WhatsApp Icon
Sinergi BAZNAS dan MUI, Dorong UMKM Naik Kelas melalui Pelatihan Marketing

 Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek bersinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Trenggalek menggelar kegiatan Marketing Training bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu memperluas jangkauan pemasaran produknya di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.

Kolaborasi antara BAZNAS dan MUI ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Tidak hanya melalui bantuan modal dan dukungan usaha, penguatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi aspek penting agar pelaku UMKM mampu mengelola dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam memasarkan produk, membangun identitas usaha, menjangkau konsumen yang lebih luas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Dengan demikian, UMKM tidak hanya mampu bertahan di tengah perubahan tren pasar, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Marketing training menjadi bekal penting bagi pelaku usaha, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Saat ini, pemasaran tidak lagi terbatas pada penjualan secara langsung atau mengandalkan pelanggan di lingkungan sekitar. Pemanfaatan media sosial, platform digital, strategi promosi yang menarik, hingga kemampuan membangun komunikasi dengan konsumen menjadi bagian penting dalam mengembangkan usaha.

Melalui pemahaman strategi pemasaran yang tepat, pelaku UMKM dapat mengenali keunggulan produknya, menentukan sasaran konsumen, menyusun promosi yang efektif, serta membangun kepercayaan pelanggan. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu membantu pelaku usaha meningkatkan nilai jual produk sekaligus memperluas peluang pasar.

Bagi pelaku UMKM, kemampuan menghasilkan produk berkualitas perlu diimbangi dengan keterampilan memperkenalkan produk kepada masyarakat. Produk yang memiliki kualitas baik akan semakin berpeluang berkembang apabila didukung kemasan yang menarik, penentuan harga yang sesuai, pelayanan yang ramah, dan strategi pemasaran yang terarah. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mendorong peserta untuk lebih percaya diri dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.

Sinergi BAZNAS dan MUI juga mencerminkan pentingnya mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dengan nilai-nilai keislaman. Dalam menjalankan usaha, pelaku UMKM tidak hanya didorong untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga diharapkan senantiasa mengedepankan kejujuran, amanah, tanggung jawab, serta menjaga kualitas produk yang dipasarkan. Prinsip-prinsip tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun usaha yang sehat, dipercaya konsumen, dan membawa keberkahan.

BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang berorientasi pada pemberdayaan. Dukungan terhadap pelaku UMKM merupakan salah satu upaya untuk memperkuat potensi ekonomi masyarakat agar penerima manfaat memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri.

Sementara itu, sinergi dengan MUI menjadi bentuk kolaborasi dalam memperkuat pembinaan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan sosial. Kerja sama tersebut diharapkan mampu menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga menumbuhkan semangat berusaha yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Lebih dari sekadar kegiatan pelatihan, Marketing Training ini diharapkan menjadi titik awal bagi pelaku UMKM untuk melakukan pembenahan dan inovasi dalam menjalankan usahanya. Pengetahuan yang diperoleh perlu diterapkan dalam aktivitas pemasaran sehari-hari, mulai dari memperbaiki cara menawarkan produk, memanfaatkan media digital, menjaga hubungan dengan pelanggan, hingga mengevaluasi strategi penjualan yang telah dilakukan.

Keberhasilan pemberdayaan UMKM tentu membutuhkan proses, konsistensi, serta pendampingan yang berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara lembaga zakat, organisasi keagamaan, dan pelaku usaha menjadi modal penting untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan ekonomi yang lebih kuat dan berdampak luas.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Trenggalek bersama MUI Kabupaten Trenggalek berharap para pelaku UMKM semakin berdaya, mampu mengoptimalkan potensi usahanya, dan memiliki semangat untuk terus berkembang. Pada akhirnya, penguatan UMKM diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan para pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang kerja, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan mendorong terwujudnya kesejahteraan yang lebih merata.

Sinergi ini menjadi pengingat bahwa pemberdayaan ekonomi bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan juga membangun kemampuan, membuka peluang, dan menumbuhkan kemandirian. Dengan bekal keterampilan pemasaran yang semakin baik serta komitmen menjalankan usaha secara jujur dan profesional, UMKM di Kabupaten Trenggalek diharapkan mampu naik kelas dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

21/10/2026 | Kontributor: Humas
Perkuat Perlindungan Amil dan Relawan, BAZNAS se-Jawa Timur Teken Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam Pra-Rakorda 2026

SURABAYA – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Jawa Timur dalam memperkuat perlindungan dan kesejahteraan para pejuang zakat terus diwujudkan melalui langkah nyata. Salah satunya ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan Pra-Rapat Koordinasi Daerah (Pra-Rakorda) BAZNAS Jawa Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Surabaya, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus meningkatkan perhatian terhadap aspek perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para amil, relawan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan berbagai program pelayanan umat.

BAZNAS Trenggalek turut ambil bagian dalam langkah strategis tersebut. Melalui penandatanganan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Trenggalek menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, khususnya dalam memberikan perhatian terhadap keamanan dan perlindungan bagi para insan yang berada di balik pelaksanaan program-program zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Bagi BAZNAS, para amil dan relawan bukan sekadar pelaksana program. Mereka merupakan garda terdepan yang memastikan amanah para muzaki dapat tersalurkan kepada mustahik yang membutuhkan. Mulai dari pendistribusian bantuan sosial, pelayanan masyarakat, penanganan kondisi darurat, hingga pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan, seluruhnya membutuhkan keterlibatan sumber daya manusia yang berdedikasi tinggi.

