WhatsApp Icon
BAZNAS Trenggalek Perkuat Perlindungan Sosial, Dorong Pekerja Rentan dan Sosial Keagamaan Miliki Jaminan Ketenagakerjaan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek terus memperluas ikhtiar dalam menghadirkan manfaat zakat yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga mampu memberikan perlindungan dan penguatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan komitmen bersama perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dan pekerja sosial keagamaan bersama BPJS Ketenagakerjaan padA Rabu (12/08).

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem perlindungan sosial yang lebih inklusif di Kabupaten Trenggalek. Tidak hanya melibatkan BAZNAS, kerja sama dan komitmen tersebut juga melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Kementerian Agama (Kemenag), sehingga perlindungan bagi pekerja rentan dan pekerja sosial keagamaan dapat dilakukan secara lebih luas, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Melalui sinergi lintas lembaga ini, perhatian diarahkan kepada masyarakat yang selama ini bekerja dan mengabdi dengan penuh ketulusan, namun belum seluruhnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka antara lain marbot masjid, hafidz dan hafidzah, khususnya yang berasal dari kelompok desil 1–3, pedagang sayur, pekerja dengan aktivitas fisik berat, serta kelompok pekerja rentan lainnya.

Kelompok tersebut memiliki peran yang tidak kecil dalam kehidupan masyarakat. Marbot, misalnya, menjadi sosok yang menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan masjid. Para hafidz dan hafidzah turut berkontribusi dalam menjaga serta mengajarkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi berikutnya. Di sisi lain, pedagang kecil dan pekerja berat terus menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui pekerjaan yang mereka jalani setiap hari.

Namun, di balik aktivitas tersebut terdapat risiko yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Kecelakaan kerja maupun risiko lainnya dapat memberikan dampak ekonomi yang cukup berat bagi pekerja dan keluarganya. Karena itu, kepemilikan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk perlindungan yang penting untuk diperluas, terutama bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

BAZNAS Trenggalek melihat langkah ini sejalan dengan semangat zakat dalam menghadirkan kemaslahatan dan meningkatkan kualitas kehidupan mustahik. Dukungan terhadap perlindungan sosial bukan semata-mata tentang memberikan bantuan ketika musibah telah terjadi, tetapi juga membangun ikhtiar agar masyarakat rentan memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.

Menariknya, pada tahun 2026 tersedia kebijakan khusus berupa potongan 50 persen dari setiap premi yang dibayarkan, yang berlaku hingga Desember 2026. Kebijakan tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di kalangan pekerja rentan dan pekerja sosial keagamaan.

Selain itu, masyarakat dengan usia di bawah 65 tahun masih dapat didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan adanya kemudahan tersebut, diharapkan semakin banyak pekerja rentan yang dapat memperoleh perlindungan sosial tanpa harus terbebani biaya yang terlalu besar.

Kolaborasi antara BAZNAS Trenggalek, BPJS Ketenagakerjaan, MUI, dan Kemenag menjadi bukti bahwa perlindungan masyarakat membutuhkan kerja bersama. BAZNAS memiliki peran dalam penguatan kesejahteraan masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah; BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan instrumen perlindungan sosial ketenagakerjaan; sementara MUI dan Kemenag memiliki jejaring yang kuat di tengah masyarakat, khususnya dalam menjangkau pekerja sosial keagamaan.

Ke depan, sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan komitmen semata. Lebih dari itu, komitmen bersama tersebut diharapkan dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata dengan melakukan pendataan, edukasi, sosialisasi, serta fasilitasi pendaftaran bagi kelompok pekerja yang menjadi sasaran.

Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang selama ini bekerja dalam kondisi rentan dapat merasakan hadirnya perlindungan sosial. Sebab, mereka yang setiap hari bekerja, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi orang lain juga berhak mendapatkan rasa aman dalam menjalankan aktivitasnya.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Trenggalek menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan dengan membantu ketika kesulitan datang, tetapi juga dengan membangun perlindungan agar masyarakat memiliki ketahanan ketika menghadapi risiko. Zakat pun diharapkan semakin hadir sebagai kekuatan sosial yang mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Trenggalek yang semakin terlindungi, khususnya bagi mereka yang bekerja dan mengabdi di tengah masyarakat dengan segala keterbatasannya. Karena di balik setiap pekerjaan dan pengabdian, ada keluarga yang berharap untuk tetap aman, terlindungi, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

12/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek dan Kitabisa.com Wujudkan Sedekah Air Bersih, Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Desa Wonoanti

Komitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek. Melalui kolaborasi bersama Kitabisa.com, BAZNAS Trenggalek kembali menghadirkan program kemanusiaan berupa pembangunan sumur bor sebagai bagian dari program Sedekah Air Bersih untuk warga Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga pengelola zakat dan platform penggalangan dana digital mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat. Air bersih yang selama ini menjadi tantangan bagi sebagian warga kini mulai terjawab melalui hadirnya fasilitas sumur bor yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga, ibadah, hingga aktivitas sosial masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, menyampaikan bahwa akses terhadap air bersih merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan. Oleh karena itu, program Sedekah Air Bersih tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan semata, tetapi juga menjadi investasi manfaat jangka panjang yang dapat dirasakan masyarakat selama bertahun-tahun.

"Air adalah sumber kehidupan. Ketika masyarakat memiliki akses air bersih yang layak, maka kualitas hidup mereka juga akan meningkat. Melalui kolaborasi bersama Kitabisa.com, kami ingin memastikan bahwa amanah para donatur benar-benar diwujudkan dalam bentuk program yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan," ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sumur bor ini tidak terlepas dari kepedulian para donatur yang telah mempercayakan sedekahnya melalui BAZNAS Trenggalek dan Kitabisa.com. Setiap rupiah yang disalurkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Desa Wonoanti dipilih sebagai lokasi program setelah melalui proses identifikasi dan asesmen lapangan. Warga di wilayah tersebut selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber air bersih, terutama ketika musim kemarau tiba. Kondisi tersebut sering kali memaksa masyarakat mencari sumber air dengan jarak yang cukup jauh atau mengandalkan pasokan air yang jumlahnya terbatas.

Dengan hadirnya sumur bor ini, masyarakat kini memiliki sumber air yang lebih mudah dijangkau dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi beban warga sekaligus meningkatkan kesehatan lingkungan karena kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Program Sedekah Air Bersih juga menjadi salah satu bentuk implementasi pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang produktif serta tepat sasaran. Tidak hanya memberikan manfaat sesaat, pembangunan sarana air bersih memiliki nilai keberlanjutan yang sangat besar karena dapat digunakan oleh banyak orang dalam jangka waktu yang panjang.

Kolaborasi antara BAZNAS Trenggalek dan Kitabisa.com menunjukkan bahwa semangat gotong royong di era digital mampu menghadirkan perubahan nyata. Dukungan masyarakat melalui platform digital telah membuka peluang yang lebih luas untuk membantu daerah-daerah yang membutuhkan akses terhadap fasilitas dasar, termasuk air bersih.

Selain menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat, program ini juga mengandung nilai ibadah yang tinggi. Dalam ajaran Islam, menyediakan air bersih merupakan salah satu bentuk sedekah yang pahalanya terus mengalir selama masih dimanfaatkan oleh orang lain. Setiap tetes air yang digunakan untuk minum, memasak, berwudu, maupun kebutuhan lainnya akan menjadi amal jariyah bagi para donatur yang telah berpartisipasi.

