WhatsApp Icon
Jumat Berkah, BAZNAS Trenggalek Salurkan Bantuan Toren Air untuk SDN 2 Wonoanti

Semangat berbagi dan kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek. Bertepatan dengan momentum Jumat Berkah, BAZNAS Trenggalek menyalurkan bantuan berupa torn/tandon air kepada SDN 2 Wonoanti, pada Jumat (18/09).

Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian BAZNAS Trenggalek terhadap kebutuhan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah. Kehadiran fasilitas penampungan air diharapkan dapat mendukung aktivitas warga sekolah sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, bersih, dan sehat bagi para siswa maupun tenaga pendidik.

Air menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari di sekolah. Selain untuk kebutuhan kebersihan, ketersediaan air juga berkaitan erat dengan upaya menjaga lingkungan sekolah agar tetap higienis. Mulai dari mencuci tangan, membersihkan ruang kelas, menjaga kebersihan toilet, hingga berbagai kegiatan lainnya membutuhkan ketersediaan air yang memadai.

Karena itu, bantuan toren air yang disalurkan BAZNAS Trenggalek memiliki manfaat yang cukup besar bagi keberlangsungan aktivitas di SDN 2 Wonoanti. Fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu sekolah dalam mengelola persediaan air sehingga kebutuhan warga sekolah dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Penyaluran bantuan pada Jumat (18/09) juga memiliki makna tersendiri. Momentum Jumat Berkah menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat berbagi dan menebarkan manfaat kepada sesama. Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Trenggalek kembali menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk mendukung kebutuhan fasilitas pendidikan.

Sekolah bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu. Di dalamnya, anak-anak tumbuh, belajar, bermain, dan membangun berbagai cita-cita. Karena itu, menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan sehat merupakan bagian penting dalam mendukung proses pendidikan.

Dukungan terhadap fasilitas sederhana seperti toren air mungkin terlihat kecil, tetapi manfaatnya dapat dirasakan setiap hari. Ketika kebutuhan air dapat dikelola dengan lebih baik, aktivitas belajar mengajar pun dapat berlangsung dengan lebih nyaman.

Bantuan ini sekaligus menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Trenggalek. Melalui pengelolaan yang amanah, dana yang dititipkan masyarakat dapat diwujudkan menjadi berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

BAZNAS Trenggalek terus berupaya menghadirkan program yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk bidang pendidikan dan fasilitas publik. Kolaborasi dan dukungan dari para muzaki, munfiq, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program tersebut.

Melalui momentum Jumat Berkah ini, BAZNAS Trenggalek berharap bantuan toren air untuk SDN 2 Wonoanti dapat memberikan manfaat jangka panjang. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat.

Bantuan tersebut juga menjadi pesan bahwa kepedulian terhadap pendidikan dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Ketika kebutuhan dasar di lingkungan sekolah terpenuhi, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan para guru dapat menjalankan aktivitas pendidikan dengan lebih baik.

Semangat berbagi yang diwujudkan pada Jumat Berkah ini diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, kebaikan yang dilakukan bersama akan memiliki dampak yang lebih luas. Satu bantuan mungkin memberikan manfaat bagi satu tempat, tetapi semangat kepedulian dapat menginspirasi banyak pihak untuk melakukan hal serupa.

BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa setiap amanah yang dititipkan masyarakat memiliki nilai dan tanggung jawab yang besar. Karena itu, penyaluran bantuan diupayakan agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi penerima.

Bantuan toren air untuk SDN 2 Wonoanti menjadi salah satu gambaran bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat hadir dalam bentuk yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Dari sebuah fasilitas penampungan air, lahir manfaat yang dapat dirasakan oleh siswa dan seluruh warga sekolah.

Pada akhirnya, Jumat Berkah bukan hanya tentang berbagi, tetapi tentang menghadirkan manfaat di tempat yang membutuhkan. Melalui bantuan ini, BAZNAS Trenggalek berharap semangat kepedulian terus mengalir, sebagaimana air yang nantinya tersimpan di dalam toren dan digunakan untuk menunjang aktivitas warga SDN 2 Wonoanti.

Dari zakat, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, hadir kebermanfaatan. Dan dari kebermanfaatan, tumbuh harapan untuk masa depan pendidikan yang lebih baik.

18/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek kolaborasi bersama kitabisa.com, Salurkan 100 Jirigen dan 2 Tandon untuk Warga Ngulungwetan, program bantuan sedekah air bersih

TRENGGALEK — Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan akses air bersih kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek. Pada Kamis (17/09), BAZNAS Trenggalek menyalurkan bantuan berupa 100 jirigen dan 2 tandon air kepada warga Desa Ngulungwetan, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.

Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Trenggalek terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam memenuhi ketersediaan air bersih. Tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan, proses distribusi juga dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, yang turut mengantarkan bantuan hingga ke lokasi.

Kehadiran langsung pimpinan BAZNAS Trenggalek di tengah masyarakat menjadi pesan kuat bahwa persoalan air bersih bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut kebutuhan dasar dan keberlangsungan kehidupan warga sehari-hari.

Sebanyak 100 jirigen yang disalurkan diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengambil, membawa, serta menyimpan air untuk kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, dua unit tandon air disiapkan sebagai sarana penampungan sehingga distribusi air kepada masyarakat dapat dilakukan dengan lebih mudah dan tertata.

Bagi sebagian masyarakat, ketersediaan air bersih mungkin merupakan sesuatu yang sederhana dan mudah diperoleh. Namun bagi warga yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan sumber air, setiap tetes air memiliki arti yang sangat besar. Air dibutuhkan untuk berbagai aktivitas, mulai dari memasak, minum, membersihkan diri, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya.

Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Trenggalek berupaya hadir menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Bantuan yang diberikan bukan hanya berupa barang, tetapi juga membawa harapan agar masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih ringan di tengah kondisi keterbatasan air.

Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail, dalam kesempatan tersebut turut melihat secara langsung kondisi masyarakat dan kebutuhan yang ada di lapangan. Penyaluran secara langsung menjadi bagian penting dari upaya memastikan bantuan yang berasal dari amanah para muzaki dapat benar-benar sampai dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Trenggalek selama ini terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Salah satu bentuknya adalah menghadirkan program bantuan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga.

Bantuan untuk warga Ngulungwetan ini sekaligus menunjukkan bahwa semangat berbagi dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk. Ketika masyarakat menghadapi persoalan air bersih, kepedulian dapat hadir dalam bentuk sarana penampungan maupun wadah untuk membawa air. Hal sederhana tersebut dapat menjadi sangat berarti ketika diberikan pada saat yang tepat dan kepada mereka yang membutuhkan.

Di sisi lain, penyaluran bantuan ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Pemerintah, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat secara umum memiliki peran penting dalam membangun budaya saling membantu dan gotong royong.

BAZNAS Trenggalek berharap bantuan berupa 100 jirigen dan 2 tandon tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Ngulungwetan. Lebih dari itu, bantuan ini diharapkan mampu menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meringankan beban masyarakat serta menjaga semangat kepedulian di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran BAZNAS di tengah warga juga menjadi wujud dari semangat bahwa zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga tentang menghadirkan kebermanfaatan. Dana yang dihimpun dari masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah dapat kembali kepada masyarakat dalam berbagai bentuk program yang menyentuh kebutuhan nyata.

Penyaluran bantuan air bersih di Ngulungwetan menjadi salah satu gambaran bagaimana nilai kepedulian dapat diterjemahkan menjadi aksi. 100 jirigen dan 2 tandon mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi warga yang membutuhkan akses air, bantuan tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar.

Dengan mengantarkan bantuan secara langsung, H. Mahsun Ismail bersama jajaran BAZNAS Trenggalek menunjukkan bahwa kepedulian tidak cukup hanya disampaikan, tetapi perlu diwujudkan dengan hadir, melihat, mendengar, dan membantu masyarakat secara nyata.

Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi energi bersama untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat Trenggalek. Sebab, ketika zakat dikelola dengan amanah dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, maka setiap rupiah yang ditunaikan dapat berubah menjadi harapan, dan setiap bantuan yang diberikan dapat menjadi jalan untuk meringankan beban sesama.

BAZNAS Trenggalek hadir, berbagi, dan bergerak bersama masyarakat. Dari kepedulian, tumbuh kebermanfaatan. Dari zakat, hadir harapan.

17/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek Bantu Perbaikan Rumah Keluarga Imam Rofi’i yang Nyaris Ambruk

Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek. Kali ini, BAZNAS Trenggalek memberikan bantuan untuk perbaikan rumah keluarga Imam Rofi’i, warga Desa Craken, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, yang selama ini tinggal di rumah sederhana dengan kondisi memprihatinkan dan rawan ambruk.