Di balik setiap bantuan yang sampai kepada masyarakat, terdapat kerja keras, waktu, tenaga, dan kepedulian para amil serta relawan. Karena itu, perlindungan terhadap mereka menjadi bagian penting dalam membangun lembaga zakat yang profesional, amanah, dan berkelanjutan.

Kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperluas perhatian terhadap perlindungan risiko kerja bagi sumber daya manusia yang memenuhi persyaratan kepesertaan. Dengan adanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai program dan ketentuan yang berlaku, para pekerja di lingkungan BAZNAS diharapkan dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang, sekaligus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Penandatanganan PKS ini juga mencerminkan kesadaran bahwa penguatan lembaga zakat tidak hanya berkaitan dengan peningkatan penghimpunan dana, efektivitas pendistribusian, dan keberhasilan program pemberdayaan. Lebih dari itu, penguatan kelembagaan juga harus mencakup perhatian terhadap kesejahteraan, keselamatan, serta keberlangsungan kerja orang-orang yang menjalankan amanah tersebut.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat membangun sinergi yang saling mendukung dalam memperluas pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Sinergi tersebut juga menjadi peluang untuk mendorong pengelolaan sumber daya manusia yang lebih tertata, sehingga pelayanan kepada umat dapat berjalan secara lebih optimal.

Sementara itu, kegiatan Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur Tahun 2026 menjadi ruang konsolidasi bagi BAZNAS provinsi serta BAZNAS kabupaten/kota untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan merumuskan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat ke depan.

Di tengah kebutuhan masyarakat yang semakin beragam, lembaga zakat dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan profesionalisme. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga melalui tata kelola yang transparan, pelayanan yang responsif, serta pengelolaan dana ZIS yang tepat sasaran. Oleh sebab itu, penguatan perlindungan bagi amil dan relawan menjadi salah satu unsur pendukung dalam mewujudkan lembaga zakat yang semakin tangguh dan terpercaya.

Partisipasi BAZNAS Trenggalek dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Trenggalek. Dengan memperkuat kerja sama lintas lembaga, BAZNAS Trenggalek berupaya memastikan bahwa pelaksanaan program-program sosial dan kemanusiaan dapat didukung oleh sistem kerja yang semakin baik serta perhatian yang memadai terhadap sumber daya manusia pelaksananya.

Ke depan, sinergi antara BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pelaksanaan program yang nyata, terukur, dan berkelanjutan sesuai ruang lingkup perjanjian yang disepakati.

Langkah ini menjadi pengingat bahwa menjaga amanah zakat juga berarti menjaga orang-orang yang mengemban amanah tersebut. Sebab, ketika para amil dan relawan mendapatkan perhatian serta perlindungan yang memadai, mereka dapat terus bergerak dengan semangat, memberikan pelayanan terbaik, dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Melalui Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur 2026, BAZNAS se-Jawa Timur meneguhkan semangat kolaborasi untuk membangun lembaga zakat yang semakin profesional, kuat, dan berdampak. Bersama BPJS Ketenagakerjaan, langkah ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan ekosistem pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan mustahik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap perlindungan para insan yang berjuang di jalan pelayanan umat.

21/10/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Paijem, Korban Kebakaran yang Bertahan di Tenda Darurat

Di tengah keterbatasan setelah musibah kebakaran melanda tempat tinggalnya, harapan untuk kembali memiliki rumah yang layak perlahan hadir bagi Paijem, warga Dusun Ponggok RT 21 RW 03, Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Melalui program kepedulian sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek menyalurkan bantuan biaya bedah rumah bagi korban terdampak kebakaran tersebut.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail. Penyaluran ini menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi masa sulit sekaligus upaya membantu memulihkan kondisi kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.

Kondisi yang dialami Paijem menyentuh rasa kemanusiaan. Setelah insiden kebakaran terjadi, ia terpaksa tinggal di sebuah tenda darurat yang dibuatkan secara gotong royong oleh warga sekitar. Tenda sederhana tersebut dibangun menggunakan atap dan alas dari terpal, menjadi tempat berteduh sementara di tengah kondisi yang serba terbatas.

Di balik terpal yang melindunginya dari panas dan hujan, tersimpan harapan besar untuk kembali menjalani kehidupan secara normal. Rumah yang semestinya menjadi tempat berlindung dan beristirahat kini tidak lagi dapat memberikan kenyamanan seperti sebelumnya. Situasi tersebut menggambarkan betapa beratnya dampak musibah kebakaran bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

Kehadiran BAZNAS Trenggalek melalui bantuan biaya bedah rumah diharapkan dapat menjadi titik awal bagi Paijem untuk bangkit dan menata kembali kehidupannya. Bantuan ini bukan sekadar dukungan dalam bentuk materi, melainkan juga wujud nyata bahwa kepedulian dan solidaritas masih hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Menghadirkan Harapan di Tengah Musibah

Penyaluran bantuan bedah rumah merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Trenggalek dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang mengalami musibah dan memerlukan dukungan untuk memulihkan kondisi tempat tinggalnya.

Bagi Paijem, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban yang harus ditanggung setelah kebakaran. Proses pemulihan rumah menjadi langkah penting agar ia dapat kembali memiliki tempat tinggal yang lebih aman, layak, dan nyaman.

