 Januari 2026. Kegiatan ini bertempat di Balai Ternak Kelompok Jamaah Matlabul Ulum, Desa Gador, dan diikuti oleh para anggota balai ternak dengan antusias tinggi.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para peternak, khususnya dalam mengolah pakan ternak secara mandiri, efisien, dan bernilai ekonomis. Pakan merupakan salah satu faktor utama dalam keberhasilan usaha peternakan. Tingginya biaya pakan sering kali menjadi kendala bagi peternak kecil, sehingga kemampuan mengolah pakan sendiri menjadi solusi strategis untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kualitas ternak.
Dalam pelatihan tersebut, BAZNAS Trenggalek menghadirkan Bapak Nur Ikhsan sebagai narasumber utama. Beliau dikenal sebagai praktisi dan pendamping peternakan yang berpengalaman dalam pengolahan pakan ternak berbasis bahan lokal. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan mudah dipahami oleh para peserta.
Bapak Nur Ikhsan menyampaikan, “Dengan pengolahan pakan yang tepat, peternak bisa menghemat biaya, menjaga kesehatan ternak, dan meningkatkan produktivitas. Kuncinya ada pada konsistensi dan kemauan untuk terus belajar,” ujar Bapak Nur Ikhsan dalam pemaparannya.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan mempraktikkan langsung cara mengolah pakan ternak. Banyak di antara anggota kelompok balai ternak yang mengaku mendapatkan wawasan baru dan merasa lebih percaya diri untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan beternak sehari-hari.
WK. II BAZNAS Trenggalek, Kyai Bahauddin menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui sektor peternakan. Balai ternak binaan BAZNAS tidak hanya difokuskan pada bantuan ternak semata, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar kelompok mampu mandiri dan berkelanjutan.
“Harapannya, melalui pelatihan seperti ini, para anggota balai ternak tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku usaha yang tangguh. Ketika usaha ternak berkembang, kesejahteraan keluarga meningkat, dan pada akhirnya akan berdampak positif bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Kelompok Jamaah Matlabul Ulum Desa Gador sebagai tuan rumah pelatihan menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap pelatihan olah pakan dapat terus dilanjutkan dengan pendampingan rutin, sehingga ilmu yang didapat benar-benar memberikan hasil nyata dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan pelatihan olah pakan ini, BAZNAS Trenggalek kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan umat. Dengan pendekatan edukatif dan produktif, zakat diharapkan mampu menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat dan mendorong terwujudnya kemandirian mustahik secara berkelanjutan.
BERITA09/01/2026 | Humas
Laporan Bantuan Biaya Hidup Bulanan Desember 2025
BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan keberkahan dan meringankan beban masyarakat melalui pendistribusian bantuan sosial. Sebanyak 707 paket bantuan telah berhasil disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kabupaten Trenggalek. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan BAZNAS dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tersalurkan secara tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi mustahik.
Distribusi ratusan paket bantuan tersebut menyasar berbagai kalangan masyarakat yang membutuhkan, mulai dari keluarga prasejahtera, lansia, hingga warga yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan baik, bekerja sama dengan relawan, aparat desa, serta berbagai pihak terkait, guna memastikan bantuan diterima langsung oleh penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan program ini. Menurutnya, keberhasilan distribusi 707 paket bantuan tidak lepas dari kepercayaan dan kepedulian para muzakki serta donatur yang selama ini konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana yang dihimpun kemudian dikelola secara amanah dan profesional, sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Alhamdulillah, bantuan ini dapat tersalurkan dengan baik. Ini adalah buah dari kepercayaan para muzakki kepada BAZNAS. Amanah yang diberikan kepada kami berusaha kami jaga sebaik mungkin agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, program distribusi bantuan ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan sosial semata, tetapi juga sebagai upaya membangun solidaritas dan kepedulian antar sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah, tercipta jembatan kebaikan yang menghubungkan mereka yang memiliki kelebihan rezeki dengan saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan.
Para penerima bantuan pun menyambut program ini dengan penuh rasa syukur. Bagi mereka, paket bantuan yang diterima sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menjadi penguat semangat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat dirasakan sebagai bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan masih tumbuh kuat di Kabupaten Trenggalek.
BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh muzakki dan donatur. Dukungan yang terus mengalir menjadi energi bagi BAZNAS untuk terus bergerak, berinovasi, dan menghadirkan program-program yang berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
Ke depan, BAZNAS Trenggalek berkomitmen untuk terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi umat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan berkontribusi dalam mewujudkan Trenggalek yang lebih kuat, peduli, dan berdaya melalui zakat, infak, dan sedekah.
#SahabatBAZNAS bisa menyalurkan Zakat dan Sedekah melalui BAZNAS Trenggalek, via transfer ke rekening a.n. BAZNAS Trenggalek:
Rekening zakat :
Bank Jatim 0222111111
BSI 7999957581
BRI 017701016625532
Layanan online :
?? 0822 2821 9090
???? [email protected]
???? kabtrenggalek.baznas.go.id
BERITA05/01/2026 | Humas
BAZNAS Award 2025 Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Peran Zakat di Trenggalek
Bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, BAZNAS Kabupaten Trenggalek menggelar BAZNAS Award tahun 2025. Kegiatan ini sendiri ditujukan oleh BAZNAS sebagai bentuk kinerja selama satu tahun berjalan.
Hadir dalam kegiatan BAZNAS Award ini, Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto sangat mendukung kinerja BAZNAS Trenggalek. Kolaborasi yang saangat luar biasa terjalin antara pemerintah dan BAZNAS dalam berbagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat. Baik itu penangan masalah kemiskinan, kesehatan maupun penanganan bencana alam.
Sekda penghobi bola itu juga bercerita pengalaman saat bertemu dengan Menteri ATR bersama para Wakif beberapa waktu lalu. Menurutnya berdasar pertemuan itu banyak cerita permasalahan tanah wakaf yang dikarenakan proses wakaf ini belum diselesaikan dengan baik. Sehingga timbul permasalahan dikemudian hari dengan para ahli waris. Pesan Sekda itu dalam kegiatan ini berharap para Wakif yang memang berniatan mewakafkan tanahnya untuk kepentingan umum atau yang lainnya hendaknya diselesaikan proses wakaf ini dengan baik.
"Saat ini yayasan bisa menjadi atas nama dari tanah yang diwakafkan. Dulu mungkin ada wakaf atau koperasi yang diatasnamakan pribadi ketua yayasan atau ketua KUD misalnya. Dikemudian hari keluarga yang bersangkutan bisa saja menggugat kepemilikan tanah tersebut karena atas namanya adalah orang tua mereka," terang Edy Suprianto, Rabu (24/12). Sekretaris Daerah penghobi bola itu berharap kejadian kejadian seperti itu tidak terjadi di Trenggalek.
Dalam kesempatan berbeda, Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, Mahsun Ismail mengatakan "BAZNAS Award 2025 sebagai bagian evaluasi besar kita. Tentu kami berharap setiap tahun Baznas Award itu bisa menjadikan kita semakin bergairah lagi," kata mantan wakil bupati 2 periode itu.
Seperti tadi misalnya, begitu kita tahu angka perolehan rata-rata, akhirnya kita bisa sama-sama saling mengevaluasi ternyata UPZ saya itu masih segini. Tentu itu bisa semakin menguatkan teman-teman UPZ untuk mengoreksi kira-kira dimana kelemahannya.
Tapi secara umum kita memang ingin meningkat. Dalam umum makna setidaknya meningkat dalam segi jumlah pendapatan. Kami kalau boleh berharap andai angka itu di angka Rp. 100 ribu per orang, itu mimpi kami. Kalau yang di Kemwnag sudah 2,5%, jadi Rp. 100 ribu lebih semua tadi. Tapi di kita di Pemda masih banyak yang dibawah Rp. 60 atau 40 ribu.
Andai itu bisa tembus sampai angka Rp. 100 ribu, insyaAllah kita akan semakin banyak berbuat leluasa untuk masyarakat Kabupaten Trenggalek. Kalau yang bersifat pengumpulan kita masih berharap bisa meningkatkan daya kumpul tersebut. Dengan menyadarkan dan meningkatkan pengumpulan para wajib zakat. Tapi juga ada yang secara struktural kita bentuk UPZ
di Desa. Kalau UPZ di Desa bisa terbentuk pendapatan kita juga akan semakin gampang.
"Kalau pendapatan kita semakin banyak maka membaginya juga akan semakin gampang. Hari ini misalnya kita bagi gerobag kepada masyarakat dan ternyata lumayan daya dorongnya bagus. Termasuk yang pendidikan untuk anak anak kita," terang Machsun Ismail.
