WhatsApp Icon
BAZNAS Trenggalek Tasyarufkan Delapan Sepeda untuk Delapan Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu, Wujudkan Semangat Meraih Pendidikan

Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek dalam mendukung dunia pendidikan terus diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan para pelajar. Kali ini, BAZNAS Trenggalek menyalurkan bantuan berupa delapan unit sepeda kepada delapan siswa dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Trenggalek sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan dan semangat belajar anak-anak.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, didampingi Wakil Ketua II BAZNAS Trenggalek, Kyai Bahauddin, kepada para penerima manfaat di masing-masing sekolah. Adapun rincian penerima bantuan meliputi dua siswa di SDN 1 Buluagung, tiga siswa di SDN 2 Sumberingin, dan tiga siswa di SDN 2 Sukowetan.

 

Program ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS Trenggalek dari para muzaki untuk membantu meringankan beban keluarga kurang mampu sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar terus bersemangat dalam menempuh pendidikan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Trenggalek, H. Mahsun Ismail, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, setiap anak harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala keterbatasan ekonomi maupun sarana penunjang.

"Sepeda ini mungkin terlihat sederhana, tetapi kami berharap manfaatnya sangat besar bagi anak-anak. Dengan adanya sepeda ini, mereka bisa berangkat ke sekolah dengan lebih mudah, lebih aman, dan lebih semangat. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang kehilangan semangat belajar hanya karena keterbatasan fasilitas," ujar H. Mahsun Ismail.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak program sosial yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

"Semua bantuan yang kami salurkan berasal dari amanah para muzaki. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan membawa keberkahan bagi semua pihak," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Trenggalek, Kyai Bahauddin, menegaskan bahwa bantuan ini bukan hanya sekadar pemberian sarana transportasi, tetapi juga menjadi simbol harapan agar para siswa terus memiliki cita-cita tinggi dan tidak mudah menyerah dalam mengejar masa depan.

"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kami berharap sepeda ini menjadi penyemangat untuk terus rajin belajar, disiplin, dan berbakti kepada orang tua serta guru. Jangan pernah berhenti bermimpi hanya karena keadaan," pesannya kepada para siswa penerima bantuan.

Penyaluran bantuan di ketiga sekolah berlangsung dengan penuh kehangatan. Para kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa menyambut baik program tersebut. Mereka mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan BAZNAS Trenggalek kepada peserta didik yang membutuhkan.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa sebagian besar penerima bantuan merupakan siswa yang memiliki semangat belajar tinggi, namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Beberapa di antaranya harus berjalan kaki atau menempuh perjalanan cukup jauh untuk menuju sekolah setiap harinya. Dengan adanya bantuan sepeda ini, diharapkan perjalanan menuju sekolah menjadi lebih ringan, efisien, dan aman.

Selain membantu akses menuju sekolah, bantuan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar para siswa. Ketika kebutuhan dasar penunjang pendidikan dapat terpenuhi, anak-anak akan lebih fokus dalam mengikuti proses pembelajaran dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Program bantuan sepeda ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan konsumtif, tetapi juga mampu menjadi sarana pemberdayaan yang memberikan dampak jangka panjang. Pendidikan merupakan salah satu sektor prioritas BAZNAS karena diyakini mampu menjadi jalan keluar dari lingkaran kemiskinan.

Selama ini, BAZNAS Trenggalek terus menghadirkan berbagai program pendidikan, mulai dari bantuan perlengkapan sekolah, beasiswa, bantuan biaya pendidikan, hingga dukungan sarana belajar bagi siswa yang membutuhkan. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menciptakan generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.

 

Melalui penyaluran delapan unit sepeda kepada delapan siswa di SDN 1 Buluagung, SDN 2 Sumberingin, dan SDN 2 Sukowetan, BAZNAS Trenggalek berharap semakin banyak anak-anak yang dapat mengenyam pendidikan dengan lebih baik tanpa harus terkendala oleh keterbatasan sarana transportasi.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki peran besar dalam membuka jalan kebaikan bagi sesama. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, BAZNAS Trenggalek akan terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi jembatan hadirnya harapan bagi mereka yang membutuhkan.

20/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Jawa Timur Lakukan Monitoring dan Evaluasi di BAZNAS Trenggalek, Perkuat Tata Kelola dan Optimalkan Dampak Program untuk Masyarakat

Komitmen dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak terus diperkuat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan rutin guna memastikan seluruh program yang dijalankan, baik program yang bersumber dari BAZNAS Jawa Timur maupun program unggulan BAZNAS Kabupaten Trenggalek, berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Monitoring dan evaluasi ini dihadiri oleh tim dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama jajaran pimpinan, amil, dan staf BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Dalam suasana yang penuh semangat kolaborasi, kedua belah pihak berdiskusi mengenai capaian program, tantangan yang dihadapi di lapangan, hingga strategi penguatan kelembagaan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada para mustahik dan muzaki.

Kegiatan diawali dengan pemaparan berbagai program yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Mulai dari program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi produktif, dakwah dan advokasi, hingga program tanggap bencana yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, turut dipaparkan pula berbagai inovasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.

Tim Monitoring dan Evaluasi dari BAZNAS Jawa Timur kemudian melakukan peninjauan terhadap aspek administrasi, tata kelola kelembagaan, pelaporan keuangan, dokumentasi kegiatan, mekanisme pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat, serta implementasi berbagai program bantuan yang berasal dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Seluruh proses dilakukan secara komprehensif dengan tujuan memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan kualitas pelayanan BAZNAS Trenggalek.

Tidak hanya melakukan evaluasi administrasi, tim BAZNAS Jawa Timur juga memberikan berbagai arahan strategis terkait penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas pelaporan, optimalisasi penghimpunan dana ZIS, serta pengembangan program pemberdayaan masyarakat yang lebih berkelanjutan. Hal tersebut diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga yang dipercaya masyarakat dalam mengelola dana zakat secara amanah dan profesional.

Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pendampingan yang dilakukan oleh BAZNAS Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi bukan sekadar proses penilaian, melainkan menjadi momentum pembelajaran untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat.

"Monitoring dan evaluasi ini menjadi sarana yang sangat penting bagi kami untuk melihat sejauh mana program-program yang telah dijalankan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Berbagai masukan dari BAZNAS Jawa Timur menjadi bekal bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola, dan menghadirkan program-program yang semakin berdampak," ujarnya.

Sementara itu, tim BAZNAS Jawa Timur menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kualitas pengelolaan zakat di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Dengan adanya pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan seluruh BAZNAS daerah mampu terus berkembang, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain membahas pelaksanaan program yang telah berjalan, forum monitoring juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai peluang pengembangan program ke depan. Berbagai ide dan strategi disampaikan, mulai dari penguatan pemberdayaan ekonomi mustahik, digitalisasi penghimpunan zakat, peningkatan sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga perluasan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, setiap program dapat diukur efektivitasnya sehingga mampu menghasilkan perbaikan yang berkelanjutan. Pendekatan ini menjadi salah satu langkah penting agar dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat benar-benar memberikan manfaat yang luas serta mampu meningkatkan kesejahteraan para mustahik.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini juga mencerminkan kuatnya sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Trenggalek dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat yang modern, transparan, dan akuntabel. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas dampak program-program sosial yang dilaksanakan.