Bantuan tersebut diantarkan langsung oleh Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail, pada Kamis (17/09). Kehadiran langsung pimpinan BAZNAS di lokasi menjadi bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga penerima.

Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh keluarga Imam Rofi’i berada dalam kondisi yang membutuhkan perhatian. Dengan kondisi bangunan yang sangat sederhana dan sejumlah bagian yang telah mengalami kerusakan, keselamatan keluarga menjadi salah satu persoalan yang perlu segera mendapatkan penanganan.

Di tengah keterbatasan ekonomi, memperbaiki rumah tentu bukan perkara mudah. Kebutuhan sehari-hari harus tetap dipenuhi, sementara biaya perbaikan rumah membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kondisi tersebut membuat keluarga Imam Rofi’i harus bertahan di rumah yang belum sepenuhnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya.

Melalui bantuan perbaikan rumah ini, BAZNAS Trenggalek berupaya menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi keluarga tersebut. Bantuan diharapkan dapat digunakan untuk memperbaiki bagian-bagian rumah yang rusak sehingga bangunan menjadi lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.

Bagi sebuah keluarga, rumah bukan sekadar bangunan berdinding dan beratap. Rumah merupakan tempat berkumpul, beristirahat, membangun harapan, serta menjalani kehidupan bersama. Karena itu, membantu memperbaiki rumah warga yang berada dalam kondisi rawan merupakan bagian dari upaya menjaga martabat dan keselamatan keluarga.

Kehadiran BAZNAS Trenggalek di rumah keluarga Imam Rofi’i juga menjadi gambaran nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail, secara langsung mengantarkan bantuan tersebut kepada keluarga penerima. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen BAZNAS untuk tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga hadir lebih dekat dengan masyarakat dan melihat secara langsung kondisi yang dihadapi para penerima manfaat.

Bantuan tersebut diharapkan menjadi awal dari proses perbaikan rumah keluarga Imam Rofi’i agar ke depan dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman. Tidak lagi dihantui kekhawatiran terhadap kondisi bangunan, keluarga diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan nyaman.

Penyaluran bantuan ini juga menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan seseorang. Apa yang mungkin terlihat sebagai bantuan sederhana, bagi keluarga penerima dapat menjadi sebuah harapan baru.

BAZNAS Trenggalek terus berkomitmen mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Bantuan perbaikan rumah menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Kisah keluarga Imam Rofi’i menjadi bukti bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Di tengah keterbatasan, kepedulian dari para muzaki melalui BAZNAS dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan perubahan nyata.

Lebih dari sekadar memperbaiki bangunan, bantuan ini membawa pesan tentang gotong royong, kepedulian, dan harapan. Sebuah rumah yang lebih layak berarti sebuah keluarga mendapatkan ruang untuk hidup dengan lebih aman. Sebuah bantuan yang disalurkan dengan amanah berarti ada harapan yang kembali tumbuh.

Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Trenggalek berharap keluarga Imam Rofi’i dapat segera memiliki rumah yang lebih kokoh dan layak huni. Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari kebaikan yang terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama peduli terhadap sesama.

Karena zakat bukan hanya tentang memberi. Zakat adalah tentang menghadirkan manfaat, menguatkan yang lemah, dan menumbuhkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Dari kepedulian masyarakat, BAZNAS Trenggalek hadir untuk menjadi jembatan kebaikan—mengubah amanah menjadi bantuan, bantuan menjadi harapan, dan harapan menjadi kehidupan yang lebih baik.

17/09/2026 | Kontributor: Humas
Jaka Swara Drum Salurkan Bantuan 15 Jirigen melalui BAZNAS Trenggalek untuk Mustahik

Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus tumbuh melalui kolaborasi antara lembaga dan berbagai pihak yang memiliki komitmen untuk berbagi. Kali ini, Jaka Swara Drum menyalurkan bantuan berupa 15 jirigen melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek pada Rabu (16/09).

Bantuan tersebut nantinya dimanfaatkan dan disalurkan kepada mustahik, khususnya masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penyaluran melalui BAZNAS Trenggalek menjadi langkah strategis agar bantuan dapat diterima oleh mereka yang tepat sasaran dan benar-benar membutuhkan.

Bantuan 15 jirigen yang diserahkan Jaka Swara Drum tidak berhenti pada proses serah terima. BAZNAS Trenggalek selanjutnya menyalurkan bantuan tersebut kepada warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek.

Penyaluran ini menjadi salah satu bentuk nyata semangat gotong royong dalam membantu masyarakat. Bantuan yang diberikan mungkin terlihat sederhana, namun keberadaannya dapat memberikan manfaat besar bagi warga yang membutuhkan, terutama ketika sarana untuk membawa dan menyimpan air menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui bantuan tersebut, Jaka Swara Drum menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Tidak harus dalam jumlah besar, sebuah bantuan yang diberikan dengan niat tulus dan disalurkan melalui jalur yang tepat dapat menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.

Sementara itu, BAZNAS Trenggalek berperan sebagai jembatan kebaikan antara pihak yang ingin berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Amanah bantuan yang diterima kemudian disalurkan kepada mustahik berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, menjadi penerima manfaat dari bantuan 15 jirigen tersebut. Diharapkan bantuan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan memberikan kemudahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab bersama. Ketika dunia usaha, komunitas, lembaga sosial, dan masyarakat dapat bergerak bersama, manfaat yang dihasilkan akan semakin luas.

BAZNAS Trenggalek sendiri terus mendorong agar pengelolaan zakat, infak, sedekah, maupun bantuan sosial dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Setiap amanah yang dititipkan diupayakan untuk disalurkan kepada penerima yang membutuhkan dengan prinsip tepat sasaran dan memberikan kemanfaatan.

Bantuan dari Jaka Swara Drum juga menjadi bagian dari semangat tersebut. Lima belas jirigen yang disalurkan bukan sekadar benda, tetapi merupakan bentuk kepedulian yang kemudian diteruskan hingga sampai kepada masyarakat.

Bagi penerima manfaat, kehadiran bantuan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Masih ada banyak pihak yang peduli dan bersedia berbagi ketika masyarakat menghadapi keterbatasan.

Semangat berbagi inilah yang perlu terus dirawat. Sebab, persoalan sosial di masyarakat tidak selalu dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi, kepedulian, dan kesediaan untuk bergandengan tangan.

Melalui penyaluran bantuan 15 jirigen ini, Jaka Swara Drum bersama BAZNAS Trenggalek telah menunjukkan bahwa kolaborasi sederhana dapat menghasilkan manfaat yang nyata. Dari satu pihak yang berbagi, melalui lembaga yang mengelola amanah, kemudian sampai kepada warga yang membutuhkan.

Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan terus berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak. Semakin banyak kepedulian yang dihimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Bantuan tersebut juga menjadi pesan bahwa kebaikan tidak pernah mengenal ukuran. Lima belas jirigen mungkin hanya sebuah angka, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, bantuan itu bisa berarti kemudahan, perhatian, dan harapan.

BAZNAS Trenggalek menyampaikan apresiasi atas kepedulian Jaka Swara Drum yang telah mempercayakan bantuan tersebut untuk disalurkan kepada masyarakat. Semoga kebaikan yang diberikan menjadi amal yang terus mengalir dan memberikan manfaat bagi para penerima.

Dari kepedulian lahir kolaborasi. Dari kolaborasi hadir kebermanfaatan. Dan dari kebermanfaatan, tumbuh harapan untuk masyarakat Trenggalek yang lebih kuat dan saling peduli.

17/09/2026 | Kontributor: Humas
Dari Trenggalek untuk NTT, BAZNAS trenggalek dan dinas sosial kabupaten trenggalek Salurkan Donasi Rp. 48,8 Juta serta bantuan logistik bagi Korban Gempa Bumi, melalui baznas provinsi jawa timur

TRENGGALEK – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana kembali diwujudkan oleh BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek, BAZNAS menghimpun donasi kemanusiaan yang selanjutnya disalurkan untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hasil penggalangan donasi tersebut mencapai Rp48.804.200. Dana yang terkumpul merupakan bentuk kepedulian masyarakat dan berbagai pihak yang ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan untuk saudara-saudara di NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.