Kondisi darurat yang mengharuskannya tinggal di tenda terpal menunjukkan bahwa kebutuhan akan hunian yang layak bukan sekadar persoalan bangunan, tetapi juga menyangkut rasa aman, kenyamanan, serta kesempatan untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Trenggalek berupaya menghadirkan dukungan nyata agar warga terdampak tidak harus menghadapi masa pemulihan seorang diri. Kepedulian yang diberikan diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat dan keyakinan bahwa selalu ada jalan untuk bangkit setelah musibah.

Zakat Hadir untuk Menguatkan Sesama

BAZNAS Trenggalek terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, dana yang dihimpun dari para muzaki dan orang-orang baik disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang terdampak bencana maupun musibah lainnya.

Bantuan untuk Paijem menjadi salah satu wujud bagaimana kepedulian dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata. Di saat seseorang kehilangan tempat tinggal dan menghadapi ketidakpastian, uluran tangan yang diberikan dapat menjadi kekuatan untuk kembali melangkah.

BAZNAS Trenggalek berharap bantuan biaya bedah rumah ini dapat mendukung proses pemulihan tempat tinggal Paijem sehingga ia tidak lagi harus bertahan di tenda darurat yang serba terbatas. Lebih dari itu, bantuan ini diharapkan menjadi penguat semangat untuk memulai kembali kehidupan dengan harapan yang lebih baik.

Sebab, kepedulian sejati tidak berhenti pada rasa iba, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata untuk membantu sesama bangkit dari keterpurukan.

Dari rumah yang terdampak kebakaran, tumbuh harapan untuk membangun kembali kehidupan. Dari zakat yang ditunaikan, hadir kepedulian yang menguatkan. Dan dari uluran tangan orang-orang baik, semoga Paijem dapat kembali merasakan hangatnya rumah yang layak sebagai tempat berlindung.

BAZNAS Trenggalek — Menebar Kepedulian, Menguatkan Harapan, dan Menghadirkan Manfaat bagi Sesama.

19/10/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek Launching 12 Meja Usaha Kembang Sekar, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas di Gunung Cilik Kamulan

Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui program pemberdayaan ekonomi produktif. Kali ini, BAZNAS Trenggalek meluncurkan 12 meja usaha untuk mendukung pengembangan industri Kembang Sekar yang berlokasi di Gunung Cilik, Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek.

Peluncuran 12 meja usaha tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki, meningkatkan produktivitas, serta memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi dorongan baru bagi industri Kembang Sekar untuk tumbuh lebih baik dan berkelanjutan.

Program pemberdayaan ini tidak sekadar menghadirkan bantuan berupa sarana usaha, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun fondasi ekonomi masyarakat yang lebih kuat. Dengan tersedianya fasilitas penunjang yang memadai, para pelaku usaha diharapkan dapat menjalankan aktivitas produksi maupun kegiatan usaha secara lebih optimal.

Bagi pelaku UMKM, ketersediaan sarana usaha merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang kelancaran kegiatan sehari-hari. Dukungan berupa meja usaha diharapkan mampu membantu meningkatkan kenyamanan dan efektivitas kerja, sekaligus memberikan ruang bagi pengembangan usaha agar semakin produktif.

Melalui peluncuran ini, BAZNAS Trenggalek berupaya mendorong agar potensi usaha yang tumbuh di tengah masyarakat tidak berhenti pada skala kecil, tetapi memiliki kesempatan untuk berkembang, menciptakan nilai tambah, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Menguatkan Ekonomi dari Potensi Lokal

Industri Kembang Sekar di kawasan Gunung Cilik, Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, menjadi salah satu potensi usaha masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan. Penguatan usaha berbasis potensi lokal menjadi langkah penting dalam membangun perekonomian yang bertumpu pada kemampuan dan kreativitas masyarakat sendiri.

Dengan adanya 12 meja usaha tersebut, diharapkan kegiatan usaha Kembang Sekar semakin berkembang, memiliki sarana pendukung yang lebih memadai, serta mampu meningkatkan kualitas pengelolaan usaha. Dukungan ini juga diharapkan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis.

Pemberdayaan ekonomi produktif menjadi salah satu pendekatan penting dalam membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Bantuan yang diarahkan untuk mendukung kegiatan usaha memiliki nilai strategis karena diharapkan dapat menghasilkan manfaat yang terus berulang, bukan hanya dirasakan dalam waktu singkat.

Ketika usaha masyarakat berkembang, manfaatnya berpotensi menjangkau lebih banyak pihak, mulai dari pelaku usaha itu sendiri, keluarga yang menggantungkan penghidupan pada usaha tersebut, hingga lingkungan sekitar yang ikut merasakan perputaran ekonomi.

Oleh karena itu, peluncuran 12 meja usaha ini diharapkan menjadi titik awal bagi penguatan industri Kembang Sekar agar semakin mandiri, produktif, dan mampu bertahan dalam menghadapi berbagai tantangan usaha.

Zakat Produktif untuk Kemandirian Mustahik

Melalui berbagai program pemberdayaan, BAZNAS Trenggalek terus mendorong optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuknya adalah dukungan terhadap kegiatan ekonomi produktif yang berorientasi pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam membangun sumber penghidupan.

Zakat tidak hanya berperan dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan. Melalui pemanfaatan yang tepat sasaran, dana zakat dapat mendukung pengembangan keterampilan, penguatan sarana usaha, serta peningkatan kapasitas ekonomi penerima manfaat.

Semangat tersebut sejalan dengan upaya mendorong mustahik agar semakin berdaya dan memiliki kesempatan untuk memperbaiki taraf hidupnya. Dengan dukungan yang sesuai kebutuhan, pelaku usaha diharapkan mampu mengelola peluang yang ada, meningkatkan pendapatan, dan secara bertahap membangun kemandirian ekonomi.