 

Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Trenggalek semakin siap menghadapi tantangan pengelolaan zakat di masa mendatang. Berbekal semangat profesionalisme, inovasi, dan kolaborasi, BAZNAS Trenggalek berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik, memperkuat pemberdayaan umat, serta memastikan setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat dikelola secara amanah, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek.

18/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek Wujudkan Hunian Layak bagi Warga, Serahkan Bantuan Bedah Rumah kepada Bapak Sardi di Kecamatan Bendungan

Komitmen BAZNAS Kabupaten Trenggalek dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program kemanusiaan. Salah satunya melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Bapak Sardi, warga Dusun Srabah RT 03 RW 02, Desa Srabah, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, didampingi Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Trenggalek, KH. Bahaudin, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang aman, sehat, dan layak huni.

Program bedah rumah ini merupakan salah satu implementasi nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh para muzaki melalui BAZNAS. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, program ini juga menjadi upaya menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, menyampaikan bahwa rumah merupakan kebutuhan mendasar yang memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup sebuah keluarga. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang tergolong mustahik.

"Melalui program bedah rumah ini, kami berharap Bapak Sardi beserta keluarga dapat tinggal di rumah yang lebih aman, nyaman, dan sehat. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Ini adalah amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Trenggalek, KH. Bahaudin, menegaskan bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan sosial yang mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, program bedah rumah menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat. Dengan memiliki tempat tinggal yang layak, keluarga penerima dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan memiliki semangat baru untuk meningkatkan taraf hidupnya.

"Bantuan ini bukan sekadar memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima. Kami berharap masyarakat yang memiliki kemampuan untuk berzakat terus mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS agar semakin banyak saudara-saudara kita yang dapat merasakan manfaatnya," tuturnya.

Bapak Sardi beserta keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Bantuan tersebut menjadi harapan besar bagi keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak setelah sekian lama menghadapi keterbatasan kondisi rumah.

Program bedah rumah sendiri menjadi salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Trenggalek dalam bidang kemanusiaan. Program ini menyasar masyarakat kurang mampu yang rumahnya mengalami kerusakan berat maupun tidak memenuhi standar kelayakan huni. Sebelum bantuan diberikan, BAZNAS terlebih dahulu melakukan proses survei dan verifikasi guna memastikan bantuan tepat sasaran sesuai dengan kondisi di lapangan.

Keberhasilan program ini juga tidak terlepas dari dukungan para muzaki yang secara rutin menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Dana yang dihimpun kemudian dikelola secara amanah, profesional, dan transparan sehingga dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui berbagai program sosial seperti bedah rumah, bantuan biaya hidup, bantuan pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Kabupaten Trenggalek terus berupaya menjadi lembaga yang mampu menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi umat.

BAZNAS Kabupaten Trenggalek berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai pelosok Kabupaten Trenggalek.

 

Program bedah rumah untuk Bapak Sardi menjadi bukti bahwa zakat bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menghadirkan kehidupan yang lebih bermartabat melalui penyediaan hunian yang layak. Inilah wujud nyata bahwa setiap amanah zakat yang dititipkan oleh para muzaki mampu menjadi jalan hadirnya senyum, harapan, dan kehidupan yang lebih baik bagi sesama.

15/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek Salurkan Bantuan Bedah Rumah bagi Korban Kebakaran di Desa Semarum

BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan respon cepat terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Melalui program kemanusiaan, BAZNAS menyalurkan bantuan bedah rumah kepada Ibu Mutingah, warga Dusun Semarum Lor RT 02 RW 01, Desa Semarum, Kecamatan Durenan, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, didampingi Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Trenggalek, KH. Bahaudin pada Rabu(15/07). Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril kepada keluarga yang sedang menghadapi cobaan.

Musibah kebakaran terjadi pada Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 12.30 WIB. Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran bermula ketika Imron, anak dari Ibu Mutingah, tertidur sambil merokok. Puntung rokok yang terjatuh mengenai kasur hingga memicu api. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke bagian atap rumah. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan sekitar 40 persen, terutama pada bagian atap yang terbakar.

Menyikapi kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Trenggalek bergerak cepat melakukan asesmen untuk memastikan kondisi korban sekaligus menentukan bentuk bantuan yang dibutuhkan. Hasil asesmen menunjukkan bahwa rumah tersebut memerlukan perbaikan agar kembali layak dihuni, sehingga BAZNAS memutuskan memberikan bantuan melalui program bedah rumah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, menyampaikan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah maupun hidup dalam kondisi kurang mampu.

"Musibah dapat datang kapan saja dan kepada siapa saja. Karena itu, BAZNAS hadir sebagai perpanjangan tangan para muzaki untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat proses perbaikan rumah sehingga Ibu Mutingah dan keluarga dapat kembali tinggal dengan aman dan nyaman," ujarnya.

Beliau juga mengajak masyarakat yang telah memiliki kemampuan untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Menurutnya, setiap dana yang dititipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sementara itu, KH. Bahaudin menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam membangun solidaritas sosial. Selain menjadi kewajiban bagi umat Islam yang mampu, zakat juga menjadi solusi dalam membantu meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

"Bantuan ini bukan sekadar memperbaiki bangunan yang rusak akibat kebakaran, tetapi juga mengembalikan harapan bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi Ibu Mutingah dan keluarga untuk bangkit kembali," tuturnya.

Ibu Mutingah beserta keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Trenggalek serta seluruh muzaki yang telah memberikan perhatian dan kepedulian. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan rumah sehingga aktivitas keluarga dapat kembali berjalan dengan normal.

Program bedah rumah ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memberikan solusi yang berkelanjutan melalui penyediaan tempat tinggal yang layak dan aman.

BAZNAS Kabupaten Trenggalek terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang luas melalui berbagai program di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.

Melalui semangat gotong royong dan kepedulian, BAZNAS berharap masyarakat dapat terus bersama-sama menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang menghadapi ujian kehidupan. Sebab, di balik setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan, tersimpan doa, harapan, dan kesempatan bagi sesama untuk bangkit serta menjalani kehidupan yang lebih baik.

15/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Trenggalek Berikan Bantuan Bedah Rumah bagi Keluarga Bapak Rozi, Korban Rumah Roboh di Desa Karanggayam

Wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek. Pada Selasa (14/07), BAZNAS Trenggalek menyalurkan bantuan bedah rumah kepada keluarga Bapak Rozi, warga Desa Karanggayam, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, yang rumahnya roboh akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan hunian yang lebih aman dan layak bagi keluarga mustahik yang sedang mengalami kesulitan. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki dapat dirasakan manfaatnya oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

Rumah yang ditempati keluarga Bapak Rozi sebelumnya mengalami kerusakan parah hingga akhirnya roboh. Kondisi tersebut membuat keluarga harus menghadapi situasi yang tidak mudah, karena kehilangan tempat tinggal yang menjadi kebutuhan dasar setiap keluarga. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Trenggalek bergerak cepat dengan memberikan bantuan bedah rumah agar keluarga Bapak Rozi dapat segera memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak huni.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Trenggalek dalam menjalankan program kemanusiaan dan kepedulian sosial melalui pemanfaatan dana zakat secara tepat sasaran. Program bedah rumah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi upaya mengembalikan semangat, harapan, dan rasa aman bagi keluarga penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa setiap bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. Oleh karena itu, seluruh proses pendistribusian dilakukan secara profesional dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama. Semoga pembangunan rumah ini dapat segera selesai sehingga keluarga Bapak Rozi dapat kembali menempati rumah yang layak dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang," ujar perwakilan BAZNAS Trenggalek.

