Nisfu Sya’ban dan Keutamaannya dalam Kehidupan Seorang Muslim
02/02/2026 | Penulis: Humas
Nisfu Sya’ban dan Keutamaannya dalam Kehidupan Seorang Muslim
Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender Hijriah yang memiliki keistimewaan tersendiri. Di antara hari-hari istimewa dalam bulan ini adalah malam Nisfu Sya’ban, yaitu malam pertengahan bulan Sya’ban yang jatuh pada tanggal 15 Sya’ban. Malam ini telah lama dikenal oleh umat Islam sebagai waktu penuh rahmat, ampunan, dan kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Secara bahasa, Nisfu berarti setengah, sehingga Nisfu Sya’ban bermakna pertengahan bulan Sya’ban. Dalam berbagai riwayat, disebutkan bahwa pada malam Nisfu Sya’ban Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, kecuali mereka yang masih bergelimang dosa besar seperti syirik, permusuhan, dan kebencian yang belum diselesaikan.
Salah satu keutamaan Nisfu Sya’ban disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Al-Baihaqi, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Allah melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu Dia mengampuni semua hamba-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang saling bermusuhan.” Hadits ini menjadi pengingat penting bahwa ampunan Allah sangat luas, namun hati yang dipenuhi kebencian dan kesyirikan dapat menjadi penghalang turunnya rahmat tersebut.
Selain sebagai malam ampunan, Nisfu Sya’ban juga diyakini sebagai waktu diangkatnya catatan amal tahunan manusia. Oleh karena itu, Rasulullah SAW memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Dalam sebuah hadits riwayat Aisyah RA, beliau berkata bahwa Nabi SAW sering berpuasa di bulan Sya’ban lebih banyak dibanding bulan lainnya, kecuali Ramadan. Hal ini menunjukkan pentingnya bulan Sya’ban sebagai momentum persiapan spiritual.
Keutamaan Nisfu Sya’ban tidak hanya terletak pada malamnya, tetapi juga pada ajakan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, berdoa, beristighfar, serta memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. Selain itu, membersihkan hati dari iri, dengki, dan permusuhan menjadi amalan penting agar rahmat Allah dapat turun secara sempurna.
Nisfu Sya’ban juga menjadi pengingat bahwa Ramadan sudah semakin dekat. Dengan memanfaatkan malam dan hari-hari di bulan Sya’ban, seorang Muslim dapat mempersiapkan diri secara ruhani agar memasuki Ramadan dengan hati yang bersih dan iman yang kuat.
Dengan memahami dan mengamalkan keutamaan Nisfu Sya’ban, diharapkan umat Islam tidak hanya menjadikannya sebagai tradisi tahunan, tetapi sebagai momentum muhasabah diri, memperbanyak amal saleh, serta mempererat hubungan dengan Allah SWT dan sesama. Semoga Allah SWT memberikan kita kesempatan untuk meraih keberkahan dan ampunan di malam Nisfu Sya’ban. Aamiin.
Artikel Lainnya
Fidyah Ramadan: Kewajiban yang Menjadi Berkah bagi Sesama
Mengenal Bulan Syakban: Bulan Persiapan Ruhani Sebelum Ramadan Tiba
siapa saja yang wajib membayar fidyah
Amalan-Amalan Utama untuk Malam Nisfu Sya’ban
Ayo Tunaikan Fidyah, Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadan
Bagaimana Zakat Mengentaskan Kemiskinan, Ini Faktanya

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