Dalam kegiatan BAZNAS Award Kali ini, BAZNAS Trenggalek juga melaunching kantor digital. Tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan para Muzaki terhadap BAZNAS Trenggalek karena melalui gawainya nereka bisa mengakses berbagai bentuk informasi dari BAZNAS Trenggalek. Mulai dari bagaimana cara berzakat, berapa zakat yang dikumpulkan., "Ini yang coba kita tawarkan demi menambah kepercayaan masyarakat," tutup Mahsun Ismail.
Dalam kegiatan ini BAZNAS Trenggalek memberikan Award kepada 10 UPZ pengumpul zakat terbaik di lingkup Pemkab Trenggalek. Terbaik pertama SMPN 3 Tugu, terbaik kedua Dinas PKPLH, terbaik ketiga Kecamatan Munjungan.
Terbaik ke empat Badan Kepegawaian Daerah, terbaik ke lima Sekretariat Daerah, terbaik ke enam Puskesmas Slawe, ketujuh Kecamatan Watulimo, kedelapan SMPN 1 Watulimo, kesembilan Kecamatan Tugu dan yang kesepuluh SMPN 1 Kampak.
Sedangkan untuk di lingkup Kantor Kementrian Agama UPZ terbaik pertama diraih oleh MTsN 5 Trenggalek, terbaik kedua diraih MAN 2 Trenggalek dan terbaik ketiga MTsN 3 Trenggalek. Sedangkan Kantor Kementrian Agama Trenggalek meraih award seluruh pegawai membayar zakat 2,5%.
Dalam kegiatan ini BAZNAS Trenggalek juga membagikan puluhan gerobag dagang untuk membantu perekonomian masyarakat. Kemudian dalam satu tahun berjalan BAZNAS Trenggalek juga melaksanakan berbagai program unggulan, diantaranya Trenggalek Taqwa. Yaitu bantuan stimulus pembangunan Masjid, tebar dai di daerah terpencil maupun syiar.
Kemudian Trenggalek peduli yang terdiri dari bantuan biaya hidup miskin, bedah rumah maupun bantuan kebencanaan. Program Trenggalek Makmur, yang meliputi bantuan ternak, bantuan gerobag usaha, maupun bantuan modal usaha. Terus ada juga program Trenggalek cerdas yang meliputi beasiswa anak asuh, bantuan sepeda sekolah dan bantuan alat-alat sekolah.
Selenjutnya yang tidak kalah penting, Program Trenggalek sehat. Program ini sangat bersentuhan dengan masyarakat langsung karena BAZNAS mengalokasikan untuk bantuan BPJS miskin, bantuan akomodasi berobat dan bantuan alat bantu difabel. Sementara itu total penerimaan BAZNAS Trenggalek dari Zakat sebanyak Rp. 3.668.275.693 sedangkan untuk Infaq sebesar Rp. 3.615.296.425. Sehingga total penerimaan BAZNAS Trenggalek tahun 2025 sebesar Rp. 7.283.572.064. (Prokopim TGX)
BERITA24/12/2025 | Humas - Prokopim TGX
Paguyuban Sound Jenangan Trenggalek (PSJT) Serahkan Bantuan untuk Sumatera dan Aceh Melalui BAZNAS Trenggalek pada BAZNAS Award 2025
BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menerima dukungan dan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, Paguyuban Sound Jenangan Trenggalek (PSJT) menunjukkan solidaritas sosialnya dengan menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara terdampak bencana di Sumatera dan Aceh. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui BAZNAS Trenggalek dalam rangkaian kegiatan BAZNAS Award 2025 yang digelar di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek senilai Rp.39.872.500,-.
Penyerahan bantuan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas profesi maupun latar belakang komunitas. PSJT yang dikenal sebagai wadah pelaku dan pecinta sound system di wilayah Trenggalek, turut mengambil peran dalam aksi kemanusiaan dengan menggalang donasi dari para anggotanya untuk membantu masyarakat yang tengah tertimpa musibah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PSJT kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas-komunitas masyarakat seperti PSJT merupakan bentuk sinergi yang sangat positif dalam memperluas jangkauan bantuan dan memperkuat solidaritas sosial.
“BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari komunitas, organisasi, dan masyarakat luas seperti Paguyuban Sound Jenangan Trenggalek ini menjadi kekuatan besar bagi kami untuk terus hadir membantu saudara-saudara yang membutuhkan, khususnya korban bencana di Sumatera dan Aceh,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS akan dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, sesuai dengan prinsip pengelolaan dana umat. Seluruh donasi yang diterima akan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui program kebencanaan BAZNAS bekerja sama dengan BAZNAS daerah setempat dan pihak terkait.
Perwakilan Paguyuban Sound Jenangan Trenggalek (PSJT) menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan empati terhadap penderitaan saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah. Meski berasal dari komunitas hobi, PSJT ingin menunjukkan bahwa komunitas juga memiliki tanggung jawab sosial dan dapat berkontribusi nyata bagi kemanusiaan.
“Kami berharap bantuan yang kami salurkan melalui BAZNAS Trenggalek ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh. Semoga apa yang kami lakukan menjadi amal kebaikan bagi seluruh anggota PSJT,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan PSJT ini menjadi salah satu momen bermakna dalam pelaksanaan BAZNAS Award 2025, yang tidak hanya menjadi ajang evaluasi dan apresiasi kinerja pengelolaan zakat, tetapi juga wadah untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Trenggalek berharap semakin banyak komunitas dan elemen masyarakat yang tergerak untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan merata. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan PSJT diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya di Kabupaten Trenggalek.
BERITA24/12/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek serahkan 14 Penghargaan dalam Ajang BAZNAS Awards 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek kembali menggelar ajang apresiasi tahunan bertajuk BAZNAS Awards 2025 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan komitmen Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Trenggalek menyerahkan total 14 penghargaan kepada UPZ terbaik dari lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek.
BAZNAS Awards 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS, UPZ, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan zakat, khususnya di lingkungan instansi pemerintah dan lembaga pendidikan. Penghargaan ini juga merupakan bentuk apresiasi nyata kepada UPZ yang selama ini konsisten berperan aktif dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzakki.
Untuk kategori UPZ Pengumpul Zakat Terbaik di Lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek, BAZNAS Trenggalek memberikan penghargaan kepada 10 UPZ terbaik. Penghargaan terbaik pertama diraih oleh SMP Negeri 3 Tugu yang dinilai unggul dalam konsistensi pengumpulan zakat serta pengelolaan administrasi yang tertib dan akuntabel. Posisi terbaik kedua diraih oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), disusul Kecamatan Munjungan sebagai terbaik ketiga.
Selanjutnya, penghargaan terbaik keempat diraih oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD), sementara Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek menempati posisi terbaik kelima. Puskesmas Slawe meraih penghargaan terbaik keenam, diikuti Kecamatan Watulimo sebagai terbaik ketujuh. Untuk posisi terbaik kedelapan hingga kesepuluh masing-masing diraih oleh SMP Negeri 1 Watulimo, Kecamatan Tugu, dan SMP Negeri 1 Kampak.
Seluruh UPZ penerima penghargaan tersebut dinilai telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung optimalisasi penghimpunan zakat melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Konsistensi, transparansi, serta partisipasi aktif dari pimpinan dan pegawai menjadi indikator utama dalam penilaian BAZNAS Trenggalek.
Sementara itu, untuk kategori UPZ Terbaik di Lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, penghargaan terbaik pertama diraih oleh MTs Negeri 5 Trenggalek. Disusul MAN 2 Trenggalek sebagai terbaik kedua dan MTs Negeri 3 Trenggalek sebagai terbaik ketiga. Ketiga lembaga pendidikan tersebut dinilai berhasil membangun budaya sadar zakat di lingkungan kerja dan mampu menjadi contoh bagi lembaga lainnya.
Selain itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek juga menerima penghargaan khusus atas capaian luar biasa berupa komitmen seluruh pegawai dalam menunaikan zakat sebesar 2,5 persen. Penghargaan ini menjadi bukti kuat sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam menguatkan peran zakat sebagai instrumen pembangunan umat dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui BAZNAS Awards 2025, BAZNAS Trenggalek berharap semangat berzakat di lingkungan instansi pemerintah dan lembaga pendidikan semakin meningkat. Apresiasi ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas capaian kinerja, tetapi juga sebagai motivasi agar seluruh UPZ terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengelolaan, serta kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya dukungan dan kolaborasi yang kuat antara BAZNAS, UPZ, dan para muzakki, BAZNAS Trenggalek optimistis pengelolaan zakat di Kabupaten Trenggalek akan semakin maju, berdaya guna, dan memberikan dampak nyata bagi mustahik serta pembangunan daerah secara berkelanjutan.