Keluarga Bapak Rozi pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi mereka untuk bangkit setelah tertimpa musibah. Dukungan dari berbagai pihak memberikan semangat bahwa masih banyak masyarakat yang peduli terhadap sesama.

Program bedah rumah menjadi salah satu program unggulan BAZNAS Trenggalek dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik. Selain membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal, program ini juga bertujuan menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan mendukung kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

Selama ini, BAZNAS Trenggalek terus berupaya memperluas manfaat zakat melalui berbagai program di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga dakwah. Kehadiran program-program tersebut diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, sekaligus menjadi jembatan antara para muzaki dengan mustahik.

Melalui semangat gotong royong dan kepedulian, BAZNAS Trenggalek mengajak seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Setiap amanah yang dititipkan akan dikelola secara transparan, akuntabel, dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Semoga bantuan bedah rumah bagi keluarga Bapak Rozi ini menjadi awal kebangkitan setelah musibah yang dialami. Di balik setiap ujian selalu ada harapan, dan melalui kepedulian bersama, semakin banyak keluarga yang dapat merasakan manfaat zakat dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

 

BAZNAS Trenggalek berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjadi sahabat bagi mereka yang membutuhkan, serta memastikan bahwa setiap dana zakat yang dihimpun mampu menghadirkan keberkahan, menguatkan solidaritas, dan memberikan manfaat nyata bagi kemaslahatan umat.