BAZNAS Trenggalek berharap keberhasilan program ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat budaya berbagi dan kepedulian sosial. Kolaborasi yang terjalin bersama Kitabisa.com diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari berbagai program pemberdayaan dan kemanusiaan.

Ke depan, BAZNAS Trenggalek berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, baik di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun dakwah. Melalui sinergi dengan berbagai mitra strategis serta dukungan masyarakat, BAZNAS optimistis dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan mustahik.

"Semoga sumur bor ini menjadi sumber kehidupan, menghadirkan keberkahan bagi warga Desa Wonoanti, serta menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi seluruh donatur yang telah mempercayakan sedekahnya melalui BAZNAS Trenggalek dan Kitabisa.com. Terima kasih atas setiap kepedulian yang telah diberikan. Bersama, kita hadirkan manfaat yang lebih luas untuk sesama," tutup H. Mahsun Ismail.

 

Melalui program Sedekah Air Bersih ini, BAZNAS Trenggalek kembali menegaskan bahwa kebaikan yang dilakukan secara bersama-sama akan melahirkan dampak yang luar biasa. Sebab, setiap tetes air yang mengalir bukan hanya menghilangkan dahaga, tetapi juga menjadi simbol harapan, kepedulian, dan ikhtiar bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.

31/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek Hadiri Opening Sekolah Rakyat, Wujudkan Dukungan Nyata bagi Pendidikan Anak Bangsa

Komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan Opening Sekolah Rakyat Kabupaten Trenggalek. Kegiatan yang menjadi tonggak awal pelaksanaan program pendidikan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, lembaga, serta pemangku kepentingan, termasuk Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Trenggalek, Ir. H. Rahmat Purwanto, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menciptakan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat.

Kehadiran BAZNAS Trenggalek dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan sinergi dari berbagai pihak, termasuk lembaga pengelola zakat. Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sehingga setiap langkah yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan patut mendapatkan perhatian dan dukungan bersama.

Opening Sekolah Rakyat pada Jumat (31/07) menjadi momentum penting dalam membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh kesempatan belajar yang layak tanpa terkendala keterbatasan ekonomi. Program ini diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, karakter, serta keterampilan yang akan menjadi bekal dalam menyongsong masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Trenggalek, Ir. H. Rahmat Purwanto, menyampaikan apresiasi atas lahirnya Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis yang berorientasi pada pemerataan akses pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas suatu bangsa di masa depan.

"BAZNAS Kabupaten Trenggalek sangat mendukung berbagai program yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Pendidikan merupakan jalan terbaik untuk memutus mata rantai kemiskinan dan membangun generasi yang mandiri, berakhlak, serta berdaya saing," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa BAZNAS selama ini juga memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung dunia pendidikan melalui berbagai program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Mulai dari pemberian beasiswa pendidikan, bantuan perlengkapan sekolah, hingga berbagai program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Rahmat Purwanto, semangat yang diusung Sekolah Rakyat sejalan dengan visi BAZNAS dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi umat. Pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas karena diyakini mampu memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat.

"Ketika anak-anak memperoleh pendidikan yang baik, mereka memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya. Di situlah zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah masa depan," tambahnya.

Opening Sekolah Rakyat juga menjadi simbol kolaborasi yang erat antara pemerintah, lembaga sosial, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif. Melalui sinergi tersebut diharapkan semakin banyak anak-anak yang memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita tanpa dibatasi oleh kondisi ekonomi.

Sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat, BAZNAS Trenggalek terus berupaya memastikan bahwa dana yang diamanahkan dapat memberikan manfaat nyata di berbagai sektor kehidupan. Selain bidang kemanusiaan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama karena memiliki efek jangka panjang terhadap pembangunan daerah.

Selama ini BAZNAS Trenggalek telah menyalurkan berbagai bantuan pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Program-program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan kesempatan yang sama bagi setiap anak dalam mengenyam pendidikan yang berkualitas.

Kehadiran Ir. H. Rahmat Purwanto dalam Opening Sekolah Rakyat juga menjadi representasi dukungan BAZNAS terhadap setiap program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan terbangunnya sinergi yang baik antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat, diharapkan berbagai tantangan di bidang pendidikan dapat diatasi secara bersama-sama.

BAZNAS Trenggalek percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang proses belajar di ruang kelas, tetapi juga tentang membangun harapan, karakter, dan masa depan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, setiap langkah yang bertujuan memperluas akses pendidikan merupakan investasi terbaik bagi kemajuan daerah.

Melalui momentum Opening Sekolah Rakyat ini, BAZNAS Kabupaten Trenggalek berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berkontribusi dalam mendukung dunia pendidikan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, diharapkan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu menjadi agen perubahan bagi Kabupaten Trenggalek maupun Indonesia di masa mendatang.

 

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam mewujudkan cita-cita besar menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan. BAZNAS Trenggalek akan terus berkomitmen menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat.

31/07/2026 | Kontributor: Humas
Jumat Berkah, BAZNAS Trenggalek Tasyarufkan Bantuan Gerobak UMKM, Wujudkan Pelaku Usaha yang Makin Berdaya

Semangat pemberdayaan ekonomi umat kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek melalui program pendayagunaan zakat produktif. Pada momentum Jumat Berkah, BAZNAS Trenggalek menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para penerima manfaat.

Program tasyaruf gerobak UMKM ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS Trenggalek dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Melalui bantuan sarana usaha tersebut, diharapkan para pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan keluarga, hingga mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan. Pendekatan zakat produktif seperti ini sejalan dengan misi BAZNAS untuk mendorong mustahik menjadi pribadi yang mandiri, bahkan diharapkan kelak mampu menjadi muzaki.

Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan dampak jangka panjang bagi para penerima manfaat.

"Bantuan gerobak ini bukan sekadar memberikan fasilitas berdagang, tetapi juga menjadi penyemangat agar para pelaku usaha semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas, memperluas peluang usaha, serta menambah penghasilan keluarga," ujarnya.

Menurutnya, pelaku UMKM merupakan salah satu penggerak utama roda perekonomian daerah. Dengan dukungan sarana usaha yang lebih layak, para pelaku usaha akan memiliki daya saing yang lebih baik, baik dari sisi pelayanan maupun tampilan usaha. Hal tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak pelanggan sehingga omzet usaha ikut meningkat.

Momentum penyaluran bantuan pada hari Jumat juga menjadi simbol semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan secara amanah kepada masyarakat yang membutuhkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Para penerima bantuan menyambut program tersebut dengan penuh rasa syukur. Mereka mengaku gerobak baru akan sangat membantu aktivitas usaha sehari-hari karena lebih nyaman digunakan, memiliki tampilan yang lebih menarik, serta memberikan kepercayaan diri saat melayani pelanggan.

Selain membantu meningkatkan kualitas usaha, bantuan gerobak juga diharapkan mampu membuka kesempatan ekonomi yang lebih luas bagi keluarga penerima manfaat. Dengan meningkatnya pendapatan, kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi dengan lebih baik, sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha secara mandiri.

Program pemberdayaan UMKM melalui bantuan gerobak merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS Trenggalek dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sebelumnya, BAZNAS Trenggalek juga telah menjalankan berbagai program pemberdayaan produktif, mulai dari bantuan usaha, bantuan ternak, hingga dukungan terhadap pengembangan ekonomi berbasis masyarakat. Seluruh program tersebut diarahkan untuk menciptakan kemandirian ekonomi sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara berkelanjutan.