Donasi tersebut kemudian diserahkan oleh BAZNAS Kabupaten Trenggalek melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Penyaluran melalui BAZNAS Jawa Timur menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antarlembaga dalam mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Bagi BAZNAS Kabupaten Trenggalek, bantuan ini bukan sekadar angka. Di balik Rp48.804.200 yang terkumpul, terdapat kepedulian, doa, dan kepercayaan dari masyarakat yang ingin berbagi dengan sesama. Setiap donasi menjadi wujud solidaritas bahwa musibah yang terjadi di daerah lain juga menjadi panggilan kemanusiaan bagi masyarakat di Trenggalek.

Dalam aksi tersebut, BAZNAS Kabupaten Trenggalek tidak berjalan sendiri. Kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek menjadi bagian penting dalam proses penggalangan donasi. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap korban bencana dapat tumbuh semakin kuat ketika berbagai pihak bergerak bersama.

Tidak hanya bantuan berupa donasi, BAZNAS Kabupaten Trenggalek juga bersinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek dalam menyiapkan dan mendistribusikan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kepedulian dan kerja sama lintas lembaga. Pemerintah memiliki peran dalam memberikan dukungan, lembaga zakat hadir melalui penghimpunan dan penyaluran dana umat, sementara masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan solidaritas kemanusiaan.

Melalui kolaborasi tersebut, bantuan dari Trenggalek diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat NTT, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pascabencana. Lebih dari sekadar bantuan material, aksi ini membawa pesan bahwa masyarakat terdampak tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit.

BAZNAS Kabupaten Trenggalek juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan donasi. Kepercayaan yang diberikan oleh para donatur menjadi amanah yang harus dijaga dan disalurkan melalui mekanisme yang tepat agar dapat memberikan manfaat bagi penerima bantuan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa jarak geografis bukanlah penghalang untuk menumbuhkan kepedulian. Dari Trenggalek, tangan-tangan kebaikan bergerak untuk menjangkau saudara-saudara di NTT.

Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada satu aksi kemanusiaan. Ke depan, sinergi antara BAZNAS Kabupaten Trenggalek, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Dinas Sosial, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, para donatur, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kebencanaan.

Rp48.804.200 telah dihimpun. Namun yang lebih besar dari nilainya adalah pesan kepedulian yang dibawa: bahwa ketika saudara kita tertimpa musibah, selalu ada tangan yang terulur untuk membantu.

BAZNAS Kabupaten Trenggalek mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang baik yang telah menitipkan donasi dan kepeduliannya. Semoga setiap rupiah yang diberikan menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan bagi para donatur, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang bangkit dari bencana.

Dari Trenggalek untuk NTT. Bersama kita bergerak, bersama kita peduli, bersama kita kuatkan kemanusiaan.