14/07/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Trenggalek Paparkan Pembentukan UPZ Desa dalam FGD Kepala Desa se-Kabupaten Trenggalek
BAZNAS Trenggalek Paparkan Pembentukan UPZ Desa dalam FGD Kepala Desa se-Kabupaten Trenggalek
Trenggalek (09/12) - Upaya memperkuat tata kelola zakat hingga level pemerintahan paling bawah kembali ditegaskan oleh BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Hal itu tampak dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kepala Desa se-Kabupaten Trenggalek yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Trenggalek, di mana BAZNAS hadir sebagai narasumber utama untuk memaparkan pentingnya pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa sebagai bagian dari percepatan pengelolaan zakat yang profesional, terstruktur, dan berorientasi pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Desa, menghadirkan forum dialog yang konstruktif dan menjadi wadah penyamaan persepsi mengenai urgensi penguatan tata kelola zakat desa di tengah dinamika sosial-ekonomi masyarakat saat ini. Dengan mengusung semangat memperbesar dampak sosial zakat, BAZNAS Trenggalek menekankan bahwa potensi zakat desa sangat besar, namun selama ini belum terkelola secara optimal karena belum adanya struktur resmi yang mengambil peran sebagai pengelola zakat di tingkat desa. Ketua BAZNAS Trenggalek, dalam pemaparannya, menyampaikan bahwa pembentukan UPZ Desa merupakan langkah strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Desa adalah ujung tombak layanan publik. Hampir semua aktivitas sosial masyarakat berawal dari desa. Maka pengelolaan zakat yang profesional harus dimulai dari desa,” jelasnya di hadapan para peserta FGD. Desa sebagai Lokomotif Penguatan Zakat BAZNAS Trenggalek menilai bahwa desa memiliki karakteristik unik sekaligus strategis. Keberadaan perangkat desa, tokoh agama, dan jejaring sosial masyarakat membuat desa menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus pusat mobilitas ekonomi. Hal itulah yang menjadikan pembentukan UPZ Desa sebagai kebutuhan mendesak agar potensi zakat yang ada tidak hanya berhenti pada kegiatan sosial spontan, tetapi menjadi kekuatan ekonomi berbasis syariah yang memiliki dampak jangka panjang. Dalam paparannya, BAZNAS Trenggalek membeberkan sejumlah dasar hukum pembentukan UPZ Desa mulai dari Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014, Keputusan BAZNAS RI tentang Pedoman UPZ, hingga ketentuan pelaksana BAZNAS Kabupaten. Dengan adanya dasar hukum yang jelas, pemerintah desa memiliki landasan kuat dalam membentuk UPZ Desa dan menetapkannya secara resmi melalui SK BAZNAS. Penjelasan Detail: Mekanisme dan Tugas UPZ Desa Pada sesi inti, BAZNAS Trenggalek menjelaskan alur pembentukan UPZ Desa yang diawali dengan pengajuan dari pemerintah desa, penunjukan pengurus, verifikasi BAZNAS, hingga pengukuhan melalui surat keputusan resmi. Selain itu, dipaparkan pula tugas utama UPZ Desa, meliputi: Menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, perangkat desa, serta potensi ekonomi lokal. Mengelola zakat sesuai prinsip syariah dan tata kelola yang transparan. Melakukan pendataan mustahik berbasis data desa agar distribusi tepat sasaran. Melaporkan keuangan dan kegiatan secara berkala kepada BAZNAS. Menjalankan program pemberdayaan masyarakat miskin di tingkat desa. Penjelasan tersebut disambut antusias para Kepala Desa. Banyak peserta yang sebelumnya belum memahami mekanisme pembentukan UPZ Desa akhirnya lebih terbuka terhadap manfaat jangka panjang yang bisa didapatkan melalui pengelolaan zakat yang terstruktur. Beberapa Kepala Desa juga memberikan pertanyaan terkait sistem pelaporan, integrasi program sosial desa dengan program zakat, hingga kemungkinan kolaborasi antara UPZ dan lembaga kemasyarakatan desa. Manfaat Besar Bagi Masyarakat Desa BAZNAS Trenggalek menegaskan bahwa keberadaan UPZ Desa mampu memberikan sejumlah manfaat langsung bagi masyarakat. Di antaranya: Bantuan sosial lebih cepat karena UPZ mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Potensi zakat desa lebih optimal sehingga dapat mengurangi beban anggaran desa. Program pemberdayaan seperti modal usaha, beasiswa, dan bantuan kesehatan bisa dijalankan secara berkelanjutan. Layanan zakat menjadi lebih dekat dan mudah diakses masyarakat. Dalam konteks kebutuhan masyarakat pedesaan yang beragam—mulai dari warga miskin ekstrem, keluarga dengan anak putus sekolah, warga sakit, hingga kelompok UMKM kecil—UPZ Desa dapat menjadi lokomotif yang menggerakkan solidaritas sosial secara sistematis. Komitmen BAZNAS dan PMD: Bergerak Bersama Wujudkan Profesionalisme Zakat Desa FGD ini menjadi langkah awal dari rencana besar sinergi antara BAZNAS Trenggalek dan Dinas PMD dalam membangun tata kelola zakat desa yang profesional. Setelah forum ini, BAZNAS menargetkan pembentukan UPZ Desa di seluruh wilayah Trenggalek secara bertahap. Selain itu, akan diselenggarakan pelatihan lanjutan, pendampingan pelaporan digital, hingga pengembangan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang menyesuaikan karakter masing-masing desa. Dinas PMD menegaskan dukungannya, menyebut bahwa penguatan zakat desa dapat membantu percepatan penanganan kemiskinan, terutama di wilayah yang selama ini menjadi prioritas pemulihan sosial ekonomi. Kegiatan FGD Kepala Desa se-Kabupaten Trenggalek ini menjadi momentum penting dalam mempercepat profesionalisme pengelolaan zakat berbasis desa. Dengan sinergi kuat antara pemerintah desa, PMD, dan BAZNAS Trenggalek, diharapkan UPZ Desa dapat hadir sebagai lembaga resmi yang menjaga amanah umat sekaligus membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Trenggalek optimistis bahwa penguatan tata kelola zakat desa bukan hanya langkah administratif, melainkan gerakan besar untuk membangun kemandirian ekonomi umat melalui instrumen zakat yang dikelola secara amanah, modern, dan tepat sasaran.
BERITA09/12/2025 | Humas
MAJELIS SOWAN GUSTI – PONDOK BQA PUCUNG SERAHKAN DONASI UNTUK KORBAN BANJIR SUMATERA MELALUI BAZNAS TRENGGALEK
MAJELIS SOWAN GUSTI – PONDOK BQA PUCUNG SERAHKAN DONASI UNTUK KORBAN BANJIR SUMATERA MELALUI BAZNAS TRENGGALEK
Alhamdulillah, semangat kepedulian dan solidaritas kembali terasa di Kabupaten Trenggalek. Majelis Sowan Gusti – Pondok BQA Pucung menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menyerahkan donasi untuk para korban banjir di wilayah Sumatera melalui BAZNAS Kabupaten Trenggalek, Selasa (09/12). Penyerahan ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas geografis, dan masyarakat Trenggalek terus hadir untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Donasi tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan majelis kepada BAZNAS Trenggalek di Kantor BAZNAS. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana internal jamaah Sowan Gusti yang digerakkan oleh rasa empati mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumatera beberapa waktu terakhir. Banjir tersebut menyebabkan banyak warga kehilangan rumah, akses logistik terputus, serta kebutuhan pokok yang semakin sulit didapatkan. Perwakilan Majelis Sowan Gusti menyampaikan bahwa penyerahan donasi melalui BAZNAS Trenggalek dipilih karena lembaga ini dinilai amanah, profesional, dan memiliki jaringan distribusi nasional yang siap memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. “Kami hanya ingin ikut membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera. Semoga sedikit dari kami bisa menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit,” ujarnya. BAZNAS Trenggalek menyambut baik dan mengapresiasi tinggi kepercayaan dari Majelis Sowan Gusti. Plt. Ka. Pelaksana BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa kolaborasi semacam ini adalah wujud nyata bahwa masyarakat Trenggalek memiliki kepedulian tinggi terhadap bencana yang terjadi di tanah air. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diterima akan segera disalurkan melalui koordinasi bersama BAZNAS Provinsi dan BAZNAS RI agar distribusinya tepat, cepat, dan akuntabel. “Alhamdulillah, ini merupakan bentuk kepedulian luar biasa dari Majelis Sowan Gusti. Atas nama BAZNAS Trenggalek, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya. InsyaAllah amanah ini akan kami salurkan dengan penuh tanggung jawab kepada para korban banjir di Sumatera,” tutur Ketua BAZNAS. Selain itu, BAZNAS Trenggalek juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat seperti ini sangat membantu dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. Di tengah kondisi yang serba sulit, solidaritas antarwilayah menjadi kekuatan besar untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat Indonesia. Bantuan tidak hanya berupa uang atau logistik, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi para penyintas. Majelis Sowan Gusti berharap kegiatan ini dapat menginspirasi kelompok masyarakat lainnya untuk turut memberikan bantuan sesuai kemampuan. Mereka juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, baik dalam kegiatan sosial lokal maupun nasional. Dengan diserahkannya donasi ini, BAZNAS Trenggalek kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta siap menjadi jembatan kebaikan dari masyarakat Trenggalek untuk Indonesia. Semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan dan menjadi amal jariyah bagi para donatur.