BAZNAS Trenggalek berharap sinergi antara para muzaki, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang memperoleh kesempatan untuk berkembang. Semakin besar dana zakat yang dihimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Melalui semangat Jumat Berkah, BAZNAS Trenggalek kembali menegaskan bahwa zakat bukan hanya menjadi instrumen kepedulian sosial, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan ekonomi umat. Bantuan gerobak UMKM yang disalurkan diharapkan menjadi langkah awal lahirnya pelaku-pelaku usaha yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing, sehingga mampu memberikan manfaat tidak hanya bagi keluarga mereka sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekitar dan perekonomian Kabupaten Trenggalek secara keseluruhan.

31/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek Tasyarufkan Bantuan Sepeda untuk Siswa SDN 2 Kedungsigit, Wujud Kepedulian di Hari Anak Nasional 2026

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak melalui penyaluran bantuan sepeda kepada siswa di SD Negeri 2 Kedungsigit. Program ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan semangat baru bagi anak-anak agar semakin giat dalam menuntut ilmu.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di lingkungan SD Negeri 2 Kedungsigit dengan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Trenggalek, kepala sekolah, dewan guru, serta para siswa. Suasana penuh kehangatan dan keceriaan mewarnai kegiatan tersebut, terlebih karena bantuan yang diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional yang menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap tumbuh kembang anak Indonesia.

Bantuan sepeda diberikan kepada siswa yang membutuhkan sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan. Bagi sebagian anak, jarak rumah menuju sekolah masih menjadi tantangan tersendiri. Dengan adanya sepeda, diharapkan mereka dapat berangkat ke sekolah dengan lebih mudah, aman, dan tepat waktu sehingga proses belajar dapat berjalan lebih optimal.

Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama pendistribusian zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS. Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa terhalang oleh keterbatasan ekonomi maupun sarana penunjang.

"Hari Anak Nasional menjadi momentum yang tepat untuk kembali mengingatkan bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perhatian bersama. Melalui bantuan sepeda ini, kami berharap anak-anak semakin semangat belajar, rajin bersekolah, serta mampu meraih cita-cita yang mereka impikan," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dana zakat yang dititipkan para muzaki tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi investasi sosial dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa depan. Pendidikan menjadi salah satu jalan terbaik untuk memutus rantai kemiskinan, sehingga dukungan terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu perlu terus diperkuat.

Kepala SD Negeri 2 Kedungsigit menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BAZNAS Trenggalek atas perhatian yang diberikan kepada para siswanya. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomis, tetapi juga memberikan motivasi dan rasa percaya diri bagi anak-anak untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Trenggalek. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi siswa kami. Semoga menjadi penyemangat bagi mereka untuk semakin rajin belajar dan meraih prestasi yang lebih baik," ungkapnya.

Raut wajah bahagia tampak jelas dari para penerima bantuan. Mereka terlihat antusias saat menerima sepeda yang nantinya akan digunakan sebagai sarana transportasi menuju sekolah. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan sekadar kendaraan, melainkan simbol kepedulian dan harapan agar mereka dapat terus melanjutkan pendidikan dengan penuh semangat.

Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026, BAZNAS Trenggalek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah anak serta memberikan dukungan terhadap pendidikan mereka. Kepedulian terhadap anak tidak hanya diwujudkan melalui perhatian dan kasih sayang, tetapi juga melalui aksi nyata yang mampu membuka kesempatan lebih luas bagi mereka untuk berkembang.

Program bantuan sepeda ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan. BAZNAS Trenggalek berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Dengan semangat Hari Anak Nasional 2026, BAZNAS Trenggalek berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan berkolaborasi dalam mewujudkan generasi penerus yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki kesempatan yang sama dalam menggapai masa depan. Karena setiap anak berhak bermimpi, belajar, dan melangkah menuju cita-citanya, serta setiap langkah kecil yang didukung hari ini akan menjadi pijakan menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.