BAZNAS Trenggalek berharap peluncuran 12 meja usaha bagi industri Kembang Sekar di Gunung Cilik, Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, dapat menjadi pemantik semangat bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang. Bantuan ini diharapkan tidak hanya dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas usaha, memperkuat kerja sama, dan menjaga keberlangsungan kegiatan ekonomi.

Pada akhirnya, keberhasilan pemberdayaan tidak hanya diukur dari sarana yang diberikan, tetapi juga dari manfaat yang tumbuh setelahnya. Semakin produktif sebuah usaha, semakin besar pula peluang untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Melalui langkah ini, BAZNAS Trenggalek menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta menumbuhkan harapan baru bagi pelaku usaha kecil.

Dari zakat, tumbuh keberdayaan. Dari usaha yang dikuatkan, lahir harapan bagi masa depan yang lebih sejahtera. Semoga 12 meja usaha ini menjadi awal dari perjalanan panjang industri Kembang Sekar untuk semakin maju, mandiri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

19/10/2026 | Kontributor: Humas
Pimpinan BAZNAS Trenggalek Hadiri Rakornas BAZNAS RI 2026, Perkuat Sinergi Zakat untuk Kesejahteraan Umat

JAKARTA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada 13–25 Oktober 2026. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Trenggalek dalam agenda nasional ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, menyelaraskan arah kebijakan, serta meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar semakin optimal dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tiga pimpinan BAZNAS Kabupaten Trenggalek yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakil Ketua I, Ir. H. Rahmat Purwanto; Wakil Ketua II, Kyai Bahauddin; dan Wakil Ketua III, Drs. H. Mahsunudin. Ketiganya mengikuti rangkaian koordinasi yang mempertemukan unsur pimpinan BAZNAS dari berbagai daerah bersama pemerintah dan sejumlah pemangku kepentingan nasional.

Rakornas BAZNAS RI 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi pengelolaan zakat nasional, mulai dari strategi pengumpulan dana, peningkatan kualitas pelayanan kepada muzaki, penguatan pendistribusian dan pendayagunaan zakat, hingga pengembangan program pemberdayaan mustahik. Forum ini juga menjadi ruang bagi BAZNAS di tingkat daerah untuk menyelaraskan program kerja dengan prioritas nasional sekaligus mengoptimalkan potensi zakat sesuai karakteristik dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Salah satu agenda strategis yang menjadi perhatian dalam Rakornas kali ini adalah penetapan target pengumpulan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) nasional tahun 2027 sebesar Rp70 triliun. Target tersebut mencerminkan besarnya potensi zakat di Indonesia yang dapat dioptimalkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, memperluas jangkauan bantuan sosial, serta memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi umat.

Bagi BAZNAS Kabupaten Trenggalek, pembahasan target nasional tersebut menjadi pengingat pentingnya membangun kepercayaan masyarakat, memperluas edukasi zakat, meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi, lembaga, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat. Dengan pengelolaan yang profesional dan terencana, zakat diharapkan tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penguatan Kepercayaan Publik dan Tata Kelola Zakat

Selain menetapkan target penghimpunan, Rakornas BAZNAS RI 2026 juga membahas pentingnya penguatan kelembagaan dan tata kelola zakat yang profesional, transparan, serta akuntabel. Dalam forum tersebut, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengapresiasi kiprah BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dukungan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menekankan pentingnya penguatan posisi BAZNAS melalui regulasi perzakatan. Penguatan kelembagaan tersebut diharapkan mampu memberikan landasan yang semakin kokoh bagi BAZNAS dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat nasional.

Menteri Agama RI juga menegaskan kredibilitas BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang menjalankan tata kelola dengan pengawasan ketat. Hal ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam menghimpun dan mengelola dana umat. Kepercayaan tersebut harus terus dijaga melalui pelayanan yang baik, pelaporan yang transparan, serta penyaluran dana yang tepat sasaran.

Rakornas turut menyoroti pentingnya respons cepat BAZNAS dalam penanganan musibah dan bencana. Kolaborasi dengan pemerintah daerah juga menjadi perhatian utama karena dinilai dapat memperkuat efektivitas program sosial serta mempercepat upaya pengentasan kemiskinan.

Di sisi lain, integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu pembahasan strategis untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima manfaat. Melalui pemanfaatan data yang terintegrasi, penyaluran zakat diharapkan semakin terukur, sesuai kebutuhan masyarakat, serta mampu menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Kolaborasi Dunia Usaha dan Penguatan Program Prioritas

Rakornas BAZNAS RI 2026 juga mendorong perluasan kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk dunia usaha. Kerja sama BAZNAS RI dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan potensi ZIS di lingkungan dunia usaha sekaligus mendukung pelatihan bagi pekerja migran.

Selain itu, BAZNAS memperkuat strategi penghimpunan zakat melalui perluasan segmen muzaki, peningkatan kualitas layanan, serta pengelolaan hubungan dengan para muzaki secara berkelanjutan. Pendekatan ini penting untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa zakat yang ditunaikan melalui lembaga resmi dapat dikelola secara terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Kepercayaan publik juga menjadi perhatian dalam pengembangan potensi zakat. Dukungan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha diperlukan agar dana ZIS-DSKL dapat dihimpun secara optimal dan disalurkan melalui program-program yang memberikan dampak nyata.