BERITA09/12/2025 | Humas
Jumat Berkah! BAZNAS Distribusikan Bantuan Bedah Rumah Program Rumah Layak Huni untuk Empat Warga Trenggalek
Jumat Berkah! BAZNAS Distribusikan Bantuan Bedah Rumah Program Rumah Layak Huni untuk Empat Warga Trenggalek
Trenggalek, 05 Desember 2025 — Upaya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terus menjadi perhatian serius BAZNAS. Melalui Program Rumah Layak Huni dari BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menyalurkan bantuan bedah rumah kepada empat warga yang berada dalam kondisi serba terbatas. Mereka adalah Ibu Supiyah dari Desa Ngadimulyo-Kec. Kampak, Bapak M. Tohir dari Desa Pandean-Kec. Dongko, Ibu Mijah dari Desa Ngentrong-Kec. Karangan dan Ibu Tumini dari Desa Nglebo-Kec. Suruh yang masing-masing telah lama hidup dalam kondisi hunian yang tak lagi layak ditinggali. Program ini tidak hanya sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga merupakan wujud nyata bahwa dana zakat mampu menjadi pendorong perubahan sosial yang signifikan. Dengan memprioritaskan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni, BAZNAS berupaya membuka jalan bagi masyarakat untuk merasakan kehidupan yang lebih bermartabat. Kondisi Rumah Tak Layak yang Menjadi Prioritas Sebagian besar penerima bantuan adalah warga yang bertahun-tahun tinggal di rumah yang sudah lapuk, sempit, dan minim fasilitas. Banyak dari bangunan tersebut tak lagi mampu melindungi penghuninya dari hujan, angin, maupun suhu ekstrem. Pada beberapa lokasi, kondisi lantai masih berupa tanah, dinding rapuh, serta atap yang rawan ambruk setiap saat. Di Desa Ngadimulyo, misalnya, rumah Supiyah telah lama menjadi sorotan masyarakat sekitar. Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, ia tidak mampu melakukan perbaikan apa pun. Setiap turun hujan, ia cemas memikirkan keselamatan diri dan anggota keluarga. Bantuan dari BAZNAS ini menjadi jawaban atas doa dan harapan yang selama ini ia gantungkan. Sementara itu, di Desa Pandean, rumah milik M. Tohir juga tak kalah memprihatinkan. Lantai kayu yang rapuh, dinding yang berlubang, serta kondisi atap yang bocor membuat aktivitas sehari-hari menjadi semakin berat. Tohir, yang bekerja serabutan, nyaris mustahil melakukan renovasi dengan penghasilannya yang sangat terbatas. Di Desa Ngentrong, situasi yang dialami oleh Mijah pun hampir serupa. Kesederhanaan hidup membuatnya bertahan dalam rumah seadanya, meski kondisi bangunan tersebut sudah jauh dari kata layak. Bantuan dari BAZNAS menjadi angin segar yang membawa harapan baru bagi kehidupan Ibu Mijah dan keluarganya. Sementara itu, di Desa Nglebo, Ibu Tumini menjadi penerima manfaat keempat. Sebagai kepala keluarga yang harus berjuang seorang diri, ia bertahan hidup di rumah dengan kondisi yang memprihatinkan. Tidak jarang ia kesulitan tidur ketika angin kencang datang karena takut rumahnya runtuh kapan saja. Kini, bantuan dari BAZNAS membuat Ibu Tumini bisa bernapas lega dan menatap masa depan dengan lebih percaya diri. Wujud Kepedulian Bersama, Bukan Sekadar Bantuan Proses penyerahan bantuan rumah layak huni ini dilakukan secara langsung oleh BAZNAS Trenggalek dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut bukan hanya inisiatif lembaga, tetapi disambut sebagai gerakan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ketua BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki di seluruh Indonesia melalui BAZNAS RI. Karena itu, proses penyaluran dilakukan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan tepat sasaran. “Program Rumah Layak Huni bukan sekadar membangun rumah, tetapi membangun kembali semangat hidup dan menjaga martabat masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan,” ungkapnya. Bantuan ini juga menjadi stimulus agar masyarakat lain turut bergerak dalam semangat gotong royong. Sejumlah warga di sekitar lokasi penerima manfaat juga ikut membantu proses pembangunan, mulai dari pembersihan area, pengangkutan material, hingga kerja bakti bersama. Kehangatan kebersamaan inilah yang membuat setiap rumah yang dibangun terasa lebih hidup dan penuh nilai kebajikan. Menghadirkan Rumah, Menghadirkan Harapan Keempat penerima manfaat tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukur mereka. Dengan suara yang bergetar, mereka menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mewujudkan rumah impian mereka. Bagi mereka, bantuan ini bukan hanya soal bangunan baru, tetapi tentang harapan untuk hidup lebih layak, serta lingkungan yang lebih aman bagi keluarga mereka. BAZNAS berharap bahwa Program Rumah Layak Huni dapat menjadi inspirasi dan contoh bahwa pengelolaan zakat yang amanah mampu memberikan dampak besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan terus memperluas jangkauan program ini, BAZNAS berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak rumah yang layak, lebih banyak senyuman, dan lebih banyak harapan di tengah masyarakat. Sahabat BAZNAS juga bisa jadi bagian dari aksi kebaikan ini dengan cara sedekah melalui ????kabtrenggalek.baznas.go.id/sedekah atau melalui rekening : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538
BERITA05/12/2025 | Humas
Gubernur Jawa Timur resmikan Masjid IKHLAS BAKTI, kolaborasi BAZNAS Trenggalek bersama Pramuka Trenggalek
Gubernur Jawa Timur resmikan Masjid IKHLAS BAKTI, kolaborasi BAZNAS Trenggalek bersama Pramuka Trenggalek
Trenggalek, 04 Desember 2025 — Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, menjadi saksi hadirnya energi baru bagi warga terdampak bencana. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung untuk meresmikan Hunian Sementara (Huntara) “Kinasih Indah Persada” dan Masjid “Ikhlas Bakti” yang dibangun dari hasil kolaborasi Pramuka Trenggalek dan BAZNAS Trenggalek, dua fasilitas penting yang dibangun untuk memulihkan kehidupan sosial, spiritual, serta ekonomi masyarakat. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto SE, M.PSDM, serta anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hj. Siti Mukiarti, S.Ag., M.Ag. Agenda dimulai dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk doa dan harapan agar pembangunan ini membawa keberkahan bagi seluruh warga. Setelah itu, Gubernur Jawa Timur menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Huntara dan Masjid, selain meresmikan Huntara dan Masjid, Ibu Khofifah juga menanam tunas kelapa sebagai wujud Lambang Pertumbuhan dan Harapan Baru. Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor yang terbangun selama proses pembangunan baik Huntara maupun Masjid. Berkat kerja sama tersebut, kini berdiri 38 unit Huntara, terdiri dari 27 unit di lapangan Nggiling yang merupakan lahan Pemprov, serta 11 unit yang dibangun di lahan mandiri masyarakat. Gubernur Khofifah juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga, mulai dari paket sembako hingga bantuan material berupa aspal. Tidak hanya itu, beliau meninjau satu per satu bangunan Huntara dan Masjid, sekaligus berdialog dengan warga penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, disalurkan 40 paket bantuan berisi sembako, kompor, tabung gas, selimut, dan berbagai perlengkapan penting lainnya untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Dukungan bagi warga Huntara tidak berhenti di situ. Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga menunjukkan langkah nyata dalam membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Bupati Trenggalek secara simbolis menyerahkan 30 ekor kambing kepada perwakilan warga penghuni Huntara. Bantuan ternak ini diharapkan dapat menjadi aset produktif bagi keluarga, yang dapat dikembangkan melalui model penggemukan dan perkembangbiakan. Program ini dirancang agar ke depan warga tidak hanya pulih, tetapi juga memiliki sumber penghasilan baru yang mampu memperkuat kembali ketahanan ekonomi rumah tangga mereka. “Semoga warga merasa nyaman dan aman di Huntara Kinasih Indah Persada ini,” tutur Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur. Peresmian masjid dan Huntara ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengembalikan kehidupan warga Desa Ngrandu pasca bencana, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga, serta masyarakat mampu menciptakan perubahan yang berarti.