16/09/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Dorong Kebangkitan Zakat di Desa, BAZNAS Trenggalek Bentuk UPZ Desa
Dorong Kebangkitan Zakat di Desa, BAZNAS Trenggalek Bentuk UPZ Desa
Kantor Kecamatan Pule menggandeng BAZNAS Kabupaten Trenggalek adakan kegiatan sosialisasi Pembentukan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Desa kepada perangkat desa dan tokoh agama di Kecamatan Pule. (17/01) Ketua IV BAZNAS Trenggalek (H. Rohmat, M.M.) dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan UPZ (Unit Pengumpulan Zakat) baik dalam instansi maupun desa bertujuan untuk pengelolaan zakat yang lebih tertata. “Sebenarnya dengan dibentuknya UPZ ini maka akan lebih memudahkan instansi maupun pengelola zakat desa lebih mudah dalam mengelola zakat yang ada, termasuk pengelola zakat yang ada di masjid dan mushola” “Nah ini nanti juga bisa diterapkan untuk pengelolaan zakat di masjid dan mushola, semisal sudah ada pengurusnya nantinya bisa dilanjutkan dengan pengajuan ke BAZNAS Trenggalek untuk kami terbitkan SK nya” imbuhnya. “Meskipun dari kita sudah ada rincian pembagian zakatnya, nanti disini untuk pembagian pendistribusiannya boleh ditentukan sendiri oleh UPZ sesuai dengan kebutuhan di lingkungan masing-masing” tutup ketua IV BAZNAS Trenggalek. Ketua II BAZNAS Trenggalek (Gus Baha) turut menuturkan bahwa pengumpul zakat jika belum diresmikan maka belum bisa dikatakan UPZ sehingga didalamnya nanti belum ada hak amil dari zakat yang terkumpul. “Pengumpul zakat lebih baik harus segera diresmikan, karena pengumpul zakat jika belum resmi maka tidak akan ada hak amil di dalamnya” “Mohon maaf, misal pengumpul zakat masjid/mushola hanya dianggap pengumpul dalam lingkup kecil, akan tetapi juga tetap perlu diresmikan supaya statusnya juga jelas, hitungan amilnya juga jelas” imbuhnya. “Semisal nanti ada yang perlu diajukan tentang program, usulan ide ataupun yang lainnya bisa langsung dikomunikasikan dengan BAZNAS Trenggalek, atau mungkin nuwun sewu misal ada yang tertimpa musibah dan perlu bantuan darurat maka bisa diambilkan dari dana yang dikelola.” tutup beliau. Disambung oleh ketua III BAZNAS Trenggalek (H. Ir. Rahmat Purwanto) menegaskan bahwa dengan adanya UPZ (Unit Pengumpulan Zakat) InsyaAllah juga akan memudahkan para muzaki untuk menyalurkan zakatnya. “Sebenarnya dengan adanya UPZ di dalam instansi, desa, masjid maupun mushola ini juga akan memudahkan para muzaki untuk menyalurkan zakatnya” “Mohon maaf bapak ibu, kenapa kami menyarankan untuk membentuk UPZ, karena ternyata masyarakat itu banyak yang ingin menyalurkan zakatnya kemudian ingin merasakan manfaat zakat yang ditunaikan tersebut untuk sekitar, akan tetapi mereka belum menemukan tempat pengelolaan zakat di lingkungannya, untuk itu dengan adanya UPZ ini diharapkan zakat-zakat yang masih bingung tersebut punya tempat bernaung” imbuhnya.
BERITA18/01/2024 | Humas
BANTUAN GEROBAK BAZNAS, UNGKIT EKONOMI MUSTAHIK
BANTUAN GEROBAK BAZNAS, UNGKIT EKONOMI MUSTAHIK
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Trenggalek bersinergi dalam program UMKM Binaan BAZNAS, melalui program Trenggalek Makmur membagikan sejumlah 35 gerobak usaha kepada pelaku UMKM yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten trenggalek, Rabu, 22 Desember 2023.Bantuan gerobak secara simbolis disampaikan oleh Bupati Trenggalek bersama dengan Ketua BAZNAS jawa Timur serta segenap pimpinan BAZNAS Kabupaten Trenggalek pada acara BAZNAS Award Tahun 2023.Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. Ali Maschan Moesa, M,Si mengatakan, BAZNAS Jawa Timur dalam berbagai programnya beriringan dan bersinergi dengan BAZNAS Kabupaten/Kota, seperti hari ini kami membantu masyarakat Trenggalek melalui BAZNAS Trenggalek sejumlah 20 gerobak, dan juga ternyata BANZAS trenggalek juga menambahkan sejumlah 15 gerobak, jadi total ada 35 gerobak.“saya berharap bantuan ini sebagai pengungkit ekonomi para mustahik penerima bantuan, ekonominya semakin baik keluarganya bertambah sejahtera” pungkasnya.H. Mahsun Ismail, Ketua BAZNAS Trenggalek juga menguatkan bahwa bantuan gerobak ini sangat membantu para penerima dalam menunjang usaha yang dilakukan, “Alhamdulillah tahun ini kita dapat support dari BAZNAS Jatim, program bantuan gerobak ini sebetulnya sudah berjalan sejak tahun 2018 dan setiap tahun kami programkan”.“dari hasil kaji dampak yang kami lakukan bantuan gerobak ini mampu menjadi sarana pengungkit ekonomi para mustahik” pungkasnya.BAZNAS Kabupaten Trenggalek selain memberikan bantuan gerobak juga akan melakukan pendampingan usaha yang berkelanjutan.
BERITA08/01/2024 | Humas
Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Miskin, BAZNAS Jatim Bersama BAZNAS Trenggalek Bantu Ternak Kambing Berbasis Jamaah Masjid
Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Miskin, BAZNAS Jatim Bersama BAZNAS Trenggalek Bantu Ternak Kambing Berbasis Jamaah Masjid
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Trenggalek sinergi program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk bantuan ternak kambing berbasis jamaah Masjid/Mushala. Program ini merupakan upaya yang dilakukan oleh lembaga ini dalam meningkatkan pendapatan masyarakat miskin. Tahun 2023 merupakan tahun ketiga program ini dilaksanakan, kali ini BAZNAS Jatim dan BAZNAS Trenggalek memberikan bantuan tersebut kepada 10 jamaah masjid Nurul Iman (Desa Masaran, Kecamatan Bendungan). Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini bantuan kambing jenis domba, dimana dari hasil telaah di lapangan jenis domba lebih unggul pada berbagai sisi dibanding jenis kambing jawa.Bantuan yang diberikan kali ini sejumlah 41 ekor domba untuk 10 penerima dengan total nominal Rp. 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah). Secara simbolis bantuan diserahkan langsung oleh bupati Nur Arifin didampingi ketua BAZNAS Jatim pada kegiatan BAZNAS AWARD 2023 yang dilaksanakan di pendapa manggala praja nugraha pada 20 Desember 2023 lalu.Dalam keterangannya, ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. Ali Maschan Moesa, M.Si menyampaikan “bantuan ternak kambing berbasis jamaah sinergi dengan BAZNAS Trenggalek ini kami rasa cukup bagus dan dapat meningkatkan pendapatan jamaah, ini kali ketiga atau kelompok ketiga yang kami bantu, mudah-mudahan terus berkembang”.“hasil laporan dari BAZNAS Trenggalek kepada kami, dua kelompok sebelumnya dari total 30 kambing yang kami salurkan sudah menjadi 70 an, dan sudah bergulir kepada jamaah yang lain” pungkasnya. Pimpinan BAZNAS Trenggalek mengakui bahwa ide memberikan kambing jenis domba tersebut terinspirasi dari peternak domba yang dinilai berkembang biaknya domba lebih cepat dibandingkan dengan kambing biasa. Dengan bergantinya jenis kambing jawa ke domba harapan kami perputaran ekonominya bisa lebih cepat, ungkap salah satu pimpinan BAZNAS Trenggalek. Domba-domba tersebut diantarkan dan diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Trenggalek beserta pelaksana kepada mustahik penerima. Pastinya ini akan menjadi tantangan sekaligus ilmu baru bagi para mustahik. (Humas/Deni)
BERITA04/01/2024 | Humas
BAZNAS Trenggalek Hadirkan Nominasi Baru Dalam BAZNAS AWARD 2023
BAZNAS Trenggalek Hadirkan Nominasi Baru Dalam BAZNAS AWARD 2023
BAZNAS AWARD merupakan agenda tahunan Badan Amil Zakat Nasional yang diadakan sebagai bentuk apresiasi kepada para Muzakki yang selama ini tertib membayar zakat, agenda ini diadakan oleh BAZNAS RI sampai dengan BAZNAS kabupaten/kota. BAZNAS Trenggalek juga turut mengadakan agenda BAZNAS AWARD sejak pertama berdiri, kini sudah tahun ke-6 agenda tersebut dilaksanakan. Rabu (20/12) BAZNAS Trenggalek menggelar BAZNAS AWARD 2023 dengan mengundang Bupati, Plt. Ketua BAZNAS Jawa Timur, Kepala OPD, instansi dan mustahik penerima bantuan gerobak, modal usaha dan program pemberdayaan berupa ternak kambing untuk jamaah masjid. Dalam acara tersebut BAZNAS Trenggalek kembali memberikan penghargaan kepada 10 UPZ dengan pembayaran zakat terbaik tahun 2023, diantaranya : terbaik nomor 01 yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 145.017,- , kemudian terbaik nomor 02 SMPN 3 Tugu dengan dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 122.990,- , terbaik nomor 03 MAN 2 Trenggalek dengan dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 116.383,- MTsN 2 Trenggalek menjadi terbaik nomor 04 dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 115.146,-, selanjutnya MTsN 1 Trenggalek dengan dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 108.107,-, terbaik