Dalam rangka memperkuat pelayanan kepada mustahik, BAZNAS juga mendorong penerapan tata kelola berbasis sistem. Digitalisasi dan penguatan sistem kerja diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, memperbaiki koordinasi antarlembaga, serta mendukung proses pengelolaan zakat yang semakin tertib dan terukur.

Salah satu hasil penting Rakornas adalah ajakan kepada seluruh BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota untuk menyukseskan 13 Program Prioritas BAZNAS periode 2026–2031. Program-program tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, perumahan layak, pemberdayaan ekonomi, pangan, lingkungan, hingga tanggap bencana dan kemanusiaan. Pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan potensi, karakteristik, serta kebutuhan masyarakat di setiap daerah.

BAZNAS Trenggalek Siap Perkuat Dampak Zakat di Daerah

Keikutsertaan pimpinan BAZNAS Kabupaten Trenggalek dalam Rakornas ini diharapkan semakin memperkuat langkah pengelolaan zakat di daerah. Berbagai arah kebijakan, strategi, dan materi koordinasi yang dibahas menjadi referensi penting untuk mengembangkan program yang lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan mustahik.

BAZNAS Kabupaten Trenggalek terus berupaya mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari bantuan biaya hidup, dukungan pendidikan, bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, penanganan dampak kebakaran, hingga distribusi air bersih dan pemberdayaan masyarakat, seluruh ikhtiar tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat secara nyata.

Semangat konsolidasi nasional ini sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya diukur dari besarnya dana yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari seberapa luas manfaat yang dirasakan masyarakat. Zakat diharapkan mampu menjadi jembatan kepedulian antara muzaki dan mustahik, membantu keluarga yang menghadapi kesulitan, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk bangkit dan hidup lebih mandiri.

Melalui partisipasi dalam Rakornas BAZNAS RI 2026, pimpinan BAZNAS Kabupaten Trenggalek meneguhkan komitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga amanah para muzaki, dan memastikan penyaluran zakat semakin tepat sasaran.

Dengan semangat “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, BAZNAS diharapkan terus tumbuh menjadi lembaga yang amanah dan profesional, sekaligus menjadi penggerak kebaikan yang mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat. Sebab, setiap zakat yang ditunaikan bukan sekadar angka dalam laporan penghimpunan, melainkan amanah yang harus diwujudkan menjadi manfaat, kemandirian, dan kesejahteraan umat.