BERITA04/12/2025 | Humas
Di Antara Jembatan yang Terputus, BAZNAS Terus Salurkan Bantuan
Di Antara Jembatan yang Terputus, BAZNAS Terus Salurkan Bantuan
Musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Aceh Utara dan sekitarnya kembali menunjukkan betapa pentingnya kehadiran lembaga kemanusiaan di tengah situasi darurat. Dalam kondisi yang penuh tantangan ini, BAZNAS melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menunjukkan komitmen dan kepeduliannya dengan terus menyalurkan bantuan meski akses menuju lokasi terdampak terputus. Pada Selasa, (02/12), tim BTB melakukan langkah sigap dengan membawa bantuan berupa beras untuk kebutuhan Dapur Umum (DU) di Aceh Utara. Bantuan tersebut dibawa menggunakan perahu karet Polairud, setelah jalur darat sepenuhnya tidak bisa digunakan. Musibah banjir kali ini tidak hanya menenggelamkan pemukiman warga, tetapi juga merusak infrastruktur penting seperti jembatan. Tiga jembatan utama penghubung antara Bireun dan Aceh Utara—termasuk jembatan utama di Kutablang—mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat dilalui. Akibat terputusnya jalur transportasi tersebut, distribusi logistik menjadi tantangan besar bagi petugas maupun relawan kemanusiaan. Jalan yang biasanya dapat dilalui kendaraan roda empat kini hanya dapat ditembus menggunakan perahu atau jalur alternatif yang berbahaya. Namun, kondisi ini tidak menghentikan gerak cepat tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas tetap terpenuhi. Bantuan beras yang dibawa bukan hanya sekadar logistik, tetapi merupakan penopang utama keberlangsungan Dapur Umum yang menjadi penyedia makanan harian bagi warga terdampak. Di tengah banjir yang masih merendam sebagian besar wilayah, warga sangat bergantung pada pasokan makanan siap saji yang disiapkan relawan. Dengan masuknya tambahan logistik ini, operasional Dapur Umum bisa terus berjalan dan menyediakan kebutuhan makan bagi ratusan warga setiap harinya. Perjalanan menuju Aceh Utara menggunakan perahu karet bukanlah hal mudah. Arus sungai yang cukup deras, kondisi cuaca yang tidak menentu, dan risiko keselamatan menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh tim BAZNAS dan Polairud. Namun kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami masa sulit menjadi alasan terbesar bagi para relawan untuk tetap melanjutkan misi kemanusiaan tersebut. Semangat kolaborasi antara BAZNAS dan Polairud menunjukkan bahwa sinergi antarinstansi sangat penting dalam penanganan bencana. Selain menyalurkan logistik untuk Dapur Umum, tim BAZNAS Tanggap Bencana juga melakukan pemantauan kondisi warga dan memetakan kebutuhan mendesak lainnya. Banyak warga yang masih bertahan di rumah karena akses keluar terputus, sementara beberapa lainnya mengungsi di titik aman yang telah disiapkan. Kehadiran BAZNAS di tengah mereka bukan hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral yang sangat berarti. Warga merasa tidak sendirian menghadapi bencana yang menimpa daerah mereka. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa bencana dapat datang kapan saja dan memutus akses vital yang selama ini dianggap aman. Namun, ketangguhan masyarakat Aceh Utara serta respons cepat berbagai pihak, termasuk BAZNAS, membuktikan bahwa harapan selalu ada. Selama bantuan terus mengalir dan solidaritas tetap terjaga, proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan kehidupan warga dapat kembali normal. Dengan tetap bergerak meski jembatan terputus, BAZNAS menunjukkan komitmennya bahwa tidak ada hambatan yang mampu menghentikan niat baik untuk membantu sesama. Solidaritas, keberanian, dan kepedulian menjadi pijakan kuat dalam setiap langkah mereka di lapangan. Mari jadi bagian dari aksi kebaikan itu, Sahabat BAZNAS bisa salurkan bantuan donasi via ????kabtrenggalek.baznas.go.id/sedekah atau transfer ke rekening : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538 an. BAZNAS Trenggalek
BERITA03/12/2025 | Humas
Gerakan Kebaikan untuk Korban Bencana: Dari Donasi hingga Aksi Nyata
Gerakan Kebaikan untuk Korban Bencana: Dari Donasi hingga Aksi Nyata
Indonesia adalah negeri yang dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa, namun juga berada pada wilayah cincin api yang rawan bencana. Gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung berapi sering kali menjadi peringatan bahwa hidup ini penuh ujian. Namun di balik setiap musibah yang datang, selalu muncul cahaya kebaikan dari masyarakat yang tergerak untuk membantu. Gerakan kepedulian ini bukan sekadar respons spontan, tetapi menjadi wujud nyata betapa kuatnya nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial dalam diri bangsa Indonesia. Bencana sering kali datang secara tiba-tiba, meninggalkan luka, kehilangan, dan trauma bagi para korban. Di tengah situasi tersebut, uluran tangan masyarakat sangat berarti. Bahkan bantuan sekecil apa pun dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang tengah berjuang bangkit dari keterpurukan. Dari sinilah gerakan kebaikan muncul, mulai dari donasi spontan hingga aksi nyata yang dilakukan komunitas, organisasi kemanusiaan, maupun lembaga resmi seperti BAZNAS. Donasi: Langkah Awal yang Menghidupkan Harapan Ketika terjadi bencana, donasi menjadi respons pertama yang paling mudah dilakukan. Masyarakat dari berbagai daerah, tanpa memandang latar belakang, berlomba-lomba memberikan apa yang mereka mampu: uang, makanan, pakaian, obat-obatan, hingga selimut. Donasi bukan hanya materi, tetapi simbol kedekatan emosional dan kepedulian yang tulus. Di era digital saat ini, berdonasi semakin mudah. Platform pembayaran daring, crowdfunding, hingga layanan donasi resmi dari lembaga zakat telah memudahkan siapa pun untuk berbagi dalam hitungan detik. Meski terlihat sederhana, kontribusi kecil yang bersatu dapat menciptakan dampak besar. Banyak dapur umum, posko kesehatan, dan bantuan logistik dapat berjalan berkat uluran tangan masyarakat yang tidak pernah berhenti. Relawan: Wujud Kepedulian yang Menggerakkan Selain donasi, peran relawan sangat penting dalam penanganan dampak bencana. Mereka hadir di lokasi, membantu evakuasi, mendirikan tenda darurat, mengelola bantuan, hingga memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak dan keluarga korban. Para relawan adalah bukti nyata bahwa kepedulian bukan hanya kata-kata, tetapi tindakan yang membawa perubahan. Menjadi relawan bukanlah hal mudah. Mereka harus berhadapan dengan medan berat, cuaca yang tidak menentu, serta situasi emosional yang kompleks. Namun semua itu ditempuh demi meringankan beban saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Keberadaan relawan menjadi kekuatan besar yang mampu mempercepat proses pemulihan dan membangkitkan semangat masyarakat yang terdampak. Aksi Nyata dari Lembaga Kemanusiaan Organisasi kemanusiaan seperti BAZNAS memiliki peran strategis dalam mengkoordinasikan bantuan secara cepat dan tepat sasaran. Dengan pengalaman dan sistem yang terstruktur, BAZNAS memastikan bahwa kebutuhan mendesak di lapangan dapat terpenuhi. Mulai dari penyediaan makanan siap saji, air bersih, layanan kesehatan, hingga pembangunan hunian sementara atau program pemulihan jangka panjang — semuanya dilakukan dengan pendekatan profesional. Keberadaan lembaga resmi sangat penting untuk memastikan donasi digunakan secara transparan dan sampai kepada yang benar-benar