nomor 06 Kecamatan Watulimo dengan dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 107.866,- Terbaik nomor 07 dengan dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 106.264,- didapatkan oleh MTsN 5 Trenggalek, terbaik nomor 08 dengan dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 105.423,- didapatkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek selanjutnya MTsN 3 Trenggalek menjadi terbaik nomor 09 dengan dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 99.319,- dan terakhir SMPN 1 Wtulimo menjadi terbaik nomor 10 dengan dengan pembayaran zakat rata-rata per-bulan per-orang Rp. 87.037,- Kali ini BAZNAS Trenggalek menghadirkan 2 nominasi baru, nominasi untuk Perusahaan Taat Bayar Zakat dan nominasi untuk Tokoh Pelopor Kebangkitan Zakat Kabupaten Trenggalek. Untuk perusahaan taat bayar zakat didapatkan oleh PR. ALFI PUTRA dan BPRS KAYRA MUGI SENTOSA kemudian untuk Tokoh Pelopor Kebangkitan Zakat Kabupaten Trenggalek didapatkan oleh H. Mochamad Nur Arifin (Bupati Trenggalek). Selain memberikan penghargaan untuk nominasi-nominasi tersebut, BAZNAS Trenggalek juga menyerahkan bantuan gerobak usaha kepada 35 mustahik, bantuan modal usaha kepada 4 mustahik dan bantuan 42 ternak kambing kepada jamaah mushola nurul iman desa Masaran kecamatan Bendungan. Dalam acara tersebut ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS disalurkan terbanyak untuk bantuan kemanusiaan, beliau menuturkan bahwa di Trenggalek ini masih sangat banyak saudara kita yang harus kita bantu, “setiap bulannya BAZNAS Trenggalek itu menyampaikan lebih dari 600 bantuan untuk fakir miskin di Kabupaten Trenggalek yang pentasyarufannya dibantu oleh teman-teman BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Trenggalek”, imbuhnya. Kemudian beliau juga menjelaskan untuk perolehan 10 UPZ pembayar zakat terbaik dihitung dari total pembayaran zakat perbulan dibagi jumlah ASN yang ada di instansi tersebut, kemudian untuk perusahaan taat bayar zakat itu memang mereka rutin membayar zakat setiap bulannya. Selanjutnya tambahan dari Plt. Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa aturan ASN wajib berzakat di BAZNAS itu sudah diatur dalam undang-undang dan sudah di sahkan oleh presiden. Dan sambutan terakhir disampaikan oleh bupati Trenggalek, H. M. Nur Arifin bahwa kewajiban pembayaran zakat seharusnya memang disadari oleh pribadi masing-masing, dengan adanya BAZNAS ini semoga bisa makin memperbesar kesadaran kita semua untuk terus berzakat, karena sudah ada tempat yang bersedia mengelola zakat dan menyalurkan yang InsyaAllah tepat sasaran.
BERITA20/12/2023 | Humas
BAZNAS bersama Kankemenag Trenggalek Launching Kampung Zakat Desa Sukowetan
BAZNAS bersama Kankemenag Trenggalek Launching Kampung Zakat Desa Sukowetan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek bekerjasama dengan kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek membentuk kampung zakat, Kamis (16/11/23). Terletak di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan. H. Mahsun Ismail, Ketua BAZNAS Trenggalek dalam paparannya menyampaikan bahwa "kampung zakat ini merupakan program bersama antara BAZNAS dan Kemenag Trenggalek, kami memilih Desa Sukowetan ini karena disini sudah terbentuk UPZ Desa sejak tiga tahun lalu, harapannya kampung zakat ini tidak hanya sebagai simbul, akan tetapi sebagai bagian dari kebangkitan pengelolaan zakat di Desa agar lebih memberikan manfaat yang besar kepada Mustahik". Kepala Kankemenag Trenggalek, Nur Ibadi dalam sambutanya menyampaikan "Zakat merupakan pilar Islam, dimana zakat merupakan rukun Islam ketiga, sebagai umat Islam sudah seharusnya kita memperhatikan dan melaksanakan kewajiban zakat". "Di dalam rezeki kita ada hak orang lain yang dititipkan kepada kita, menukil surat Adzariat ayat 19, jika kita merasa sedang dalam keadaan sulit maka ber zakat lah, karena zakat akan membersihkan dosamu, zakat yang akan membuka kesulitan-kesulitan yang sedang kita hadapi" jalasnya. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bantuan kepada mustahik berupa bantuan kambing kepada 3 mustahik, bantuan usaha UMKM kepada 10 orang dan santunan yatim-piatu sejumlah 19 penerima. Turut hadir dalam kegiatan Launching Kampung zakat, Kasubag Tu Kemenag, Kasi Bimas Islam, Forkompimca Karangan, Segenap Pimpinan BAZNAS Trenggalek serta tokoh masyarakat dan para penerima bantuan.
BERITA17/11/2023 | Humas
Wakil Bupati Trenggalek (Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Trenggalek) Lantik Gugus Darma BAZNAS Trenggalek
Wakil Bupati Trenggalek (Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Trenggalek) Lantik Gugus Darma BAZNAS Trenggalek
Wakil Bupati Trenggalek mengukuhkan pengurus Gerakan Pramuka Gugus Darma BAZNAS Kabupaten Trenggalek di pelataran Pasar Pon, Minggu (29/10). Dalam pelantikan tersebut, wakil kepala daerah muda itu menyambut baik lahirnya Gugus Darma BAZNAS di Kabupaten Trenggalek. Selama ini sinergitas BAZNAS dengan Kwarcab Trenggalek terjalin sangat baik. Bahkan banyak program dan kerjasama telah dilakukan oleh kedua lembaga ini dalam membantu meringankan beban masyarakat miskin di Trenggalek. "Saya ucapkan selamat kepada BAZNAS Trenggalek yang hari ini telah resmi mendirikan Gugus Darma di Kabupaten Trenggalek", ucap Syah Natanegara malam itu. Ini pertama kalinya dan tentunya sesuatu yang sangat luar biasa, sambung mantan aktivis kepemudaan itu menambahkan. Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa, karena kita ketahui bersama antara pramuka dan BAZNAS merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisah-pisahkan. Banyak sekali kegiatan Pramuka yang dipicu oleh BAZNAS dan begitu juga sebaliknya. "Semoga dengan adanya Gugus Darma BAZNAS di Trenggalek bisa membawa manfaat yang lebih baik lagi", harapnya. Sedangkan Ketua BAZNAS Trenggalek, Mahsun Ismail usai pelantikan pengurusGugus Darma BAZNAS Trenggalek menambahkan, " BAZNAS dan Kwarcab memiliki sinergi program yang baik di Kabupaten Trenggalek. Telah banyak program yang dilakukan diantaranya sinergitas mewujudkan rumah tidak layak huni untuk masyarakat miskin melalui Perkemahan Wirakarya salah satunya", terang mantan Wakil Bupati Trenggalek tersebut. Imbuh Mahsun menambahkan "Sayangnya sinergitas ini belum terlembaga dengan baik. Dengan telah terbentuknya Gugus Darma BAZNAS di pusat, BAZNAS Trenggalek mengambil langkah cepat dengan membuka gugus yang sama di wilayah Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Trenggalek", tambahnya. Ketua BAZNAS ini berharap setelah terlembaga dengan baik, harapannya sinergitan antara BAZNAS dengan Gerakan Pramuka di Trenggalek bisa berjalan semakin masif lagi.
BERITA30/10/2023 | Humas
Masih Ingat dengan  Kahla Anisa? Balita Terkena Peluru Nyasar, Kini Sudah Masuk Sekolah TK
Masih Ingat dengan  Kahla Anisa? Balita Terkena Peluru Nyasar, Kini Sudah Masuk Sekolah TK
Kahla Anisa (5) asal Desa Kamulan, Kecamatan Durenan korban peluru nyasar Desember 2022 lalu. Sempat menjalani serangkaian perawatan medis dan operasi, Kahla kini sudah dapat aktivitas seperti biasa, dan hari ini sudah masuk sekolah TK. Selasa (18/07/23). Bantuan para donatur sangat membantu dalam proses pengobatan dari awal sampai hari ini, karena sampai saat ini walau sudah bisa aktivitas seperti biasa masih terus menjalani terapi. Setiap bulan rata-rata menjalani terapi empat kali. Terimakasih para dermawan. Sekilas cerita kejadiannya, korban bermain bola dengan tiga teman dan saudaranya. Saat bola tersangkut di atas almari milik neneknya, kakak korban berusaha mengambil bola itu dengan memanjat meja mesin jahit. Untuk menjangkau bola, kakak Kahla memanfaatkan senapan angin yang berada di atas almari. Naas, dia terjatuh bersama senapan angin yang langsung meletus den memuntahkan peluru dan mengenai kepala korban. Waktu BAZNAS Trenggalek diberikan amanah untuk menggalang donasi untuk pengobatan adik Kahla Anisa. Sebagai informasi total donasi masuk ke BAZNAS sebesar Rp. 149.485.000,-, dari total dana yang masuk, sebesar 99,6 juta kami cairkan untuk biaya rumah sakit, sedangkan sisanya kami caikan untuk kebutuhan cek up dan terapi, sampai hari ini masih menyisakan saldo sebesar 17 jutaan yang setiap bulan kami cairkan untuk kebutuhan terapi. (Deni/Humas)
BERITA18/07/2023 | Humas
Perkemahan Wirakarya, Kolaborasi Pramuka Trenggalek, BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Trenggalek
Perkemahan Wirakarya, Kolaborasi Pramuka Trenggalek, BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Trenggalek