15/10/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bangkalan Study Tiru Program Pemberdayaan Kambing Berbasis Masjid Ke BAZNAS Trenggalek
BAZNAS Kabupaten Bangkalan Study Tiru Program Pemberdayaan Kambing Berbasis Masjid Ke BAZNAS Trenggalek
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bangkalan berkunjung ke BAZNAS Kabupaten Trenggalek untuk melakukan study tiru program pemberdayaan ternak kambing berbasis jamaah masjid, Senin, (14/11/2022). Kunjungan dipimpin langsung oleh ketua BAZNAS Bangkalan bersama 14 orang dari unsur pimpinan dan pelaksana serta dari bagian kesra. Drs. KH. M. Jazuli Nur, Lc dalam sambutanya menyampaikan, “alhamdulillah kami dapat silaturahmi ke BAZNAS Trenggalek untuk menimba ilmu pengelolaan zakat secara umum di BAZNAS Trenggalek, secara khusus kami mohon dipaparkan terkait program pemberdayaan ekonomi mustahik berupa program ternak kambing”. Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail dalam paparannya, “terimakasih atas silaturahmi dari BAZNAS Kabupaten Bangkalan, kalau kami dibilang baik tentu masih banyak kekurangan didalamnya, program pemberdayaan kambing sendiri baru sekitar satu tahun ini kami gulirkan”. “Alhamdulillah dari 30 kambing yang kami bantukan kepada musthik semua sudah beranak dan memberikan tambahan pendapatan atau aset para mustahik, dari awal masing-masing mustahik menerima tiga ekor, saat ini rata-rata mereka memiliki 5 sampai 9 ekor, dan indukan pertama yang sudah beranak saat ini sudah bergulir ke yang lain” tambahnya. “ikatan jamaah aktif masjid merupakan hal utama yang kami syaratkan, artinya setelah mereka kita identifikasi sebagai mutahik, hal kedua kita lihat pada sisi ibadah aktif di Masjid, sehingga selain kita memberdayaan secara ekonomi juga sekaligus kita melkukan pemberdayaan mustahik dari sisi ibadah mahdoh” Pungkasnya. Pemberdayaan ekonomi mustahik dalam bentuk bantuan ternak kambing berbasis jamaah masjid ini sendiri merupakan program kerjasama antara BAZNAS Kabupaten Trenggalek bersama dengan BAZNAS Jawa Timur sejak Agustus tahun 2021 yang lalu, setelah satu tahun berjalan tenyata berjalan dengan baik, bahkan menjadi rujukan BAZNAS Jawa Timur untuk program serupa di Kabupaten/Kota yang lain. (Deni/Humas)
BERITA14/11/2022 | Humas
BAZNAS Trenggalek Bantu Bedah Rumah Terdampak Banjir Tasikmadu Watulimo
BAZNAS Trenggalek Bantu Bedah Rumah Terdampak Banjir Tasikmadu Watulimo
Tujuh rumah rusak akibat banjir di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Trenggalek yang terjadi pada (10/10/2022), tiga diantaranya mendapatkan bantuan bedah rumah dari BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Senin 31/10/2022, Ketua BAZNAS Trenggalek bersama Camat Watulimo serta Kepala Desa Tasikmadu menyerahkan langsung bantuan itu kepada 3 keluarga korban banjir di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Trenggalek. “Bantuan bedah rumah ini kami sampaikan kepada tiga orang yaitu pak Mahmudi, Mathani, Agung/Reni, semoga memberikan keberkahan kepada para penerima, rumah yang rusak semoga segera terbangun kembali”ujar H. Mahsun Ismail (Ketua BAZNAS Trenggalek). Ia menambahkan, bahwa bantuan bedah rumah yang diserahkan adalah berupa uang. Di mana uang tersebut nantinya akan dipergunakan untuk membeli bahan bangunan. “Alhamdulillah, hari ini kita serahkan bantuan bedah rumah kepada 3 keluarga korban yang terdampak banjir di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Trenggalek. Sebenarnya bantuan ini sudah lama kita rencanakan, ternyata Allah baru izinkan kita bertemu pada hari ini,” ungkapnya. Camat Watulimo serta Kepala Desa Tasikmadu mengucapkan terimakasih atas bantuan dari BAZNAS Trenggalek untuk warga Desa Tasikmadu yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.
BERITA31/10/2022 | Humas
BAZNAS Trenggalek Dirikan Dapur Umum Untuk Bantu Warga Terdampak Banjir Di Trenggalek
BAZNAS Trenggalek Dirikan Dapur Umum Untuk Bantu Warga Terdampak Banjir Di Trenggalek
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Trenggalek sinergi dengan BAZNAS Pusat serta BAZNAS Jawa Timur mendirikan dapur umum di lokasi terdampak banjir di Desa Kedunglurah, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (19/10/2022). Dapur umum itu menyajikan 1.255 paket makanan siap saji, yang terbagi dalam makan pagi,siang dan makan malam untuk warga terdampak bencana banjir. Sebelumnya, Baznas telah melakukan respons cepat dalam membantu warga terdampak banjir bandang di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek. Langkah cepat yang dilakukan Baznas adalah dengan membantu proses evakuasi korban, pendataan kebutuhan pokok, dan memberi pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir, sejak Selasa (18/10/2022). Arah distribusi bantuan makanan dari dapur umum BAZNAS ini untuk lokasi di Desa Kedunglurah, Kecamatan Pogalan dan Desa Pandean, Kecamatan Durenan. Selain mendirikan dapur umum BAZNAS Tanggap bencana (BTB) juga melakukan giat bersih-bersih Pondok Pesantren, Sekolah, Masjid dan Mushala yang terdampak banjir. Sebagian besar kotoran berupa endapan tanah liat. "Dapur umum ini merupakan rangkaian dari berbagai aksi yang dilakukan Baznas Trenggalek di lokasi terdampak bencana. Tentu pemenuhan makanan bergizi jadi fokus Baznas dalam melayani para warga, agar terus sehat dan fit. Seperti kita ketahui, bencana banjir bisa memicu datangnya penyakit susulan, maka langkah antisipasi harus dilakukan sesegera mungkin," keterangan Ir. H Rahmat Purwanto, Wakil Ketua I BAZNAS Trenggalek. “selain itu kita juga mengganddeng BAZNAS Kota Yogyakarta dalam melakukan aksi bersih-bersih Pondok Pesantren, Masjid/Mushala, Sekolah serta rumah-rumah warga”pungkasnya. Tak sampai 24 jam pascabencana, Baznas langsung membantu proses evakuasi dan tim yang bergerak ke lokasi telah membawa logistik keperluan mendesak, seperti air mineral, pakaian layak, dan makanan siap saji. (Deni/Humas)