BERITA24/12/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Serahkan Bantuan Ternak dan Gerobak UMKM dalam ajang BAZNAS Awards 2025
BAZNAS Kabupaten Trenggalek terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan 20 unit gerobak UMKM (10 Gerobak BAZNAS Prov. Jawa Timur dan 10 Gerobak BAZNAS Trenggalek) dan bantuan ternak kambing kepada jamaah masjid sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Kegiatan penyerahan bantuan ini menjadi langkah strategis BAZNAS Trenggalek dalam mengoptimalkan peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat. Jamaah masjid yang menerima bantuan yakni jamaah masjid Matlabul Ulum (Ds. Gador-Kec. Durenan) dan telah melalui proses seleksi serta pendampingan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan. Bantuan ternak ini tidak hanya ditujukan sebagai pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga sebagai aset produktif yang dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi penerima. Bantuan 20 gerobak UMKM disalurkan kepada pelaku usaha mikro yang selama ini terkendala modal dan sarana usaha. Gerobak tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha kecil, seperti kuliner, minuman, maupun usaha dagang lainnya yang memiliki potensi meningkatkan pendapatan keluarga. Program bantuan gerobak UMKM dan ternak kambing ini merupakan bagian dari Program Jatim Makmur dan Program Trenggalek Makmur, salah satu program unggulan BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Trenggalek yang fokus pada pemberdayaan ekonomi mustahik. Melalui program ini, BAZNAS mendorong mustahik agar mampu bertransformasi menjadi muzakki dengan memanfaatkan bantuan secara produktif dan bertanggung jawab. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Trenggalek tidak hanya memberikan bantuan fisik semata, tetapi juga disertai dengan pendampingan dan edukasi. Penerima bantuan diharapkan mampu mengelola usaha dengan baik, menjaga komitmen, serta memanfaatkan bantuan sebagai sarana peningkatan kesejahteraan keluarga.
BAZNAS Trenggalek berharap bantuan 20 gerobak UMKM dan ternak kambing ini dapat menjadi pemantik semangat bagi jamaah masjid untuk lebih mandiri secara ekonomi. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan lingkungan sekitar, program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, BAZNAS Trenggalek terus berupaya menjadikan zakat sebagai instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Sinergi antara BAZNAS, pengurus masjid, dan jamaah diharapkan mampu menghadirkan manfaat zakat yang nyata, berkelanjutan, dan penuh keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek.
BERITA24/12/2025 | Humas
Zakat untuk Kehidupan yang Lebih Layak: BAZNAS Trenggalek Berikan Bantuan Bedah Rumah untuk Ibu Sarmini
BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kesejahteraan dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat kurang mampu melalui program Bedah Rumah. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Ibu Sarmini, warga Desa Melis, Kecamatan Gandusari, yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni.
Rumah yang sebelumnya ditempati Ibu Sarmini diketahui mengalami berbagai kerusakan, mulai dari struktur bangunan yang rapuh, atap bocor, hingga kondisi lantai dan dinding yang membahayakan keselamatan. Keterbatasan ekonomi membuat Ibu Sarmini tidak mampu melakukan perbaikan secara mandiri, sehingga membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.
Melalui hasil asesmen lapangan, BAZNAS Kabupaten Trenggalek menetapkan Ibu Sarmini sebagai penerima manfaat program bedah rumah. Program ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki, dengan tujuan memberikan dampak nyata bagi mustahik, khususnya dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak.
WK. II Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, Kyai Bahauddin menyampaikan bahwa program bedah rumah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mengusung nilai kemanusiaan dan keberlanjutan. Rumah yang layak diharapkan dapat menjadi awal bagi penerima manfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, aman, dan bermartabat.
“Zakat memiliki peran strategis dalam mengentaskan kemiskinan. Melalui program bedah rumah ini, kami ingin memastikan bahwa mustahik tidak hanya menerima bantuan sementara, tetapi juga mendapatkan fasilitas dasar yang menunjang kualitas hidup mereka,” ujarnya.
Proses pelaksanaan bedah rumah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa setempat, relawan, hingga masyarakat sekitar. Gotong royong dan kepedulian bersama menjadi nilai utama dalam setiap tahapan pembangunan. Hal ini sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Ibu Sarmini mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku tidak menyangka rumahnya akan mendapatkan perbaikan sehingga menjadi lebih layak untuk ditinggali. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.