Perkemahan Wirakarya merupakan agenda rutin Pramuka Trenggalek bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Trenggalek, tahun ini (2023) merupakan tahun ketiga pelaksanaan Perkemahan Wirakarya. Di tahun ketiga ini Perkemahan Wirakarya dilaksanakan di Desa Sumurup dan Desa Sengon Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek dengan agenda membangun 20 rumah, dalam kegiatan ini BAZNAS Kabupaten Trenggalek juga turut mengirimkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari (2-6 Juli 2023) yang dimana kegiatan ini juga melibatkan pramuka penegak di seluruh kabupaten Trenggalek, jadi sekolah-sekolah mengirimkan delegasinya untuk turut serta dalam mensukseskan kegiatan ini. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan baik dari hari ke hari meskipun sepanjang kegiatan ini ditemani cuaca yang tidak menentu kadang cerah dan tiba-tiba mendung, kadang juga kabut akan tetapi tidak mempengaruhi semangat para peserta, bagi mereka cukup cuaca saja yang tiba-tiba berganti tapi semangat harus tetap on point ???? Selain mendirikan rumah karya, kegiatan ini juga di isi dengan siraman rohani oleh para penyuluh yang dikirim oleh Kementerian Agama, bukan hanya untuk peserta saja melainkan untuk para masyarakat juga. Pada malam penutupan kegiatan ini para peserta diajak untuk melakukan kegiatan spesial di masing-masing rumah karya, ada yang bakar-bakaran dan makan bersama dengan masyarakat sekitar, ada yang mengadakan acara di mushola sekitar rumah karya. Uniknya ada 1 titik yang kebetulan rumah karyanya berdekatan, kepala desa Sumurup mengadakan gelar seni kebanggan Trenggalek, seni Jaranan Turonggo Yakso dan penampilan seni Lesung (seni asli dari Bendungan) dari para peserta Perkemahan Wirakarya yang hanya latihan 2 hari saja, acara ini dimaksudkan sekaligus penutupan kegiatan tersebut. Paginya para peserta berpamitan dengan keluarga dan masyarakat sekita, tak lupa mereka mengucapkan maaf dan terima kasih, tidak sedikit yang menitikkan air mata, tapi itulah bukti ketulusan mereka. Setelah berpamitan kemudian semuanya menuju ke Alun-alun untuk melakukan upacara penutupan. Upacara penutupan dipimpin oleh H. Mahsun Ismail selaku pembina Pramuka Trenggalek, beliau tidak menyampaikan pidato yang panjang lebar, beliau hanya menyampaikan beberapa wejangan untuk seluruh peserta dan tidak lupa ucapan terima kasih untuk mereka. Dengan adanya kerjasama seluruh pihak, Alhamdulillah agenda Perkemahan Wirakarya tahun ini bisa berjalan dengan baik, dan semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan menjadi amal untuk semuanya.
BERITA06/07/2023 | Humas
Optimalkan Penerimaan ZIS, BAZNAS Trenggalek Bentuk UPZ Madrasah Negeri Kemenag
Optimalkan Penerimaan ZIS, BAZNAS Trenggalek Bentuk UPZ Madrasah Negeri Kemenag
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek terus berupaya menggenjot penerimaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS). Tahun ini sendiri BAZNAS Trenggalek target penerimaan sesuai dengan perencanaan sebesar 8,3 miliar. Dalam upaya menggenjot penerimaan BAZNAS Trenggalek membentuk UPZ pada Madrasah Negeri di lingkup Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek. Selama ini madrasah Negeri UPZ nya jadi satu dengan Kantor Kemenag. H. Mahsunudin, Wakil Ketua BAZNAS Trenggalek menyampaikan secara simbolis kepada pengurus masing-masing UPZ "Alhamdulillah, hari ini kami sampaikan SK UPZ Madrasah Negeri di lingkup Kantor Kemenag Trenggalek, mudah-mudahan dengan adanya UPZ di Madrasah dapat optimal lagi pengelolaan ZIS, baik pada sisi penghimpunan maupun pendistribusian" terangnya. "Dalam melaksanakan pengelolaan ZIS BAZNAS Trenggalek tentu harus berpedoman pada aman syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI" Pungkasnya. Arahan Plt. Kemenag Trenggalek, "semoga dengan adanya UPZ di Madrasah memberikan keberkahan kepada madrasah serta kepada Kantor Kemenag, harapan kami laporan baik dari UPZ mupun BAZNAS sebagai bagian dari pengelolaan yang amanah dan transparan perlu dilakukan minimal per semester" terangnya. BAZNAS Trenggalek terus berupaya menghimpun dana ZIS dari para muzaki untuk didistribusikan kepada para Mustahik di Trenggalek dengan berbagai program pendistribusian. (Deni/Humas)
BERITA26/06/2023 | Humas
Selaraskan Langkah Kerja Dengan UPZ, BAZNAS Trenggalek Adakan Rapat Kerja
Selaraskan Langkah Kerja Dengan UPZ, BAZNAS Trenggalek Adakan Rapat Kerja
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek menggelar acara rapat kerja tahun 2023 yang bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Kamis (22/06/2023). Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur, KH. Moh. Roziqi, MM. Pada acara tersebut dihadiri oleh OPD di Lingkungan Pemkab Kabupaten Trenggalek, Instansi Vertikal, Puskesmas, Unit Dikpora serta SMP se Kabupaten Trenggalek. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bantuan bedah rumah kepada 20 penerima yang beralamat di desa Sumurup dan Sengon Kecamatan Bendungan. Bantuan ini merupakan sinergi dengan BAZNAS Jatim dimana masing-masing penerima mendapat bantuan Rp. 20.000.000,- terdiri dari 15 juta dari BAZNAS Jatim dan 5 juta dari BAZANS Trenggalek. Nantinya akan dilaksanakan pembedahan pada tanggal 2 sampai dengan 6 bulan juli 2023 dalam kegiatan perkemahan wirakarya bersama kwarcab pramuka trenggalek. H. Mahsun Ismail, Ketua BAZNAS Trenggalek dalam paparannya menyampaikan bahwa “kegiatan rapat kerja ini merupakan langkah BAZNAS Trenggalek dalam menyelaraskan program kerja bersama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada masing-masing OPD, mengingat target yang ditentukan oleh BAZNAS Jatim untuk Trenggalek tahun ini ditarget 8,3 miliar. Sampai dengan bulan juni realisasi penerimaan 3,5 miliar, tentu ini menjadi upaya bersama untuk mencapai terget tersebut”. “pada sisi penyaluran disampaikan capaian-capaian yang dilakukan, tentu juga kami mohon masukan bapak/ibu pengurus UPZ agar semakin baik. Pada sisi transparansi dan akuntabilitas pengelolaan, Alhamdulillah BAZNAS Trenggalek selalu mendapat opini WTP”. Pungkasnya. Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Ketua BAZNAS Jatim, KH. Moh. Roziqi, MM, dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal “Zakat merupakan kewajiban masing-masing individu, BAZNAS diberikan tugas oleh pemerintah untuk mengelola zakat, kalau menurut ayat Al-Qur’an sebagai amil kita diminta untuk mengambil zakat-zakat meraka yang memang sudah berkewajiban mengeluarkan. Alhamdulillah jenengan difasilitasi melalui UPZ, maka harapan saya zakat ini harus dijadikan kewajiban utama yang harus kita tunaikan”. “antara BAZNAS Trenggalek dan BAZNAS Jatim tentunya dalam kerjanya saling berkoordinasi dan bersinergi, dalam berbagai hal termasuk dalam program-program pendistribusian, harapannya kedepan program-program pemberdayaan lebih ditingkatkan lagi dalam upaya mensejahterakan mustahik” pungkasnya. Staff Ahli Bupati, Totok Rujianto, Mewakili Bupati Trenggalek memberikan sambutan “saya menekankan kepda rekan-rekan ASN sekalian agar yang belum membayar zakat melalui BAZNAS atau belum optimal 2,5% agar ditingkatkan, melihat kinerja BAZNAS Trenggalek saat ini, saya hakul yakin dana ZIS yang kita bayarkan dikelola dengan amanah dan tepat sasaran. Maka dari itu jangan ragu lagi akan pengelolaan ZIS oleh BAZNAS Trenggalek. (Deni/Humas)
BERITA22/06/2023 | Humas
Korban Kebakaran Di Sugihan, Kampak Terima Bantuan BAZNAS Trenggalek
Korban Kebakaran Di Sugihan, Kampak Terima Bantuan BAZNAS Trenggalek
Kejadian bencana kebakaran berawal dari, pada hari selasa tanggal 13 juni 2023 pukul 16.00 wib saudari luluk memanasi sayur memakai kayu bakar dan memasak airnya memakai kompor gas lpg dan ditinggal pergi keluar di rumah tetangganya. tiba-tiba api menjalar dan menyulut kompor gas, akhirnya selang kompor terbakar api mulai membesar sehingga dinding dapur dari bambu terbakar habis. api sampai menjalar rumah tetangga milik sdr. sumadi tapi tidak sampai parah hanya mengenai atapnya. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek mendapati informasi tersebut bergerak membantu meringankan korban yang sedang tertimpa musibah tersebut. Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail dalam keterangannya usai menyampaikan bantuan “kami menerima informasi kejadian sudah dua hari yang lalu, karena beberapa kegiatan yang tidak bisa ditinggal hari ini, Kamis, 15/06/23 baru kami dapat merespon kejadian ini”. “Baznas Trenggalek turut prihatin atas kejadian bencana ini, sembari kami menyampaikan bantuan untuk para korban, walau tentu tidak bisa digunakan untuk membangun kembali seperti sedia kala, mudah-mudahan dapat meringankan keluargan Ibu Luluk dan Pak Sumadi”. BAZNAS Trenggalek terus berupaya membantu para mustahik dalam berbagai permasalahannya, Terimakasih Muzaki, Terimakasih Mustahik, Berkah Berzakat BAZNAS. (Deni/Humas)