membutuhkan. Inilah salah satu bentuk akuntabilitas dalam gerakan kebaikan yang menjadikan masyarakat semakin percaya untuk berpartisipasi. Kolaborasi Masyarakat: Semakin Banyak yang Terlibat, Semakin Besar Dampaknya Gerakan kebaikan bukan hanya tentang seberapa besar bantuan yang diberikan, tetapi tentang bagaimana seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi. Ketika pemerintah, lembaga zakat, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dan individu bekerja bersama, proses penanganan bencana akan berjalan lebih efektif. Kolaborasi ini terlihat dari berbagai aksi yang dilakukan: gotong royong membersihkan puing rumah, membuat posko pengungsian bersama, pendampingan psikologis untuk anak-anak, hingga dukungan ekonomi bagi para penyintas agar bisa kembali bekerja. Semua upaya ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan adalah kekuatan terbesar bangsa ini. Penutup: Kebaikan yang Menular dan Menguatkan Bencana memang menyisakan duka, tetapi kebaikan yang tumbuh dari masyarakat selalu menjadi penguat yang luar biasa. Gerakan kebaikan — mulai dari donasi hingga aksi nyata — membuktikan bahwa rasa kemanusiaan tidak pernah padam. Kita mungkin tidak bisa menghentikan bencana, tetapi kita bisa memperkuat dampaknya dengan kepedulian. Saat alam menguji, kitalah yang menjadi jawabannya. Dengan terus menumbuhkan kepedulian sosial, kita bukan hanya membantu korban bencana bangkit, tetapi juga menjaga nilai kemanusiaan tetap hidup dalam diri bangsa Indonesia. Sahabat BAZNAS bisa salurkan donasi untuk saudara kita yang ada di Pulau Sumatera dengan cara kunjungi laman : kabtrenggalek.baznas.go.id/sedekah atau transfer ke rekening : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538
BERITA01/12/2025 | Humas
Banjir Rendam Padang Pariaman, BAZNAS Sigap Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Banjir Rendam Padang Pariaman, BAZNAS Sigap Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bergerak sigap menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak banjir yang merendam wilayah Padang Pariaman, Sumatera Barat, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Sumatera Barat bersama BTB Kabupaten Padang Pariaman langsung menyalurkan bantuan logistik ke warga terdampak. Tim bergerak cepat agar kebutuhan pokok dapat segera diterima masyarakat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan pentingnya bantuan cepat tanggap terhadap para korban. “Pelaksanaan tanggap darurat ini adalah bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat terdampak bencana. Kami berkomitmen membantu meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan pokok mereka terpenuhi,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (28/11/2025). Hujan yang masih mengguyur wilayah Padang Pariaman membuat tim BAZNAS terus memantau situasi. Mereka memastikan distribusi bantuan tetap berjalan lancar, meskipun kondisi medan basah dan sulit dilalui. Selain bantuan logistik, kata saidah, tim BAZNAS juga melakukan pendataan warga terdampak untuk menyiapkan bantuan lanjutan, memastikan setiap warga yang membutuhkan mendapatkan bantuan yang sesuai. Saidah menjelaskan, distribusi bantuan dilakukan di 10 titik lokasi, antara lain Nagari Pulau Aia, Nagari Pauh Kambar, Nagari Kapalo Koto, Nagari Ulakan, Nagari Singai Gimba, Nagari Tapakis, Nagari Surantih, Nagari Kasang, Nagari Bisati, dan Nagari Galapung. Saidah juga turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi dan mendoakan keselamatan serta kesabaran bagi warga terdampak. Ia menekankan tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama. “BAZNAS turut prihatin atas bencana banjir yang menimpa saudara-saudara kita di Padang Pariaman. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para penyintas dan mendukung program-program kemanusiaan BAZNAS agar penanganan bencana bisa berjalan berkelanjutan,” katanya. Adapun bantuan yang disalurkan mencakup beras, butir telur, dan minyak goreng untuk dapur umum korban banjir. Penyaluran bantuan menggunakan 1 unit ambulance dan 1 unit mobil Hilux, dengan personil dari BTB Provinsi Sumbar dan BTB Kabupaten Padang Pariaman. Sejumlah nagari terdampak antara lain Kp. Galapung, Ulakan Tapakis, Sungai Buluh Barat, Nagari Pauh Kambar, dan Nagari Padang Kandang Pulo Air. Luapan air sungai masuk ke rumah-rumah warga hingga halaman sekolah, memaksa anak-anak belajar di ruang darurat atau bahkan terpaksa tidak masuk sekolah sementara waktu. Bagi masyarakat yang ingin bersedekah untuk membantu korban bencana, donasi dapat disalurkan melalui: kabtrenggalek.baznas.go.id/sedekah atau transfer ke rekening : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538
BERITA01/12/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Sdr. Sumarno Melalui Program Bedah Rumah
BAZNAS Trenggalek Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Sdr. Sumarno Melalui Program Bedah Rumah
BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Trenggalek Peduli. Kali ini, bantuan tersebut disalurkan kepada Sdr. Sumarno (RT 29 RW 07 Dusun Kebon, Desa Gondang, Kecamaan Tugu), seorang warga kurang mampu yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni. Melalui program ini, BAZNAS Trenggalek menghadirkan hunian yang lebih aman dan nyaman, menjadi bukti nyata bahwa zakat mampu mengubah kehidupan. Kondisi rumah Sumarno sebelumnya sangat memprihatinkan. Atap rumah banyak yang bocor, dinding sudah rapuh, serta lantai yang masih berupa tanah. Setiap musim hujan, rumah tersebut tergenang air dan menjadi tidak nyaman untuk ditempati. Keterbatasan ekonomi membuat Sumarno dan keluarganya tidak mampu melakukan perbaikan secara mandiri. Namun, harapan mulai tumbuh ketika rumahnya terdata oleh BAZNAS Trenggalek sebagai salah satu penerima manfaat program bedah rumah. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh WAKA I BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Rahmat Purwanto pada Senin (24/11), beliau juga menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar lembaga dalam mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan mustahik. “Program bedah rumah ini bukan hanya membangun tembok dan atap, tetapi kami ingin membangun harapan, menguatkan martabat, dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan,” tuturnya. Proses bedah rumah dimulai dengan survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Trenggalek bersama perangkat desa setempat. Tahapan ini bertujuan untuk memastikan kondisi rumah dan kelayakan penerima bantuan. Setelah dinyatakan layak, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tukang lokal serta dukungan dari masyarakat sekitar, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Trenggalek. Pembangunan rumah Sdr. Sumarno meliputi perbaikan struktur bangunan, penggantian atap, pemasangan dinding yang lebih kokoh, serta lantai yang kini telah diplester sehingga lebih bersih dan layak huni. Tak hanya itu, ventilasi udara dan pencahayaan alami juga diperhatikan agar rumah menjadi lebih sehat bagi penghuninya. Program bedah rumah ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Trenggalek dari para Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat, serta berbagai pihak yang telah mempercayakan pengelolaan ZIS kepada BAZNAS. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, dana tersebut disalurkan secara tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan. Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa setempat turut mengapresiasi langkah BAZNAS Trenggalek dalam mengurangi angka rumah tidak layak huni di wilayahnya. Menurut mereka, program ini sangat membantu warga dan menjadi contoh nyata kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat. “Program ini sangat luar biasa. Semoga bantuan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” ungkap salah satu perangkat desa. BAZNAS Trenggalek berharap program bedah rumah ini tidak hanya memberikan perubahan fisik berupa bangunan yang layak, tetapi juga perubahan sosial dan psikologis bagi penerima manfaat. Rumah yang layak diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, serta semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Melalui program ini, BAZNAS Trenggalek mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan. “Setiap rupiah zakat yang Anda titipkan, akan kami kelola secara amanah untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi mereka yang membutuhkan,” pungkas Ketua BAZNAS Trenggalek. Program bedah rumah untuk Sumarno menjadi bukti bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sumber harapan dan kekuatan untuk membangun kehidupan yang lebih bermartabat bagi sesama. Mari menjadi bagian dari aksi kebaikan ini : Sahabat BAZNAS bisa menyalurkan Zakat dan Sedekah melalui BAZNAS Trenggalek, via transfer ke rekening a.n. BAZNAS Trenggalek: Rekening zakat : Bank Jatim 0222111111 BSI 7999957581 BRI 017701016625532 Rekening infaq/sedekah : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538