BAZNAS Kabupaten Trenggalek berharap, melalui program-program pendayagunaan zakat seperti bedah rumah ini, manfaat zakat dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, program ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan dukungan dan kepercayaan para muzaki, BAZNAS Trenggalek akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang berdampak luas, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Bantuan bedah rumah untuk Ibu Sarmini menjadi salah satu bukti bahwa zakat, jika dikelola secara profesional dan amanah, mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat.
Mari turut andil dalam aksi kebaikan bersama BAZNAS Trenggalek, salurkan kebaikanmu dengan transfer melalui :
Rekening zakat :
Bank Jatim 0222111111
BSI 7999957581
BRI 017701016625532
Rekening infaq/sedekah :
Bank Jatim 0222411114
BSI 7555557587
BRI 017701016626538
an. BAZNAS Trenggalek
BERITA18/12/2025 | Humas
Fidyah Puasa: Pengertian, Hukum, Besaran, dan Cara Membayarnya Melalui BAZNAS Trenggalek
Dalam ajaran Islam, setiap ibadah memiliki kemudahan dan keringanan sesuai dengan kemampuan umatnya. Salah satu bentuk keringanan tersebut adalah fidyah, solusi syariat bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadhan secara permanen. Melalui fidyah, Islam mengajarkan bahwa ibadah tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat, yakni kepedulian kepada sesama.
Pengertian Fidyah
Secara bahasa, fidyah berarti tebusan. Dalam istilah syariat, fidyah adalah memberikan makanan atau nilai setara kepada fakir miskin sebagai pengganti puasa yang tidak mampu ditunaikan. Fidyah menjadi bentuk ibadah pengganti bagi umat Islam yang memiliki uzur syar’i tertentu dan tidak memungkinkan untuk mengganti puasa di hari lain.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan bagi orang-orang yang berat menjalankannya (puasa), wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin.” (QS. Al-Baqarah: 184)
Ayat ini menjadi dasar disyariatkannya fidyah sebagai bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
Siapa yang Wajib Membayar Fidyah?
Tidak semua orang yang meninggalkan puasa wajib membayar fidyah. Fidyah hanya dikenakan kepada mereka yang tidak memiliki kemampuan permanen untuk berpuasa, di antaranya:
Lansia yang sudah sangat lemah dan tidak mampu berpuasa.
Orang sakit menahun yang menurut medis tidak ada harapan sembuh.
Ibu hamil atau menyusui yang khawatir terhadap keselamatan diri atau bayinya (menurut sebagian pendapat ulama, disertai fidyah).
Orang dengan kondisi tertentu yang membuat puasa sangat membahayakan kesehatan secara permanen.
Sementara itu, orang yang meninggalkan puasa karena sakit sementara atau bepergian (musafir) cukup mengganti dengan qadha puasa, tanpa fidyah.
Hukum Membayar Fidyah
Hukum fidyah adalah wajib bagi mereka yang termasuk dalam golongan yang tidak mampu berpuasa secara permanen. Fidyah bukan sedekah biasa, melainkan kewajiban ibadah yang harus ditunaikan agar tanggungan puasa gugur sesuai ketentuan syariat.
Karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami kondisi diri dan berkonsultasi dengan ulama atau lembaga zakat terpercaya agar tidak keliru dalam menjalankan kewajiban ini.
Besaran Fidyah Puasa
Besaran fidyah umumnya disepakati berupa satu porsi makan layak untuk satu orang miskin per satu hari puasa yang ditinggalkan. Dalam praktiknya, fidyah dapat diberikan dalam bentuk:
Makanan siap santap, atau
Bahan makanan pokok, atau
Uang senilai harga satu porsi makan layak (sesuai kebijakan lembaga zakat)
BAZNAS Trenggalek menetapkan besaran fidyah dengan mempertimbangkan standar kelayakan konsumsi masyarakat lokal, sehingga fidyah yang ditunaikan benar-benar memberi manfaat nyata bagi mustahik.
Waktu Pembayaran Fidyah
Fidyah boleh dibayarkan:
Setiap hari selama Ramadhan, atau
Setelah Ramadhan, atau
Sekaligus untuk seluruh hari puasa yang ditinggalkan
Tidak ada batasan kaku, selama fidyah ditunaikan dengan niat ibadah dan diberikan kepada yang berhak.