BERITA16/06/2023 | Humas
Sahur Amal Pepsodent Bekerja Sama dengan BAZNAS Kabupaten Trenggalek dan Z-Chicken untuk 5 Panti Asuhan di Trenggalek
Sahur Amal Pepsodent Bekerja Sama dengan BAZNAS Kabupaten Trenggalek dan Z-Chicken untuk 5 Panti Asuhan di Trenggalek
Sahur Amal merupakan program rutin Pepsodent untuk membersamai sahur anak panti, Ramadhan 1444 H ini Pepsodent gandeng BAZNAS Kabupaten Trenggalek dan Z-Chicken untuk membersamai sahur anak-anak panti di Trenggalek. Sahur Amal ini akan diadakan di 5 panti asuhan di Kabupaten Trenggalek, Panti asuhan As-Syafi'iyah (Pogalan, Trenggalek) Panti asuhan Al-Anwar (Ngadirenggo, Trenggalek) Panti asuhan Nurul Hikmah (Rejowinangun, Trenggalek) Yayasan Kemala Bhawangkari (Surodakan, Trenggalek) Panti asuhan milik dinas sosial Provinsi Jawa Timur (Trenggalek) Selain kegiatan sahur, anak-anak panti juga diajarkan bagaimana membersihkan gigi yang benar supaya gigi tetap sehat dan nafas tetap segar selama berpuasa. Selain mendapatkan paket makan Z-Chicken anak-anak panti juga diberikan paket sikat gigi dan pasta gigi dari Pepsodent. Ingin menyalurkan sedekah anda berupa makanan dan kebutuhan pokok lainnya? Mari bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten trenggalek, transfer ke rekening : BSI 7555557587Bank Jatim 0222411114Rekening a.n. BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Layanan BAZNAS Kabupaten Trenggalek :Contact Center : 0822 2821 9090Website : baznastrenggalek.co.id
BERITA17/04/2023 | Humas
Sambang Santri Dai Ramadhan
Sambang Santri Dai Ramadhan
BAZNAS Kabupaten Trenggalek tempo hari mengirimkan beberapa santri dari Pondok Pesantren Hidayatut Thullab Kamulan Trenggalek untuk mendampingi ibadah bulan ramadhan masyarakat Trenggalek yang ada di kecamatan panggul. Kemarin, Minggu 09 April 2023 pimpinan BAZNAS Kabupaten Trenggalek bersama dengan tim melakukan kunjungan atau dalam bahasa jawa disebut sambang santri yang dikirimkan untuk mengisi dan mendampingi ibadah bulan ramadhan, selain untuk menilik situasi dan kondisi yang ada di tempat, pimpinan BAZNAS Kabupaten Trenggalek juga memberikan bantuan Al-Qur'an untuk masjid dan mushola yang menjadi titik santri da'i. #SahabatBAZNAS juga bisa menyalurkan bantuan yang nantinya akan kami salurkan untuk masyarakat yang membutuhkan, bisa transfer ke rekening : BSI 7555557587Bank Jatim 0222411114Rekening a.n. BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Layanan BAZNAS Kabupaten Trenggalek :Contact Center : 0822 2821 9090Website : baznastrenggalek.co.id
BERITA13/04/2023 | Humas
Penyaluran Bantuan BAZNAS Kabupaten Trenggalek Di Safari Ramadhan Kabupaten Trenggalek 1444 H
Penyaluran Bantuan BAZNAS Kabupaten Trenggalek Di Safari Ramadhan Kabupaten Trenggalek 1444 H
Bismillahirrahmaanirrahim.. Safari Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek, tahun ini Safari Ramadhan Kabupaten Trenggalek dilaksanakan bersama dengan program Mening Deh (Makaryo Ning Desa, Desa Hebat) milik Bupati Trenggalek dan program SMS Bu Novita (Sareng Masak Sami Bu Novita) milik TP-PKK Kabupaten Trenggalek. Agenda Safari Ramadhan kali ini meliputi kajian dan penyerahan bantuan untuk masjid dan mushola yang membutuhkan, BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan Al-Qur'an yang ditujukan untuk 14 titik masjid dan mushola di 14 Kecamatan, satu masjid atau mushola di masing-masing kecamatan. Berikut daftar masjid dan mushola yang telah diberikan bantuan : Masjid Nurul Iman (Masaran, Bendungan) Masjid Nurul Hidayah (Ngepeh, Tugu) Masjid Bustanul Khuluq (Salamrejo, Karangan) Masjid Nurul Huda (Ngadimulyo, Kampak) Masjid Baitul Mukminin (Craken, Munjungan) Masjid Al-Kausar (Joho, Pule) Masjid Al-Falah (Tamanan, Trenggalek) Masjid Ar-Rahman (Puru, Suruh) Majid Baitussalam (Panggungsari, Durenan) Masjid Jami' At-Taqwa (Widoro, Gandusari) Masjid Al-Mustaqim (Ngetal, Pogalan) Mushola Hasan Muroj Am l-Azhar (Krajan, Watulimo) Masjid Darussalam (Sawahan, Panggul) Masjid Baitul Mu'minin (Salamwates, Dongko) Penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Trenggalek Bapak Mochamad Nur Arifin dan Wakil Bupati Trenggalek Bapak Syah Muhammad Natanegara serta Ketua TP-PKK Kabupaten Trenggalek Ibu Novita Hardini dan Wakil TP-PKK Kabupaten Trenggalek Ibu Fatikhatur Rohmah.
BERITA10/04/2023 | Humas
Sekda Trenggalek Lepas Santri Da'i Ramadhan 1444 H BAZNAS Kabupaten Trenggalek
Sekda Trenggalek Lepas Santri Da'i Ramadhan 1444 H BAZNAS Kabupaten Trenggalek
Seketaris daerah, Edi Supriyanto melepas Santri Da'i Ramadhan 1444 H di Pendhapa Manggala Praja Nugraha, Senin (20/03). Pelepasan Santri Da'i ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sekda diserahkan kepada perwakilan santri. Santri Da'i yang dilepas malam ini berjumlah 14 orang, nantinya mereka akan diterjunkan di 7 titik di wilayah Kabupaten Trenggalek untuk melaksanakan beberapa kegiatan pendampingan ibadah Ramadhan di wilayahnya masing-masing. Program Santri Da'i Ramadhan ini merupakan hasil kerjasama dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Trenggalek bersama Ponpes Hidayatut Thullab Kamulan Trenggalek. Ketua Baznas Trenggalek H.Mahsun Ismail menerangkan Baznas Kabupaten Trenggalek akan meneruskan program yang sudah cukup lama diselenggarakan. Dilokasi yang ditentukan, para santri tidak hanya mengajari ngaji anak-anak, akan tetapi juga mengajari orang tua untuk belajar ilmu agama lebih dalam di bulan suci ini. Disamping itu para santri da'i nanti ini sekaligus juga akan ada yang bertugas menjadi imam tarawih di lokasi Pondok Ramadhan. Kegiatan ini sebenarnya sudah berjalan lama, namun karena pandemi sempat tidak dilaksanakan. Sementara itu Sekda Trenggalek dalam sambutannya mengapresiasi Baznas Trenggalek yang terus beristiqomah melanjutkan program Da'i Ramadhan. Lewat adanya program Da'i Ramadhan ini membuktikan bahwa Baznas saat ini tidak hanya menanggulangi kemiskinan yang materiil, tetapi juga menangani fakir ilmu dan pendidikan agama. Beliau berpesan kepada para santri agar dalam melaksanakan kegiatan ini bisa berbaur dengan masyarakat dan yang paling penting adalah nilai kemanfaatan yang dirasakan oleh masyarakat, semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar.
BERITA21/03/2023 | Humas
Masih Ingat Kahla Anisa? Balita Terkena Peluru Nyasar, Kini Sudah Ceria dan Bisa Aktivitas Seperti Biasa
Masih Ingat Kahla Anisa? Balita Terkena Peluru Nyasar, Kini Sudah Ceria dan Bisa Aktivitas Seperti Biasa
Kahla Anisa (5) asal Desa Kamulan, Kecamatan Durenan korban peluru nyasar Desember 2022 lalu. Sempat menjalani serangkaian perawatan medis dan operasi, Kahla kini telah ceria dan aktivitas seperti biasa, berjalan, bermain dan lain-lain. Rabu (08/03/23) Pada saat setelah kejadian itu, Kahla Anisa (5) warga Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Trenggalek harus dilarikan ke rumah sakit karena terkena peluru nyasar dari senapan angin milik pamannya. Kejadian itu terjadi pada hari Jumat (30/12). Sekilas cerita kejadiannya, korban bermain bola dengan tiga teman dan saudaranya. Saat bola tersangkut di atas almari milik neneknya, kakak korban berusaha mengambil bola itu dengan memanjat meja mesin jahit. Untuk menjangkau bola, kakak Kahla memanfaatkan senapan angin yang berada di atas almari. Naas, dia terjatuh bersama senapan angin yang langsung meletus den memuntahkan peluru dan mengenai kepala korban. Iba terhadap kejadian yang menimpa warganya itu, Bupati Trenggalek mengajak BAZNAS untuk melakukan penggalangan dana guna biaya penyembuhan Kahla, pasalnya biaya perawatan medis tidak bisa ditanggung BPJS. “Hari ini kita menjenguk Adik Kahla untuk menyampaikan biaya cek up rutin dan biaya terapi sebesar Rp. 19.185.000,-” tutur Gus Baha’, Wakil Ketua II BAZNAS Trenggalek.Tentunya kita berdoa semoga bisa segera membaik dan pulih kembali. Saat ini yang belum pulih sepenuhnya ada pada tangan sebelah kiri, sudah bisa digerakkan tapi belum begitu leluasa. Sebagai informasi total donasi masuk ke BAZNAS sebesar Rp. 149.845.000,-, dari total dana yang masuk sebesar 99,6 juta kami cairkan untuk biaya rumah sakit, sedangkan sisanya kami caikan untuk kebutuhan cek up dan terapi, seperti yang hari ini kami sampaikan. (Deni/Humas)
BERITA08/03/2023 | Humas