BERITA20/10/2022 | Humas
BAZNAS Trenggalek Dapat Amanah BAZNAS Jatim, Salurkan Bedah Rumah Kepada 14 Mustahik
BAZNAS Trenggalek Dapat Amanah BAZNAS Jatim, Salurkan Bedah Rumah Kepada 14 Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek pada bulan Oktober ini mendapatkan amanah menyalurkan bantuan bedah rumah dari BAZNAS Jawa Timur sebanyak 14 titik penerima yang tersebar di berbagai kecamatan. Pada penyerahan bantuan bedah rumah di Desa Tanggaran, Kecamatan Pule Sabtu (08/10), Ketua BAZNAS Trenggalek H. Mahsun Ismail berharap bedah rumah ini bermanfaat kepada penerima serta pengerjaan yang maksimal dan segera bisa ditempati oleh penerima. “Dengan jumlah bantuan sebesar 15 juta, dimana bantuan ini terdiri dari 12,5 juta dari BAZNAS Jatim dan 2,5 juta dari BAZNAS Trenggalek. Saya perkirakan untuk membangun rumah sederhana yang layak huni dana tersebut akan cukup, apalagi untuk pengerjaan dilakukan dengan swadaya masyarakat akan sangat membantu,” ungkap H. Mahsun Ismail. “Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada BAZNAS Jawa Timur yang memberikan amanah kepada kami untuk menyalurkan kembali bantuan bedah rumah kepada 14 penerima, dimana pada bulan juli yang lalu kami diberikan amanah penyaluran 15 penerima bedah rumah, semoga BAZNAS Jatim terus bergandengan dengan BAZNAS Trenggalek dalam berbagai program bantuan kepada mustahik” Pungkasnya. Secara rinci bantuan bedah rumah tahap kedua dari BAZNAS Jatim ini penerimanya adalah; Danang Wahyudi (Wonoanti, Gandusari), Mukirah (Wonoanti, Gandusari), Rakiyah (Ngrayung, Gandusari), Budi Subage (Tanggaran, Pule), Surat (Karanganyar, Pule), Sumiran (Tanggaran, Pule), Kusnan (Kerjo, Karangan), Yaumi (Jati, Karangan), Sih Utami (Jati, Karangan), Ginah (Ngrandu, Pule), Sutilah (Kendalrejo, Durenan), Yatimun (Sumurup, Bendungan), Nor Paini (Pandean, Dongko), Sudarmaji (Manggis, Panggul). Deni/Humas
BERITA10/10/2022 | Humas
BTB Trenggalek Gandeng Damkar Lakukan Edukasi Bencana Di Sekolah
BTB Trenggalek Gandeng Damkar Lakukan Edukasi Bencana Di Sekolah
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Trenggalek bersama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Trenggalek melakukan edukasi bencana daerah rawan bencana yang berfokus kepada siswa-siswi sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa-Rabu, 27-28 September 2022. Kegiatan ini merupakan sinergi dengan BTB Pusat. Kegiatan edukasi bencana diisi dengan materi penolong pertama gawat darurat (ppgd) oleh relawan BTB dan juga penanganan pemadaman kebakaran oleh team Damkar Trenggalek. "Alhamdulillah, kegiatan edukasi bencana yang dilaksanakan oleh relawan BTB di SMPN 2 Bendungan dan SMPN 2 Gandusari ini berjalan dengan baik, selain menerima materi siswa-siswi juga melakukan simulasi ppgd juga pemadam kebakaran" Tutur Mahsun Ismail, Ketua BAZNAS Trenggalek. "Kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan tidak hanya dua sekolah, mengingat pentingnya edukasi bencana kepada siswa-siswi serta masyarakat, tahun depan insyaallah akan kita laksanakan lebih banyak sekolah dalam tajuk "BTB Goes To School" menggandeng instansi terkait, baik BPBD, Basarnas, PMI dan lainnya" pungkasnya. Komandan BTB Trenggalek, Khoirul Fahrul dalam keterangan nya menyampaikan "siap menjalankan amanah pimpinan BAZNAS dalam melaksanakan kegiatan edukasi bencana". Ucapan terimakasih disampaikan oleh kepala sekolah SMPN 2 Gandusari, Trisia Arini "Terimakasih BAZNAS Trenggalek atas kegiatan yang dilaksanakan, sangat bermanfaat bagi siswa-siswi sekolah kami, semoga BAZNAS Trenggalek semakin memberikan manfaat". (Deni/Humas)
BERITA28/09/2022 | Humas
Jum'at Berkah, BAZNAS Trenggalek Bantu Perbaikan Rumah Bu Koisah
Jum'at Berkah, BAZNAS Trenggalek Bantu Perbaikan Rumah Bu Koisah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Trenggalek melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan bedah rumah tidak layak huni, masuk dalam program Trenggalek peduli. Pada Jumat (23/9) yang berkah ini, BAZNAS Trenggalek membantu pembagunan rumah Bu Koisah, Dsn. Nglembu 19/09 Desa Bendo Kecamatan Pogalan. Beliau hidup di rumah sendiri yang sangat sederhana, bahkan bisa dikatakan sudah lapuk dan menghawatirkan jika terjadi hujan deras yang disertai angin. Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail "di Jumat yang berkah ini kita menyalurkan bantuan bedah rumah kepada Mbah Koisah, untuk pengerjaan nanti di akan dikerjakan oleh kepala desa bersama dengan masyarakat sekitar dan juga oleh teman-teman Alumni SMPN Pogalan angkatan 88". "Untuk lokasi pembangunan nantinya akan dipindah kelokasi tanah dekat saudanya, karena tanah yang saat ini beliau tempati milik orang lain, sinergi dengan berbagai pihak mudah-mudahan memperlancar kegiatan ini, sehingga bisa segera selesai dikerjakan" Pungkasnya. Kepala Desa setempat menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan BAZNAS Trenggalek kepada warganya, insyaallah bantuan ini sangat bermanfaat, selain setiap bulan beliau mendapatkan bantuan pangan dari program PKH, rutin juga bantuan sembako dari BAZNAS Trenggalek. (Deni/Humas)
BERITA23/09/2022 | Humas
Mas Wabup Syah Serahkan Bantuan Keagamaan Kepada Lembaga Keagamaan, Masjid  dan Pondok Pesantren