Cara Membayar Fidyah Melalui BAZNAS Trenggalek
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Trenggalek siap membantu masyarakat dalam menunaikan fidyah secara amanah, tepat sasaran, dan sesuai syariat.
Dengan membayar fidyah melalui BAZNAS Trenggalek, masyarakat mendapatkan beberapa keunggulan:
Penyaluran tepat sasaran kepada fakir miskin dan kaum dhuafa di Kabupaten Trenggalek.
Pengelolaan transparan dan akuntabel sesuai regulasi.
Bernilai ibadah sekaligus sosial, karena fidyah menjadi solusi pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kemudahan layanan, baik secara langsung maupun melalui kanal pembayaran yang disediakan.
BAZNAS Trenggalek menyalurkan fidyah dalam bentuk makanan layak atau program bantuan pangan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mustahik.
Hikmah dan Keutamaan Fidyah
Fidyah mengajarkan bahwa Islam adalah agama yang penuh rahmat. Di balik keringanan ibadah, terdapat hikmah besar, di antaranya:
Menjaga semangat ibadah meski dalam keterbatasan fisik.
Menguatkan solidaritas sosial antara yang mampu dan yang membutuhkan.
Menjadi sarana berbagi rezeki dan menebar keberkahan.
Membersihkan tanggungan ibadah dengan cara yang diridhai Allah SWT.
Melalui fidyah, ibadah puasa tidak hanya berdampak pada pelakunya, tetapi juga menghidupkan harapan bagi sesama.
Fidyah adalah bukti bahwa Islam selalu memberi jalan bagi umatnya untuk tetap beribadah sesuai kemampuan. Bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek yang memiliki kewajiban fidyah, menunaikannya melalui BAZNAS Trenggalek adalah pilihan tepat untuk memastikan ibadah terlaksana dengan benar dan manfaatnya tersalurkan secara luas.
Mari tunaikan fidyah dengan niat ikhlas, agar menjadi amal kebaikan yang bernilai ibadah sekaligus kepedulian sosial. Karena sejatinya, setiap ibadah yang dilakukan dengan keikhlasan akan melahirkan keberkahan bagi diri sendiri dan orang lain.
BERITA17/12/2025 | Humas
Wakil bupati Trenggalek Serahkan Bantuan BAZNAS untuk Anak Yatim Piatu dan Korban Longsor dalam TIF 2025
Trenggalek (11/12) – Momentum Trenggalek Innovation Festival (TIF) 2025 kembali menjadi ruang kolaborasi yang tak hanya menampilkan inovasi, tetapi juga menghadirkan energi kepedulian sosial. Di tengah antusiasme masyarakat yang memadati area festival, Wakil Bupati Trenggalek secara simbolis menyerahkan bantuan dari Kemensos dan BAZNAS Trenggalek untuk anak yatim piatu serta korban bencana tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Trenggalek.
Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu agenda penting yang disorot publik, karena menunjukkan bahwa pemerintah daerah dan BAZNAS tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan inovasi teknologi, tetapi juga hadir langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Kehadiran Wabup dalam prosesi serah terima bantuan menggambarkan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa TIF bukan hanya ajang pameran hasil kreativitas daerah, namun juga wadah untuk memperkuat solidaritas sosial. “Inilah esensi Trenggalek, inovasi berjalan seiring dengan empati. Hari ini kita menunjukkan bahwa kemajuan daerah harus dibarengi dengan perhatian kepada mereka yang sedang menghadapi kesulitan, terlebih anak-anak yatim piatu dan saudara kita penyintas longsor,” ujarnya.
BAZNAS Trenggalek dalam kesempatan tersebut menyalurkan bantuan berupa paket perlindungan hidup, kebutuhan harian, serta dukungan khusus bagi anak-anak yatim piatu agar mereka tetap mendapatkan kesempatan belajar dengan nyaman. Sementara itu, bagi korban tanah longsor, bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak seperti logistik, perlengkapan keluarga, serta dukungan untuk meringankan kerugian akibat bencana yang melanda.
Prosesi penyerahan bantuan di TIF 2025 ini mendapatkan apresiasi dari banyak pihak. Para pengunjung festival terlihat antusias menyaksikan langsung kegiatan serah terima tersebut. Beberapa dari mereka bahkan mengaku terinspirasi untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang digagas oleh BAZNAS. Kehadiran anak-anak yatim piatu yang menerima bantuan juga menjadi momen yang mengharukan, di mana senyum dan harapan mereka menjadi pengingat bahwa kepedulian kecil dapat memberi dampak besar.