23/07/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Trenggalek Serah Terimakan Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Jawa Timur dalam Apel Pembukaan Perkemahan Wirakarya ke-V
BAZNAS Trenggalek Serah Terimakan Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Jawa Timur dalam Apel Pembukaan Perkemahan Wirakarya ke-V
Dalam momentum Apel Pembukaan Perkemahan Wirakarya ke-V yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Pule pada Sabtu (21/06), BAZNAS Kabupaten Trenggalek melaksanakan serah terima simbolis bantuan program Bedah Rumah dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada salah satu penerima manfaat. Simbolisasi penyerahan bantuan ini diserahkan oleh WAKA II BAZNAS Trenggalek, Kyai Bahauddin, penyerahan Bantuan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Trenggalek dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor perumahan layak huni. Penyerahan simbolis dilakukan langsung di hadapan peserta apel dan tamu undangan sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam menebar manfaat di berbagai lini kehidupan. Bantuan bedah rumah tersebut diberikan kepada warga kurang mampu yang sebelumnya tinggal di rumah kurang layak huni, sebagai bentuk perhatian terhadap hak dasar masyarakat atas tempat tinggal yang aman dan sehat. Kegiatan serah terima ini menjadi bagian penting dari rangkaian Perkemahan Wirakarya ke-V, yang tidak hanya mengedepankan nilai-nilai kepramukaan, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian sosial dan gotong royong. Dengan simbolisasi ini, diharapkan masyarakat semakin percaya bahwa zakat, infak, dan sedekah yang mereka salurkan melalui BAZNAS dapat memberikan dampak nyata dan menyentuh langsung kehidupan mustahik.
BERITA21/06/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Bangun Harapan : Bantu Sdr. Tini Membangun Rumah yang Tak Layak Huni
BAZNAS Trenggalek Bangun Harapan : Bantu Sdr. Tini Membangun Rumah yang Tak Layak Huni
Harapan baru kembali tumbuh di tengah warga kurang mampu. BAZNAS Trenggalek melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hadir membawa senyum untuk Sdr. Tini, seorang warga yang selama ini hidup dalam kondisi rumah yang memprihatinkan. Dengan dinding yang rapuh, atap yang bocor, dan lantai tanah, rumah yang ditinggali Sdr. Tini bersama keluarganya jauh dari kata layak. Namun, semangat untuk bertahan hidup tak pernah padam dari wajah beliau. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Trenggalek pun tergerak untuk bertindak. Melalui hasil pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki, proses pembangunan rumah layak huni bagi Sdr. Tini resmi dimulai. Tidak hanya membangun fisik rumah, program ini juga menjadi simbol kepedulian dan gotong royong dalam membangun kehidupan yang lebih bermartabat bagi sesama. Ketua BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk mewujudkan kesejahteraan umat secara nyata dan merata, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. "Ini bukan hanya soal membangun rumah, tapi juga tentang membangun harapan. Kami ingin setiap keluarga di Trenggalek merasakan kehidupan yang lebih baik dan layak," ujarnya. Masyarakat sekitar turut menyambut dengan antusias. Proses pembangunan rumah ini pun melibatkan peran warga sebagai bentuk sinergi antar elemen sosial di daerah. Dengan semangat gotong royong, BAZNAS Trenggalek terus bergerak. Satu rumah dibangun, satu keluarga tersenyum, dan satu harapan kembali menyala. Semoga langkah kecil ini menjadi inspirasi besar untuk terus menebar kebaikan di bumi Trenggalek. Mari terus bergandengan tangan, karena setiap zakat yang ditunaikan, menghidupkan harapan.#SahabatBAZNAS bisa menyalurkan Zakat dan Sedekah melalui BAZNAS Trenggalek, via transfer ke rekening a.n. BAZNAS Trenggalek:Rekening zakat :Bank Jatim 0222111111BSI 7999957581BRI 017701016625532Rekening infaq/sedekah :Bank Jatim 0222411114BSI 7555557587BRI 017701016626538Layanan online :?? 0822 2821 9090???? [email protected]???? kabtrenggalek.baznas.go.idCahaya Zakat, Keajaiban Bagi Muzaki dan Mustahik
BERITA19/06/2025 | Humas
Kurban Berkah BAZNAS, BAZNAS Trenggalek Sembelih 37 Ekor Kambing Jenis Domba Pada Idul Adha 1446 H
Kurban Berkah BAZNAS, BAZNAS Trenggalek Sembelih 37 Ekor Kambing Jenis Domba Pada Idul Adha 1446 H
Semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha kembali menggema di Kabupaten Trenggalek. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Trenggalek menyelenggarakan program “Kurban Berkah BAZNAS” dengan menyembelih sebanyak 37 ekor kambing jenis domba pada momentum Idul Adha tahun ini.Pemotongan hewan kurban dilakukan di desa Pringapus kecamatan Dongko yang selanjutnya penyembelihan ini diperuntukkan pada masyarakat kurang mampu, lansia, serta para mustahik yang tersebar di berbagai kecamatan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh BAZNAS bersama para mudohi (pemberi kurban).Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya menyalurkan daging kurban, tetapi juga menumbuhkan rasa solidaritas serta keadilan sosial.“Kurban bukan sekadar ibadah, tapi juga jalan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan. Alhamdulillah, tahun ini kami bisa menyembelih 37 ekor domba, dengan rincian 35 ekor dari mudo BAZNAS dan 2 ekor dari mudohi BAZNAS Trenggalek,” ujarnya beliau.“Dan kebetulan bulan April lalu BAZNAS RI telah mengesahkan Balai Ternak BAZNAS, Pringapus Barokah Farm, sehingga untuk pembelian dan penyembelihan hewan qurban kami lalukan di mitra kami, BT. Pringapus Barokah Farm.” pungkasnya.Dengan semangat “Kurban Berkah, Berkahnya Merata” BAZNAS Trenggalek berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak orang untuk ikut berkontribusi dalam kebaikan.
BERITA07/06/2025 | Humas
Wujudkan Mimpi Warga Trenggalek, BAZNAS Jawa Timur Serahkan Bantuan Program Perbaikan Rumah Tinggal
Wujudkan Mimpi Warga Trenggalek, BAZNAS Jawa Timur Serahkan Bantuan Program Perbaikan Rumah Tinggal
Haru bahagia terpancar dari wajah warga Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Impian lama mereka untuk memiliki hunian yang layak akhirnya terwujud melalui bantuan Program Perbaikan Rumah Tinggal dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur.Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh WAKA I BAZNAS Jawa Timur, KH. Masnuh beserta jajaran pimpinan BAZNAS Trenggalek berupa uang tunai sebesar Rp. 20.000.000,- yang langsung diserahkan kepada pemilik rumah.Pembangunan rumah ini akan dilakukan pada Perkemahan Wirakarya 2025 yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-26 Juni 2025, pelaksanaan kegiatan tersebut juga akan melibatkan BTB Trenggalek dan Pramuka Trenggalek.Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup mustahik, khususnya dalam aspek tempat tinggal yang layak, sehat, aman dan nyaman. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Pule beserta jajarannya."Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya memuliakan kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi keluarga yang tinggal di rumah tak layak huni," ujar WAKA I BAZNAS Jawa Timur dalam sambutannya.Rumah-rumah yang akan kami bedah adalah rumah-rumah yang sudah riskan untuk ditinggali, sehingga perlu tindakan segera supaya rumah tersebut bisa menjadi rumah yang layak untuk dihuni.BAZNAS Trenggalek menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada BAZNAS Jawa Timur atas sinergi dan dukungan dalam memberdayakan masyarakat daerah. Program ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi warga lainnya untuk terus berjuang dan berharap, bahwa uluran tangan kebaikan akan selalu hadir bagi mereka yang membutuhkan.Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Trenggalek.
BERITA03/06/2025 | Humas
Membangun Asa, Mengukir Bahagia: BAZNAS Trenggalek Serahkan Bantuan Bedah Rumah di 3 desa di Kecamatan Durenan
Membangun Asa, Mengukir Bahagia: BAZNAS Trenggalek Serahkan Bantuan Bedah Rumah di 3 desa di Kecamatan Durenan
BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bedah rumah. Kali ini, bantuan disalurkan ke tiga titik lokasi berbeda, yakni di desa Semarum, desa Gdor dan desa Kamulan kecamatan Durenan. Program bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk nyata dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Trenggalek. Sasaran bantuan adalah warga yang tinggal di hunian tidak layak dan tergolong mustahik (penerima zakat) sesuai ketentuan syariah. Pimpinan BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga membangun kembali semangat dan harapan keluarga penerima bantuan. "Melalui program bedah rumah ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan dan harapan baru bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kepedulian dan amanah dari para muzakki yang harus kami jaga dan salurkan dengan tepat sasaran," ungkapnya. Warga penerima manfaat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diterima. BAZNAS Trenggalek terus mengajak masyarakat, khususnya para muzakki, untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Dengan kolaborasi yang kuat antara umat dan lembaga zakat, diharapkan semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat nyata dari dana zakat. Terima kasih Muzakki, zakat anda memberdayakan banyak umat.
BERITA28/05/2025 | Humas
Sinergi Cepat dan Tanggap: Pemkab Trenggalek dan BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Bendungan
Sinergi Cepat dan Tanggap: Pemkab Trenggalek dan BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Bendungan
Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Trenggalek bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak tanah longsor di Kecamatan Bendungan. Bencana yang terjadi pada Senin sore hari itu menyebabkan puluhan rumah terdampak dan memaksa warga mengungsi. "Dari pencarian beberapa hari, alhamdulillah kemarin 2 korban hilang telah ditemukan pada sore hari, korban tersebut merupakan 1 perempuan paruh baya dan 1 perempuan muda," ungkap sekda Trenggalek. Hari ini (23/05) pemerintah Kabupaten Trenggalek menyalurkan santunan kepada keluarga korban bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Penyerahan santunan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Supriyanto, di posko penanganan bencana pada Jumat (23/5/2025), sesaat setelah prosesi pemakaman dua jenazah korban longsor yang ditemukan sehari sebelumnya. Santunan tersebut diserahkan kepada perwakilan keluarga korban longsor dan Kepala Desa Depok, Sugeng Asmoro. Edy Supriyanto menjelaskan bahwa pemakaman sebenarnya direncanakan berlangsung pada hari sebelumnya. Namun, karena hujan deras dan medan yang sulit diakses, pelaksanaan baru bisa dilakukan pada Jumat pagi. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama BAZNAS memberikan santunan kepada keluarga korban. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan duka yang dirasakan dan membawa manfaat,” ujar sekda Trenggalek tersebut. Memasuki hari kelima pascabencana, pencarian terhadap empat korban yang masih dinyatakan hilang masih terus dilanjutkan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD Jawa Timur, serta Pemkab Trenggalek, dibantu oleh para relawan dan elemen masyarakat, masih menyisir wilayah yang terdampak longsor secara intensif. Upaya pencarian difokuskan di sekitar lokasi rumah korban yang tertimbun material longsor. Sementara itu, Kepala Desa Depok, Sugeng Asmoro, mengungkapkan harapannya agar seluruh korban yang masih belum ditemukan segera bisa diketemukan dalam operasi hari kelima ini.
BERITA23/05/2025 | Humas
BTB Kembali Tunjukkan Aksi Sigap: Respon Darurat Banjir di Kedunglurah
BTB Kembali Tunjukkan Aksi Sigap: Respon Darurat Banjir di Kedunglurah
Belum kering di kelurahan Kelutan dan Tamanan, banjir kembali melanda wilayah Kedunglurah, Kecamatan Pogalan, Trenggalek, akibat hujan deras yang mengguyur selama berjam-jam pada 19/05. Merespons situasi tersebut, Badan Tanggap Bencana (BTB) Trenggalek kembali menunjukkan aksi cepat dan sigap dalam penanganan darurat. Begitu menerima laporan dari warga dan relawan lapangan, tim BTB langsung bergerak menuju lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi warga, asesmen kebutuhan darurat, dan distribusi bantuan logistik. Genangan air yang cukup tinggi sempat memutus akses di beberapa titik jalan, namun tidak menghalangi semangat para relawan untuk menjangkau warga terdampak. "Kami tidak ingin warga merasa sendiri saat bencana datang. BTB hadir bukan hanya membawa bantuan, tapi juga semangat kepedulian dan gotong royong," ujar Fahrul, Koordinator Lapangan BTB Trenggalek. Dalam aksi kemanusiaan ini, BTB menyalurkan bantuan berupa makanan, mineral serta layanan darurat bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Selain itu, tim juga mendirikan posko darurat dan terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan, BPBD, dan relawan setempat. Warga Kedunglurah menyampaikan apresiasi atas kehadiran BTB yang responsif dan penuh empati. "Kami sangat terbantu, terutama saat air mulai naik malam hari. Terima kasih atas kepeduliannya," ungkap salah satu warga. Dengan komitmen "Siap Hadir di Saat Darurat," BTB Trenggalek kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian tetap hidup, bahkan di tengah bencana.
BERITA20/05/2025 | Humas
BTB Trenggalek Tanggap Cepat Respon Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Bendungan
BTB Trenggalek Tanggap Cepat Respon Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Bendungan
Trenggalek, 20 Mei 2025 — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Trenggalek menunjukkan aksi nyata dalam merespon cepat musibah tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Bendungan tepatnya di Desa Depok pada Senin sore (19/05). Bencana tersebut menyebabkan akses jalan utama tertutup material longsor dan memaksa beberapa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Peristiwa tanah longsor tersebut menimbun 4 rumah dengan catatan 6 korban hilang, pencarian dilakukan mulai hari ini (20/05) dikarenakan pada hari Senin tanah desa Depok masih bergerak, jika dilakukan evakuasi di hari itu juga maka akan membahayakan tim lapangan, sehingga tim lapangan memutuskan untuk memulai evakuasi pada Selasa (20/05). Begitu menerima laporan dari relawan lapangan, tim BTB Trenggalek segera bergerak ke lokasi membawa perlengkapan darurat, logistik, serta tim evakuasi. Dalam waktu kurang dari dua jam, posko tanggap darurat telah didirikan untuk melayani kebutuhan mendesak warga terdampak. "Kami bergerak cepat karena kondisi di lapangan tidak memungkinkan untuk menunggu lama. Prioritas kami adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka," ungkap Kalak. BTB Trenggalek, Fahrul. Selain memberikan bantuan logistik berupa makanan dan air mineral, tim juga membantu proses evakuasi lansia dan anak-anak dari wilayah rawan longsor. BTB bekerja sama dengan pemerintah desa, BPBD, dan relawan lainnya dalam memastikan distribusi bantuan merata dan tepat sasaran. Aksi cepat ini mendapat apresiasi dari warga dan pemerintah kecamatan. Camat Bendungan, menyampaikan terima kasih atas respons BTB Trenggalek yang dinilai sangat sigap dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini, BTB Trenggalek terus memantau kondisi di lokasi dan menyiagakan tim untuk penanganan lanjutan, termasuk antisipasi bencana susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi.
BERITA20/05/2025 | Humas
Sigap Hadapi Banjir, BTB Trenggalek Tanggap Darurat di Kelutan dan Tamanan
Sigap Hadapi Banjir, BTB Trenggalek Tanggap Darurat di Kelutan dan Tamanan