Penerimaan ZIS BAZNAS Trenggalek Tembus 200% dari Target Penghimpunan Tahun 2022
Penerimaan ZIS BAZNAS Trenggalek Tembus 200% dari Target Penghimpunan Tahun 2022
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek pada akhir tahun 2022 membukukan penerimaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) sebesar Rp. 8.137.601.664,- atau sebesar 200% lebih dari target yang telah ditetapkan tahun 2022 sebesar Rp. 4.000.000.000,-.Pada sisi penyaluran, paling besar pada program Sosial sujumlah 45%, program sosial ini meliputi bantuan pangan bulanan fakir/miskin, bedah rumah, kebencanaan, dll. Pada posisi kedua sebesar 36% untuk program penyaluran infak terikat dimana BAZNAS dalam tugas tertentu menghimpun danan untuk disalurkan sesuai dengan akad atau peruntukan yang sejak awal sudah ditentukan.Program bantuan pemberdayaan ekonomi berupa bantuan alat usaha dan modal sejumlah 3% dan bantuan pendidikan sebesar 3% serta bantuan kesehatan sebesar 5%. Program kesehatan diantaranya bantuan premi BPJS maskin, bantuan akomodasi berobat dan lainnya. H. Mahsun Ismail, Selaku Ketua BAZNAS Trenggalek bersyukur atas capaian kinerja tahun 2022. "Alhamdulillah, tahun 2022 telah kita lalui dengan baik, pada sisi penerimaan melampaui target dan pada sisi penyaluran sedikitnya memberikan manfaat kepada mustahik sejumlah 6.486 lebih dari 22 ribu orang/lembaga. kami sampaikan juga bahwa saldo akhir tahun agak besar karena untuk infak terikat, diantaranya donasi bencana, dana bantuan pengobatan adik Kahla”.Tahun 2023 ini kami berharap lebih maximal penerimaan ZIS BAZNAS Trenggalek sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih kepada mustahik. Upaya-upaya yang sedang akan kita lakukan diantaranya adalah pembentukan UPZ Desa di seluruh Trenggalek, Pungkasnya. (Deni/Humas)
BERITA07/03/2023 | Humas
Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Trenggalek Tahun 2022 Kembali Raih Opini WTP
Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Trenggalek Tahun 2022 Kembali Raih Opini WTP
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2022. Opini tersebut diberikan setelah proses audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kumalahadi, Kuncoro, Sugeng Pamudji dan Rekan Jakarta. Opini WTP dalam audit laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Trenggalek oleh KAP ini telah diraih sejak BAZNAS Kabupaten Trenggalek mulai beroperasi pada tahun 2017 hingga laporan Tahun 2022 ini. Opini WTP merupakan yang tertinggi dalam audit laporan keuangan dari auditor independen Kantor Akuntan Publik (KAP). Opini WTP dalam laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Trenggalek menjadi bukti pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Trenggalek telah menjalankan sesuai aturan dan regulasi penilaian standar keuangan di Indonesia. “Alhamdulillah melalui kerja keras dan kerja sama yang baik dari para Pimpinan BAZNAS Kabupaten Trenggalek dan seluruh amil dan amilat, kita mampu mengulang prestasi yang sama melanjutkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam laporan keuangan BAZNAS 2022," ujar H. Mahsun Ismail. H. Mahsun Ismail menegaskan, BAZNAS Kabupaten Trenggalek memiliki komitmen untuk selalu menjalankan prinsip kehati-hatian dan disiplin mengikuti aturan dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). "Opini ini tentunya menjadi motivasi BAZNAS Kabupaten Trenggalek untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan kepada masyarakat utamanya dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi muzaki maupun mustahik," kata H. Mahsun Ismail. Menurut H. Mahsun Ismail, pencapaian ini harus terus selalu menjadi pegangan BAZNAS Kabupaten Trenggalek untuk menjaga kepercayaan publik kepada BAZNAS Kabupaten Trenggalek sebagai pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang kredibel menjalankan amanah.BAZNAS Kabupaten Trenggalek telah menyajikan laporan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 109. Tolak ukur itu menjadi standar akuntansi pengelolaan zakat di Indonesia. (Deni/Humas)
BERITA02/03/2023 | Humas
Bantuan Pengobatan Adik Kahla Anisa Tahap 1 Disalurkan
Bantuan Pengobatan Adik Kahla Anisa Tahap 1 Disalurkan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Trenggalek bersama dengan Dinas Sosial P3A Trenggalek menyalurkan bantuan pengobatan adik Kahla Anisa ke RSUD Saiful Anwar Malang, Rabu (18/01/23). Bantuan secara simbolis diterima oleh bapak dan ibu dari adik Anisa di depan lobi RSUD Saiful Anwar malam. Ketua BAZNAS Trenggalek, Mahsun Ismail, “hari ini kami bersama dengan Dinas Sosial P3A Trenggalek dan Kepala Desa Kamulan, Durenan menyalurkan bantuan pengobatan kepada adik Kahla, diterima langsung oleh Bapak nya secara simbolis” “Bantuan yang kita salurkan hari ini merupakan tahap pertama sesuai dengan tagihan dari rumah sakit per tanggal 17 Januari 2023 sejumlah Rp. 99.671.250,-, dana tersebut langsung kami transfer ke rekening RSUD Saiful Anwar seteah kami koordinasi dengan pihak keuangan RSUD”, tambahnya. “tadi alhamdulillah kami atas izin dari pihak rumah sakit dapat menjenguk adik Kahla di Ruangan, Alhamdulillah penanganan berjalan dengan baik, adik Kahla sudah sadar namun masih perlu waktu untuk pemulihan, kita berdoa bersama semoga adik Kahla cepat pulih seperti sedia kala”, Pungkasnya. Penggalangan dana untuk adik Kahla ini masih terus berlanjut, kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua donatur yang membantu teriring doa; “Semoga Allah melimpahkan ganjaran pahala terhadap harta yang telah Engkau berikan dan semoga Allah memberkahi harta yang masih tersisa padamu, serta semoga Allah menjadikan dirimu suci bersih”
BERITA19/01/2023 | Humas
10 UPZ TERBAIK TERIMA BAZNAS AWARD 2022 KABUPATEN TRENGGALEK
10 UPZ TERBAIK TERIMA BAZNAS AWARD 2022 KABUPATEN TRENGGALEK
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek kembali berikan apresiasi kepada sejumlah unit pengumpul zakat (UPZ) terbaik tahun 2022. Sebanyak 10 UPZ di Kabupaten Trenggalek menerima BAZNAS Award kali ini. 10 UPZ terbaik tersebut diantaranya SMPN 03 Tugu dari total pegawai sebanyak 17, rata-rata zakat yang dibayarkan melalui Baznas Trenggalek sebesar Rp. 108.139. Kemudian SMPN 1 Watulimo, dari total pegawai sebanyak 36 orang dengan rata-rata pembayaran Rp. 98.516. Kecamatan Munjungan, dengan total pegawai 13, rata-rata pembayaran Rp. 96.155. Sekretaris Daerah, total Pegawai 125, rata-rata pembayaran Rp. 73.013. Puskesmas Baruharjo, total pegawai 62, rata-rata pembayaran Rp. 70.198. Puskesmas Slawe, total pegawai 57, rata-rata pembayaran Rp. 64.095. Disdikpora Trenggalek, jumlah pegawai 76 dengan rata-rata pembayaran Rp. 62.278, Dinsos P3A, total pegawai 36, rata-rata pembayaran Rp. 59.184. Bapeda Litbang, total pegawai 42 dengan rata-rata pembayaran Rp. 55.701, terakhir Kemenag Trenggalek, total pegawai 545 dengan rata-rata pembayaran Rp. 54.948. Ketua BAZNAS Trenggalek Mahsun Ismail menyampaikan bahwa BAZNAS Award tahun ini adalah yang kali keenam digelar. Tahun ini juga berbeda dengan sebelumnya di mana UPZ-UPZ yang ada terbagi dalam beberapa kategori. “Maka tahun keenam ini kami menyamakan semuanya seluruh UPZ yang ada di Trenggalek, tahun 2022 ini UPZ kita berjumlah 126, ini kita kategorikan sama,” jelasnya. “Jadi kami menghitung berapa jumlah hasil kumpulan zakat infaq shodaqoh-nya, kemudian dibagi jumlah bulan dan jumlah pegawai yang tercatat di situ, hasilnya kami dapatkan 10 besar pengumpul zakat terbaik di Kabupaten Trenggalek,” imbuh Mahsun Ismail. Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin pada kesempatan yang sama berharap kepada BAZNAS untuk ikut bersinergi dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem. Sebagaimana perintah Presiden RI Joko Widodo, kemiskinan ekstrem di Indonesia tahun 2024 harus nol persen. “Kemiskinan ekstrem itu ukurannya 1,9 dolar purchasing power parity, kalau dihitung di Kabupaten Trenggalek kalau sekarang kemiskinan Trenggalek itu 10,58 itu totalnya sekitar 76 ribu jiwa, nah kemiskinan ekstremnya sekitar 1,5 sekian,” terangnya. “Artinya sekitar 11 ribu jiwa, jadi kita diberi tugas 11 ribu orang ini wajib mentas, by name by address-nya ada dan harapannya nanti BAZNAS bisa sinergi ke dalam situ,” sambung Mas Ipin. Mas Bupati Ipin juga mengapresiasi capaian BAZNAS Trenggalek yang tahun ini untuk pengumpulan zakat tembus angka 7 miliar sekian rupiah. Yang antara lain juga ditopang oleh infaq yang cukup besar saat terjadi bencana di Trenggalek beberapa waktu lalu.
BERITA21/12/2022 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Trenggalek.

Lihat Daftar Rekening →