Selain membawa semangat kemanusiaan, kegiatan ini sekaligus menjadi pesan penting bahwa mitigasi bencana dan penanganan pascabencana harus menjadi perhatian bersama. Kabupaten Trenggalek yang memiliki kontur wilayah perbukitan tidak jarang mengalami tanah longsor saat musim hujan. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.
TIF 2025 pun kembali menegaskan posisinya sebagai festival yang bukan hanya menghadirkan inovasi kreatif, tetapi juga mendorong nilai-nilai kemanusiaan. Melalui kegiatan penyerahan bantuan ini, Trenggalek memperlihatkan bahwa kemajuan daerah tidak hanya dilihat dari tingginya inovasi, melainkan dari kekuatan gotong royong dan kepedulian masyarakatnya. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penerima dan menjadi langkah awal bagi bangkitnya harapan baru di Bumi Menak Sopal.
BERITA11/12/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Laporkan Pendistribusian Bantuan Biaya Hidup Bulanan Sebanyak 710 Paket
BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kesejahteraan dan kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program Bantuan Biaya Hidup Bulanan, BAZNAS menyalurkan sebanyak 710 paket bantuan kepada mustahik yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan tepat sasaran, sekaligus sebagai upaya menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang masih berada dalam kondisi rentan secara ekonomi.
Pendistribusian bantuan ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur relawan, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta perangkat desa. Tujuan utamanya adalah memastikan setiap paket bantuan dapat diterima langsung oleh para mustahik, terutama mereka yang masuk kategori fakir, janda dhuafa, lansia tidak mampu, dan masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Dengan proses penyaluran yang terstruktur dan transparan, BAZNAS Trenggalek terus menjaga kepercayaan publik dalam mengelola dana umat.
Ketua BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa bantuan biaya hidup bulanan ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk perhatian dan dukungan moral untuk masyarakat yang sedang berjuang dalam keterbatasan. Menurutnya, angka 710 paket bukan hanya statistik, tetapi gambaran nyata betapa banyak saudara-saudara kita yang perlu mendapat uluran tangan. “Setiap paket ini membawa pesan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian dari masyarakat Trenggalek yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” ungkapnya.
Program Bantuan Biaya Hidup Bulanan menjadi salah satu program prioritas karena menyentuh kebutuhan dasar seperti kebutuhan pangan, nutrisi, dan kebutuhan harian lain. Melalui paket ini, diharapkan mustahik dapat merasakan manfaat langsung dan sedikit lebih tenang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Terlebih, kondisi ekonomi sebagian masyarakat masih belum stabil akibat berbagai faktor, sehingga kehadiran BAZNAS menjadi ruang harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Proses pendistribusian dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pendataan yang akurat. Setiap mustahik yang menerima bantuan telah melalui verifikasi data sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran. Selain itu, BAZNAS Trenggalek terus melakukan penguatan koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait agar pelaksanaan program berjalan optimal.
BAZNAS Trenggalek juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Berkat partisipasi mereka, berbagai program kemanusiaan dapat terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Semakin banyak masyarakat yang ikut berzakat melalui saluran resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh mustahik di Kabupaten Trenggalek.
Dengan penyaluran 710 paket bantuan biaya hidup ini, BAZNAS berharap kehadirannya semakin dirasakan sebagai lembaga yang dekat dengan masyarakat dan terus menguatkan budaya berbagi. Ke depan, BAZNAS berkomitmen memperluas jangkauan penerima manfaat dan meningkatkan efektivitas program agar kebaikan semakin meluas.
Melalui semangat kolaborasi, kepedulian, dan kebermanfaatan, BAZNAS Trenggalek mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan. Bersama, kita dapat menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan dan menjadikan Trenggalek lebih berdaya.
Mari turut andil dalam aksi kebaikan itu, tunaikan Zakat dan Sedekah anda melalui BAZNAS Trenggalek :
Rekening zakat :
Bank Jatim 0222111111
BSI 7999957581
BRI 017701016625532
Rekening infaq/sedekah :
Bank Jatim 0222411114
BSI 7555557587
BRI 017701016626538
an. BAZNAS Trenggalek
BERITA10/12/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