Banjir yang melanda wilayah Kelurahan Kelutan dan Tamanan pada 19/05 malam langsung direspons cepat oleh BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Trenggalek. Dengan mengerahkan tim, BTB turun langsung ke lokasi banjir untuk membantu proses evakuasi, mendistribusikan bantuan logistik, serta memastikan keselamatan warga terdampak. Intensitas hujan tinggi selama beberapa jam mengakibatkan genangan di sejumlah titik permukiman dan akses jalan. BTB Trenggalek bersama mitra relawan dan aparat pemerintah bergerak cepat mengevakuasi warga lansia, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya ke tempat yang lebih aman. "Kami mendapat laporan banjir sekitar pukul 20.00 WIB, dan dalam waktu singkat tim sudah berada di lokasi untuk membantu evakuasi warga terdampak," ujar Fahrul, Kalak. BTB Trenggalek. Selain evakuasi, BTB juga membuka posko darurat dan menyalurkan makanan kepada warga. Upaya trauma healing dan layanan kesehatan dasar juga disiapkan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak psikologis bencana, terutama bagi anak-anak. Warga menyambut baik kehadiran para relawan. "Terima kasih BTB Trenggalek. Responsnya cepat, kami merasa terbantu sekali," ungkap salah satu warga Kelutan. Aksi cepat tanggap ini menjadi bukti nyata komitmen BTB Trenggalek dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan warga, terutama di tengah situasi darurat bencana.
BERITA19/05/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Dorong Penguatan Zakat Melalui Sosialisasi Pembentukan UPZ di Kecamatan Kampak
BAZNAS Trenggalek Dorong Penguatan Zakat Melalui Sosialisasi Pembentukan UPZ di Kecamatan Kampak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek terus menguatkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat akar rumput. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pembentukan UPZ yang digelar bersamaan dengan Pengukuhan dan Pembinaan Pimpinan Ranting Dewan Masjid Indonesia (DMI) se-Kecamatan Kampak, pada Kamis, 15 Mei 2025.Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong partisipasi aktif masjid dan tokoh masyarakat dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah. Dengan menggandeng DMI, BAZNAS membuka ruang kolaborasi untuk memastikan optimalisasi potensi zakat di tingkat desa hingga pelosok.WAKA I BAZNAS Trenggalek, Ir. H. Rahmat Purwanto, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kehadiran UPZ di lingkungan masjid sebagai garda terdepan dalam pelayanan zakat. “UPZ bukan hanya soal pengumpulan dana, tetapi juga tentang membangun kesadaran, transparansi, dan keberdayaan umat. Kita ingin zakat menjadi solusi nyata bagi persoalan sosial di masyarakat,” ujarnya.Sementara itu, pengukuhan Pimpinan Ranting DMI se-Kecamatan Kampak menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi kelembagaan antara BAZNAS dan DMI. Kehadiran para pimpinan masjid ini diharapkan mampu mempercepat pembentukan UPZ dan menguatkan gerakan zakat berbasis masjid.Melalui kegiatan ini, BAZNAS Trenggalek berharap pengelolaan zakat di tingkat lokal semakin efektif dan tepat sasaran, serta mampu mendorong kemandirian ekonomi umat di Kecamatan Kampak dan sekitarnya.#UPZBaznasTrenggalek #baznastrenggalek
BERITA15/05/2025 | Humas
Balai Ternak Trenggalek: Pemanfaatan Kohe Menjadi Ladang Pemasukan
Balai Ternak Trenggalek: Pemanfaatan Kohe Menjadi Ladang Pemasukan
Balai Ternak Pringapus Barokah Farm Trenggalek Dusun Dawung RT 25 RW 06 Desa Pringapus Kecamatan Dongko.Pada 14 Mei 2025, kelompok melakukan pengambilan kohe yang langsung diolah menjadi pupuk kompos. Kohe atau kotoran hewan kambing dapat menjadi pupuk melalui tahap fermentasi terlebih dahulu karena kohe yang masih segar mengandung amoniak yang tinggi, sehingga bersifat panas. Hal tersebut bisa membuat tanaman terbakar. Proses fermentasi juga berguna untuk mematikan biji gulma maupun patogen penyebab penyakit tanaman yang mungkin masih terdapat di dalam kohe tersebut.• Proses Pembuatan Kohe:Mengambil kohe dari dalam lorong bawah kandang dan langsung di angkut kemudian di hamparkan ke gudang kompos. Langkah selanjutnya memisahkan kohe dengan benda asing seperti plastik, kayu, batu, dll. Dilanjutkan dengan penggemburan agar tidak ada yang menggumpal dan proses fermentasi menjadi cepat.• Starter:Kohe yang sudah rata kemudian disemprot dengan campuran berbagai bahan seperti molase, EM4, dolomit, dan air. Proses tersebut diulangi dalam 3 layer agar hasilnya maksimal.• Penyimpanan:Dirasa sudah merata, lalu di tutup rapat menggunakan terpal dan didiamkan selama minimal 2 minggu.
BERITA14/05/2025 | Humas
Sigap! BAZNAS Trenggalek Gerak Cepat Bantu Korban Rumah Roboh di Dusun Kuyam, Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul
Sigap! BAZNAS Trenggalek Gerak Cepat Bantu Korban Rumah Roboh di Dusun Kuyam, Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul
Trenggalek – Musibah menimpa salah satu warga Dusun Kuyam, Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul. Sebuah rumah dilaporkan roboh akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh dan angin kencang yang terjadi beberapa hari ini di wilayah tersebut. Mendengar kabar tersebut, BAZNAS Kabupaten Trenggalek langsung bergerak cepat memberikan respon tanggap darurat.Tim dari BAZNAS Trenggalek turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan berupa logistik darurat dan santunan kepada keluarga terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan memberikan semangat baru bagi korban untuk bangkit dari keterpurukan."Kedatangan kami hari ini adalah sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kepada masyarakat. Semoga bantuan ini bisa menjadi pelipur lara dan penyemangat bagi keluarga yang tertimpa musibah,” ujar ketua BAZNAS Trenggalek.Kehadiran BAZNAS di tengah situasi darurat ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari warga sekitar. Tak hanya membawa bantuan, BAZNAS juga membawa harapan dan semangat kebersamaan, memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.Langkah sigap ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Trenggalek dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi ujian hidup.Terima kasih Muzaki, Zakat anda telah membantu banyak Mustahik yang membutuhkan.#SahabatBAZNAS bisa menyalurkan Zakat dan Sedekah melalui BAZNAS Trenggalek, via transfer ke rekening a.n. BAZNAS Trenggalek:Rekening zakat :Bank Jatim 0222111111BSI 7999957581Rekening infaq/sedekah :Bank Jatim 0222411114BSI 7555557587Layanan BAZNAS Kabupaten Trenggalek:0822 2821 [email protected]
BERITA13/05/2025 | Humas
Jemput Jumat Berkah, BAZNAS Trenggalek Hadirkan Senyum Untuk Pelajar, Bagikan 8 Sepeda untuk Soswa-Siswi SD di Trenggalek
Jemput Jumat Berkah, BAZNAS Trenggalek Hadirkan Senyum Untuk Pelajar, Bagikan 8 Sepeda untuk Soswa-Siswi SD di Trenggalek
Semangat berbagi terus digaungkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek melalui program bertajuk Trenggalek Cerdas. Pada Jumat (09/05), program tersebut kembali membawa kebahagiaan, kali ini dengan membagikan 8 unit sepeda kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dari keluarga kurang mampu di berbagai wilayah Trenggalek. Bantuan sepeda ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Trenggalek dalam mendukung dunia pendidikan dan meringankan beban masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan sarana transportasi untuk menuju sekolah. Banyak dari mereka yang harus menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki setiap hari. Ketua BAZNAS Trenggalek H. Mahsun Ismail menyampaikan bahwa bantuan sepeda ini bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga bentuk perhatian dan dorongan moral agar para siswa tetap semangat belajar meski dalam keterbatasan. “Kami berharap sepeda ini bisa memudahkan mereka berangkat ke sekolah setiap hari. Lebih dari itu, kami ingin hadir sebagai bagian dari semangat mereka untuk terus menuntut ilmu dan menggapai masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Penyerahan sepeda dilakukan langsung oleh tim BAZNAS Trenggalek ke sekolah masing-masing penerima, disambut haru dan bahagia oleh para siswa dan guru pendidik. Senyum dan tawa anak-anak menjadi penguat semangat bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Salah satu guru pendidik menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian BAZNAS terhadap pendidikan anak-anak. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Anak-anak biasanya harus jalan kaki cukup jauh ke sekolah. Sekarang bisa lebih cepat dan semangat berangkatnya,” ungkapnya. Program “Trenggalek Cerdas" sendiri telah menjadi agenda rutin BAZNAS Trenggalek yang menyasar berbagai lapisan masyarakat dengan kebutuhan yang berbeda-beda, mulai dari bantuan sepeda untuk anak sekolah, bantuan alat-alat penunjang pendidikan di sekolah hingga dukungan pendidikan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, BAZNAS Trenggalek terus menunjukkan perannya sebagai lembaga zakat yang tidak hanya mengelola dana umat, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi persoalan sosial di masyarakat. Bantuan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para dermawan untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi demi kemaslahatan umat yang lebih luas.