Mas Wabup Syah Serahkan Bantuan Keagamaan Kepada Lembaga Keagamaan, Masjid dan Pondok Pesantren
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara, serahkan sejumlah bantuan keagamaan kepada Lembaga Keagamaan, Masjid dan Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek. Bantuan yang bersumber dari infaq dari para ASN di lingkup Pemkab Trenggalek dan dititipkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Trenggalek itu diserahkan oleh Mas Wabup dengan harapan dapat memfasilitasi kegiatan keagamaan di Kabupaten Trenggalek. "Semoga bantuan yang diserahkan ini bisa membawa manfaat bagi Kabupaten Trenggalek," ungkap mas Wabup usai menyerahkan bantuan ini secara simbolis, Selasa (6/9). Mantan aktivis kepemudaan itu sadar apa yang dilakukan oleh lembaga keagamaan, pondok pesantren dan Masjid dalam memupuk keimanan dan ketaqwaan warga masyarakat Trenggalek sudah sangat luar biasa. Sehingga bantuan yang diberikan tidak sebanding bila disandingkan dengan upaya yang dilakukan dalam membantu pemerintah selama ini. Wakil dari Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin itu itu tidak lupa menitipkan doa terbaik untuk Kabupaten Trenggalek, karena diyakini olehnya para pengasuh pondok pesantren, takmir masjid maupun lembaga lembaga keagamaan orang-orang terpilih yang tentunya memiliki kedekatan lebih dengan sang pecinta. "Saya yakin bapak ibu semua adalah orang yang terpilih dan doanya lebih dekat dengan Allah SWT. Saya nitip doa untuk Trenggalek dan juga kepada para ASN, supaya dapat mengemban amanah dengan baik," tutup Syah Muhamad Natanegara. Wakil Ketua I BAZNAS Trenggalek, Rahmat Purwanto dalam kesempatan itu menyampaikan apa yang dilakukan oleh lembaganya dalam rangka menjalankan amanah. "Menjadi tugas kami yang utama untuk memberikan pelayanan yang terbaik dalam menjalankan amanah," ujarnya. Semoga penyampaian bantuan ini, sambung Wakil Ketua I BAZNAS Trenggalek itu, "membawa keberkahan bersama. Terimakasih atas kepercayaan kepada BAZNAS selama ini," tutup Rahmad.
BERITA09/09/2022 | Humas
BAZNAS Trenggalek Salurkan Bedah Rumah Kepada Warga Wonoanti Gandusari
BAZNAS Trenggalek Salurkan Bedah Rumah Kepada Warga Wonoanti Gandusari
BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga RT 02 RW 01 Ds . Wonoanti, Gandusari, Trenggalek yang kondisi rumahnya tidak layak huni (RTLH). Bantuan ini diserahkan langsung kepada penerima Danang oleh ketua BAZNAS Trenggalek didampingi oleh kepala desa serta masyarakat setempat. “Bantuan bedah RTLH ini diharapkan menjadi salah satu upaya mengurangi atau menghapus jumlah RTLH di Kabupaten Trenggalek,” ujar Mahsun Ismail, saat menyerahkan bantuan, Kamis (1/9/2022). BAZNAS Trenggalek berkomitmen untuk membantu masyarakat tidak mampu. Salah satunya mewujudkan rumah yang layak huni dan sehat. Satu per satu rumah yang tidak layak dibantu untuk dilakukan perbaikan. “Bedah rumah ini untuk memenuhi kaidah kesehatan dan tentunya memberikan kenyamanan bagi penghuninya,” katanya. Kepala Desa Wonoanti, Gandusari Mujianto mengucapkan terima kasih atas bantuan renovasi RTLH di wilayahnya. Bantuan tersebut dirasa sangat berarti karena kondisi rumah yang disasar memang tidak layak. “Kondisi rumah yang dibantu memang tidak layak huni karena kondisi ekonomi pemiliknya, ditambah lagi dalam rumah tersebut ada anak balita yang harus aman dan nyaman tinggal di dalam rumah, kondisi rumah saat ini yang sudah lapuk tentu tidak aman untuk si balita” katanya.“saya sebagai kepala desa di sini juga akan mengajak segenap masyarakat sekitar untuk saling bahu-membahu gotong royong membangun rumah mas Danang” Pungkasnya. (Deni/Humas)
BERITA03/09/2022 | Humas
Rutin Dilaksanakan, BAZNAS Trenggalek Programkan 17 Agustus 17 Bedah Rumah
Rutin Dilaksanakan, BAZNAS Trenggalek Programkan 17 Agustus 17 Bedah Rumah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek rutin melaksanakan program bedah rumah pada tanggal 17 Agustus. Sebanyak 17 rumah mendapat bantuan bedah rumah dari BAZNAS Trenggalek. Bedah rumah tersebut merupakan salah satu agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemkab Trenggalek bersama BAZNAS untuk menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Bertepatan dengan hari kemerdekaan kali ini terdapat dua rumah yang dibedah yaitu di Desa Sumberdadi Kecamatan Trenggalek dan di Desa Duren Kecamatan Tugu. Sedangkan sisanya yaitu 15 rumah telah selesai dibedah pada bulan Juli lalu. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan kegiatan 17 Agustus Bedah Rumah sendiri didasarkan pada filosofi bahwa di dalam Indonesia yang merdeka setiap orang seharusnya cukup dalam hal sandang pangan dan papan. "Meskipun tidak semuanya sudah sempurna tetapi setidaknya kita dari hari ke hari terus memperjuangkan Indonesia yang menjamin sandang pangan dan papan masyarakatnya," ungkap Mas Ipin saat meninjau bedah rumah di Dusun Mojo Desa Sumberdadi, Rabu (17/8/2022). "Termasuk hari ini kebutuhan akan rumah, terus tadi juga kita cek kamar mandinya dan sebagainya biar nanti juga kualitas keluarganya lebih sehat dengan sanitasi yang baik," lanjutnya. Ir. H. Rahmat Purwanto, Wakil Ketua BAZNAS Bidang Penghimpunan menambahkan “program ini rutin kita laksanakan setiap tahun, ini merupakan kali ketiga. Alhamdulillah di hari kemerdekaan ini kita dari BAZNAS Trenggalek dapat membantu perbaikan tempat tinggal kepada warga yang tidak mampu, mudah-mudahan memberikan keberkahan kepada masing-masing penerima”.
BERITA18/08/2022 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Trenggalek.

Lihat Daftar Rekening →