BERITA09/05/2025 | Humas
BAZNAS RI Resmikan Balai Ternak Pringapus Barokah Farm, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Sektor Peternakan
BAZNAS RI Resmikan Balai Ternak Pringapus Barokah Farm, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Sektor Peternakan
Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Trenggalek, serta didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek, resmi meluncurkan Balai Ternak BAZNAS Pringapus Barokah Farm pada Rabu (30/04/2025). Balai ternak yang berlokasi di Desa Pringapus, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat dalam membangun kesejahteraan umat. Program Balai Ternak BAZNAS bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui kegiatan peternakan kambing jenis domba berbasis koloni. Di Trenggalek, program ini melibatkan 20 peternak binaan dengan total 205 ekor kambing jenis domba. Anggaran yang digelontorkan untuk pengembangan program ini mencapai Rp531,91 juta, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia yang dikelola oleh BAZNAS. Menariknya, Pringapus Barokah Farm merupakan balai ternak ke-46 dari total 54 balai ternak binaan BAZNAS RI yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Setiap balai ternak memiliki pendekatan lokal yang disesuaikan dengan potensi wilayahnya. Di Trenggalek, pengembangan difokuskan pada persilangan domba unggul seperti Cross Texel, Dorper F1, dan Cross Sulfok dengan domba lokal untuk menghasilkan bibit yang lebih kuat, produktif, dan bernilai jual tinggi. Tak hanya bergerak di bidang peternakan, balai ternak ini juga mengembangkan unit usaha turunan, seperti produksi pupuk kompos organik, penggemukan domba untuk qurban, serta sistem pertanian terpadu. Dengan model ini, mustahik tidak hanya diberdayakan sebagai peternak, tetapi juga dilatih untuk memahami seluruh rantai nilai usaha—mulai dari perawatan hewan, pengelolaan limbah organik, hingga pengemasan dan pemasaran produk. Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek, M. Nur Arifin, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. “Balai ternak ini adalah ikhtiar membangun ekonomi umat, khususnya para mustahik. Ini bukan hanya tentang beternak kambing, tetapi tentang menumbuhkan kemandirian dan semangat gotong royong di masyarakat,” ujarnya. Bupati juga berharap agar para penerima manfaat dapat menjaga amanah ini dan menjadikannya sebagai titik awal menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Kegiatan peluncuran turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Drs. Nur Chamdani, jajaran BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek beserta jajaran, serta perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ponorogo, dan Pacitan. Turut hadir pula Forkopimda Trenggalek, Forkopimcam Dongko, dan tokoh masyarakat setempat yang menyambut dengan penuh antusias. Ketua BAZNAS Trenggalek dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi mustahik berbasis potensi daerah yang berkelanjutan. “Kami ingin menjadikan Pringapus Barokah Farm sebagai contoh bagaimana zakat dapat mengubah kehidupan masyarakat, dari penerima bantuan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri,” ujarnya. Dengan hadirnya Balai Ternak Pringapus Barokah Farm, BAZNAS Trenggalek menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan zakat. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem ekonomi umat yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Trenggalek Maju, Berdaya, dan Bermartabat.
BERITA30/04/2025 | Humas
Satu Harapan untuk Bu Painah dan Keluarga: Rumah yang Layak dan Aman
Satu Harapan untuk Bu Painah dan Keluarga: Rumah yang Layak dan Aman
Memiliki rumah yang layak huni adalah keinginan setiap manusia, sebagai tempat berlindung, membangun keluarga, dan menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih baik. Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan tersebut, termasuk Bu Painah dan keluarganya.Selama bertahun-tahun, Bu Painah hidup dalam keterbatasan. Kondisi rumah yang tidak layak, rapuh, dan jauh dari kata aman, menjadi tantangan berat yang harus dihadapi sehari-hari. Di tengah keterbatasan ekonomi, upaya untuk memperbaiki tempat tinggal hanya menjadi impian yang belum sempat diwujudkan.Melalui program ini, BAZNAS Trenggalek membantu mewujudkan satu harapan besar bagi Bu Painah dan keluarganya: membangun sebuah rumah yang layak dan aman. Rumah yang tidak hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya harapan, ketenangan, dan kehidupan yang lebih bermartabat.Kami percaya, dengan kepedulian dan partisipasi aktif dari masyarakat, perubahan itu bisa dimulai. Setiap doa dan dukungan yang diberikan akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan mimpi Bu Painah: memiliki rumah yang nyaman dan aman untuk keluarganya tercinta.Mari bersatu dalam kebaikan.Mari hadirkan senyum dan harapan baru bagi Bu Painah dan keluarganya.
BERITA28/04/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Ikuti "Festival Gempi Bumi dan Tsunami" yang Diadakan Pemerintah Kabupaten Trenggalek Dalam Rangka Menghadapi Potensi Gempa Bumi
BAZNAS Trenggalek Ikuti "Festival Gempi Bumi dan Tsunami" yang Diadakan Pemerintah Kabupaten Trenggalek Dalam Rangka Menghadapi Potensi Gempa Bumi
Trenggalek – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek turut berpartisipasi dalam kegiatan "Festival Gempi Bumi dan Tsunami" yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi gempa bumi Megathrust di wilayah Jawa bagian timur.Kegiatan ini dilaksanakan di desa Masaran kecamatan Munjungan pada Sabtu (26/04). Dalam kegiatan ini pemerintah Kabupaten Trenggalek mengajak peserta untuk Apel Kesiapsiagaan, Bersih Pantai, Penanaman Pohon, Pembunyian Sirine, Proses Simulasi Susur Jalur Evakuasi dan diakhiri dengan doa bersama .Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga-lembaga sosial, dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta komunitas yang lebih tangguh dalam menghadapi potensi bencana alam di masa mendatang.
BERITA26/04/2025 | Humas
Dari Bisnis untuk Umat: BPRS Karya Mugi Sentosa Tunaikan Zakat Perusahaan di BAZNAS Trenggalek
Dari Bisnis untuk Umat: BPRS Karya Mugi Sentosa Tunaikan Zakat Perusahaan di BAZNAS Trenggalek
Kebermanfaatan dan keberkahan menjadi nilai penting dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif. Karena bisnis yang baik melibatkan efek yang dirasakan oleh banyak orang, bukan hanya angka dan keuntungan.Hari ini (Kamis, 24/04) BPRS Karya Mugi Sentosa menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi pada perubahan sosial selain sebagai lembaga keuangan syariah. Dengan penuh tanggung jawab, BPRS KMS menunaikan zakat perusahaan melalui BAZNAS Trenggalek.Zakat yang diberikan bukan sekadar kewajiban, zakat tersebut adalah bukti nyata bahwa doa dan keberkahan masyarakat sekitar juga berkontribusi pada keberhasilan usaha.Saatnya perusahaan Anda ikut ambil bagian.???? Apakah perusahaan Anda sudah menunaikan zakatnya????? Salurkan zakat perusahaan Anda melalui BAZNAS Trenggalek.???? Hubungi kami untuk konsultasi dan penyaluran yang mudah dan amanah???? 0822 2821 9090Mari kita buktikan bahwa dunia usaha bisa menjadi jalan kebaikan yang berdampak luas.
BERITA24/04/2025 | Humas
Tebar Inspirasi, Tuai Apresiasi : BAZNAS Trenggalek Berikan Piagam Penghargaan untuk Santri Da’i Ramadan pada Halal Bihalal Keluarga Besar BAZNAS Trenggalek
Tebar Inspirasi, Tuai Apresiasi : BAZNAS Trenggalek Berikan Piagam Penghargaan untuk Santri Da’i Ramadan pada Halal Bihalal Keluarga Besar BAZNAS Trenggalek
i, Rabu (23/04).Dalam kegiatan ini selain tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi bersama keluarga besar BAZNAS Trenggalek juga mempererat tali silaturahmi dengan keluarga Pondok Pesantren Hidayatut Thullab, sekaligus evaluasi kegiatan Tebar Da’i di Daerah Terpencil pada ramadan lalu.Kegiatan tersebut merupakan program kerjasama antara BAZNAS Trenggalek dengan Pondok Pesantren Hidayatut Thullab, dimana kami mengirimkan santri-santri dari Pondok Pesantren Hidayatut Thullab untuk kemudian disebarkan di beberapa daerah yang masih membutuhkan binaan dalam hal belajar perihal agama, khususnya daerah terpencil.Pada Ramadan ini PP. Hidayatut Thullab mengirimkan sebanyak 21 santri di 11 titik di 2 kecamatan di Trenggalek.Dalam evaluasi program ini, perwakilan santri menyebutkan bahwa karena masih awamnya masyarakat dengan safari ramadan, jadi masyarakat kurang antusias dengan kehadiran mereka, akan tetapi karena putra dan putrinya tertarik untuk mengikuti kegiatan safari ini, sehingga orang tuanya menjadi ikut dalam kegiatan tersebut. "Setelah berjalan alhamdulillah respon masyarakat semakin baik, mungkin karena merasakan dampak baiknya, karena sebelum ada safari ramadan di tempat-tempat tersebut masih belum ada kegiatan ngaji seperti di TPA." terang perwakilan santri.Dilanjutkan sambutan dari salah satu pengasuh Pondok Pesantren Hidayatut Thullab, Romo KH. Mahmud mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Trenggalek, "terima kasih kami sampaikan untuk BAZNAS Trenggalek, karena telah memfasilitasi santri-santri kami."Sambutan ditutup dengan sedikit paparan dari Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail menjelaskan bawah tebar santri ini merupakan program lama dari Pondok Pesantren Hidayatut Thullab, "Kalau tidak salah pondok ini sudah mengadakan program tebar dai mulai dari tahun 2004, berarti kira-kira sudah 20 tahun-an," ungkap beliau. Kegiatan ini sekaligus penyerahan piagam penghargaan kepada para santri yang ikut dalam Tebar Santri Da'i Ramadan sebagai bentuk apresiasi BAZNAS Trenggalek atas partisipasi teman-teman santri.Kegiatan ini ditutup dengan doa yang dilafalkan oleh Kyai Bahauddin, beliau juga salah satu pengasuh Pondok Pesantren Hidayatut Thullab.Semoga dengan adanya kegiatan ini, silaturahmi BAZNAS Trenggalek, BTB Trenggalek dan Pondok Pesantren Hidayatut Thullab bisa semakin erat.
BERITA23/04/2025 | Humas
Dari Rumah Kayu Menuju Harapan Baru:  Bantuan Perbaikan Rumah untuk Bapak Ateng
Dari Rumah Kayu Menuju Harapan Baru: Bantuan Perbaikan Rumah untuk Bapak Ateng
Di sudut sebuah dusun sederhana di Kabupaten Trenggalek, berdiri sebuah rumah kayu tua yang selama bertahun-tahun menjadi tempat bernaung bagi Bapak Ateng dan keluarganya. Rumah itu, yang dindingnya mulai rapuh dimakan usia dan atapnya bocor ketika hujan tiba, bukan hanya menjadi saksi perjuangan hidup mereka, tetapi juga menjadi simbol keteguhan hati dalam menghadapi keterbatasan. Namun, hari demi hari, kondisi rumah yang semakin rusak tentu menimbulkan kekhawatiran—terutama ketika musim hujan datang lebih awal dan lebih deras dari biasanya. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Trenggalek bergerak cepat melalui program bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat kurang mampu. Program ini merupakan bentuk nyata dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan serta memberikan hunian yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan. Bapak Ateng termasuk salah satu dari warga yang berhak menerima bantuan ini setelah melalui proses survei, verifikasi, dan penilaian lapangan yang ketat. Pada hari pelaksanaan, tim BAZNAS Trenggalek bersama relawan dan perangkat desa setempat datang langsung ke kediaman Bapak Ateng. Dengan penuh rasa syukur, Bapak Ateng menyambut rombongan tersebut di halaman rumahnya yang sederhana. Ia tak kuasa menyembunyikan haru ketika mendengar bahwa rumahnya akan mendapatkan perbaikan signifikan agar lebih layak huni, lebih kuat, dan lebih aman bagi seluruh anggota keluarga. Proses perbaikan rumah ini meliputi pembenahan struktur kayu yang telah lapuk, penggantian atap yang bocor, perbaikan lantai, serta penambahan ventilasi agar rumah lebih sehat dan nyaman. Selain itu, BAZNAS juga memberikan dukungan berupa material bangunan berkualitas serta tenaga ahli dari warga sekitar yang turut membantu secara gotong-royong. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam terlaksananya program ini. Ketua BAZNAS Trenggalek, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa bantuan perbaikan rumah bukan sekadar memberikan tempat tinggal yang lebih baik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi warga untuk memulai kehidupan yang lebih layak. “Setiap rumah yang kita perbaiki bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi tentang menghadirkan rasa aman, kesehatan, dan kesempatan untuk hidup lebih baik. Kami ingin memastikan bahwa warga seperti Bapak Ateng dapat menjalani hari-harinya tanpa rasa khawatir akan keselamatan keluarganya,” jelasnya. Warga sekitar pun turut merasakan kebahagiaan yang sama. Mereka bergotong-royong membantu proses pembangunan, menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dan solidaritas masih sangat kuat di masyarakat pedesaan. Bagi mereka, membantu tetangga bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga wujud rasa syukur dan kepedulian. Sementara itu, Bapak Ateng mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS dan seluruh pihak yang telah mendukung. Dengan suara bergetar, ia mengatakan bahwa bantuan ini merupakan berkah besar bagi keluarganya. “Saya tidak pernah menyangka rumah kami bisa diperbaiki seperti ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan BAZNAS dan para donatur,” ujarnya. Kini, rumah kayu yang dulu rapuh itu mulai berubah menjadi hunian yang lebih kokoh dan nyaman. Walau prosesnya belum sepenuhnya selesai, harapan baru jelas terlihat di wajah Bapak Ateng dan keluarganya. Bantuan ini bukan hanya mengubah bentuk rumah, tetapi juga menghadirkan semangat baru, keyakinan baru, dan masa depan yang lebih cerah. Melalui program seperti ini, BAZNAS Trenggalek kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang berkomitmen untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan. Dari rumah kayu menuju harapan baru—kisah Bapak Ateng adalah bukti bahwa kepedulian kita bersama dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Semoga langkah ini menjadi inspirasi untuk terus berbagi dan membantu sesama.
BERITA19/04/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Distribusikan 672 Paket Bantuan Biaya Hidup Bulanan pada Bulan Maret 2025
BAZNAS Trenggalek Distribusikan 672 Paket Bantuan Biaya Hidup Bulanan pada Bulan Maret 2025
BAZNAS LAPOR??Alhamdulillah pada bulan Maret 2025 BAZNAS Trenggalek telah mendistribusikan sebanyak 672 paket bantuan biaya hidup bulanan kepada 672 mustahik di seluruh kabupaten Trenggalek.Dalam pendistribusian ini kami dibantu oleh BAZNAS Tanggap Bencana kabupaten Trenggalek yang ada disetiap kecamatan di kabulaten TrenggalekAlhamdulillah terima kasih kami sampaikan kepada Muzaki yang telah mempercayakan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah nya kepada BAZNAS Trenggalek.Mari tunaikan zakat, infaq/sedekah dan wakaf anda melalui BAZNAS Trenggalek viaa transfer ke rekening an. BAZNAS Trenggalek:Rekening Zakat :BSI 7999957581Bank Jatim 0222111111BRI 017701016625532Rekening Infaq :BSI 7555557587Bank Jatim 0222411114BRI 017701016626538
BERITA08/04/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Trenggalek.

Lihat Daftar Rekening →