BERITA24/11/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Salurkan 10 Bantuan Sepeda untuk Dukung Mobilitas Mustahik
BAZNAS Trenggalek Salurkan 10 Bantuan Sepeda untuk Dukung Mobilitas Mustahik
Sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan kemudahan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, BAZNAS Kabupaten Trenggalek kembali menyalurkan program bantuan bagi mustahik di wilayah setempat. Pada hari ini, BAZNAS Trenggalek secara resmi menyerahkan 10 unit bantuan sepeda untuk 6 sekolah di 3 kecamatan, kepada pelajar yang membutuhkan sarana transportasi untuk ke sekolah. 10 unit tersebut di salurkan kepada: - Muhammad Febri (SDN 2 Jatiprahu) - Dewa Bakti (SDN 1 Karangan) - Vania Carisa (SDN 1 Karangan) - Adhyz Novaryan (SDN Nglinggis) - Reyhan Abdillah (SDN Nglinggis) - Amelia Dwi (SMPN 3 Tugu) Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu langkah nyata BAZNAS dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat benar-benar memberikan manfaat langsung, terutama dalam menunjang mobilitas dan produktivitas para mustahik. Sepeda dipilih karena menjadi salah satu sarana transportasi yang paling efektif, ramah lingkungan, dan mudah diakses, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan. Dalam kegiatan penyerahan ini, para penerima manfaat terlihat antusias dan penuh rasa syukur. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Trenggalek , Kyai Bahauddin menyampaikan bahwa program bantuan sepeda merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar bagi siswa “Sepeda memang terlihat sederhana, tetapi bagi sebagian masyarakat, ini adalah kebutuhan penting yang dapat membantu memperlancar aktivitas. Kami berharap bantuan ini bisa menjadi pemicu semangat bagi para siswa,” ujarnya. BAZNAS Trenggalek terus berusaha memastikan bahwa setiap program penyaluran tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Sebelum penyerahan dilakukan, tim pendistribusian melakukan survei lapangan untuk memastikan kebutuhan mustahik benar-benar sesuai dengan kondisi yang ada. Sejumlah penerima manfaat yang dipilih merupakan warga yang memiliki keterbatasan akses transportasi, seperti pelajar yang harus menempuh jarak jauh ke sekolah, pedagang yang setiap hari membawa barang dagangan, hingga pekerja harian yang membutuhkan sarana mobilitas untuk menambah pendapatan keluarga. Salah satu penerima manfaat, seorang pelajar mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia menyebut bahwa sebelum mendapatkan sepeda, ia harus berjalan kaki. Bantuan ini akan sangat membantunya untuk datang ke sekolah lebih cepat dan tidak mudah lelah. Salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui BAZNAS. Dengan adanya dukungan dari para muzaki, program-program seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi lebih banyak orang. BAZNAS Trenggalek mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyaluran dapat dilakukan secara aman, transparan, tepat sasaran, dan penuh keberkahan. BAZNAS Trenggalek menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, berbagai program pemberdayaan dan dukungan sosial lainnya akan terus digulirkan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi angka kesulitan ekonomi di Kabupaten Trenggalek. Berbagai program seperti bedah rumah, bantuan biaya hidup, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi terus diprioritaskan agar mustahik dapat bertransformasi menjadi masyarakat yang lebih mandiri. Melalui penyaluran 10 bantuan sepeda ini, BAZNAS Trenggalek berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi para penerima manfaat untuk maju dan berkembang. Sepeda bukan hanya alat transportasi, tetapi juga simbol harapan, semangat baru, serta dukungan nyata dari masyarakat kepada masyarakat lain yang membutuhkan. Diharapkan, bantuan ini dapat memperkuat tali persaudaraan dan membangun kepedulian kolektif di Kabupaten Trenggalek. Dengan semangat terus menebar manfaat, BAZNAS Trenggalek berkomitmen untuk menjaga kepercayaan para muzaki dan memastikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah benar-benar menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat. Mari turut menjadi bagian dari aksi kebaikan itu, #SahabatBAZNAS bisa menyalurkan Zakat dan Sedekah melalui BAZNAS Trenggalek, via transfer ke rekening a.n. BAZNAS Trenggalek: Rekening zakat : Bank Jatim 0222111111 BSI 7999957581 BRI 017701016625532 Rekening infaq/sedekah : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538
BERITA18/11/2025 | Humas
PERINGATI HARI PAHLAWAN, KORPRI KECAMATAN SURUH SERAHKAN DONASI UNTUK PEMBANGUNAN MASJID IKHLAS BAKTI MELALUI BAZNAS TRENGGALEK
PERINGATI HARI PAHLAWAN, KORPRI KECAMATAN SURUH SERAHKAN DONASI UNTUK PEMBANGUNAN MASJID IKHLAS BAKTI MELALUI BAZNAS TRENGGALEK
Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan Nasional tahun 2025, KORPRI Kecamatan Suruh menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dengan menyerahkan donasi untuk pembangunan Masjid Ikhlas Bakti. Penyerahan donasi tersebut diserahkan kepada WK. I BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Rahmat Purwanto sebanyak Rp. 16.622.500,- di lokasi pembangunan Masjid Ikhlas Bakti pada Senin (10/11) sebagai bentuk sinergi antara ASN dan lembaga pengelola zakat dalam menebar manfaat bagi masyarakat.Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu penyelesaian pembangunan Masjid Ikhlas Bakti yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Penyaluran melalui BAZNAS menjadi bentuk kepercayaan ASN kepada lembaga resmi yang memiliki sistem transparan dan akuntabel dalam pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, maupun donasi sosial. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya diartikan sebagai perjuangan di medan perang, tetapi juga melalui aksi nyata dalam membangun dan memakmurkan rumah ibadah. Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh anggota KORPRI Kecamatan Suruh yang telah menyalurkan donasinya melalui BAZNAS. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan semangat kolaborasi antara ASN dan lembaga zakat dalam memperkuat ketahanan sosial serta pembangunan keagamaan di daerah.Momentum peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengangkat tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”. Semangat tersebut tercermin jelas dari langkah nyata KORPRI Kecamatan Suruh yang tidak hanya bekerja melayani masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan fasilitas ibadah. Sikap ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kepahlawanan dapat diwujudkan melalui pengabdian di berbagai bidang, termasuk bidang sosial dan keagamaan. BAZNAS Trenggalek sendiri terus berupaya menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat penerima manfaat. Melalui program-program sosial dan keagamaan, BAZNAS berkomitmen untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai energi penggerak kemajuan umat. Penyerahan donasi oleh KORPRI Kecamatan Suruh ini menambah daftar kolaborasi positif antara BAZNAS dengan berbagai lembaga dan instansi di Kabupaten Trenggalek. Sinergi semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut, menjadi teladan bagi masyarakat, dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih religius dan berdaya. Mari turut menjadi bagian dari aksi kebaikan itu bersama BAZNAS Trenggalek, Rekening zakat : Bank Jatim 0222111111 BSI 7999957581 BRI 017701016625532 Rekening infaq/sedekah : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538
BERITA10/11/2025 | Humas
Sinergi BAZNAS JATIM dan BAZNAS TRENGGALEK : Wujudkan Kemandirian Ekonomi Jamaah Masjid
Sinergi BAZNAS JATIM dan BAZNAS TRENGGALEK : Wujudkan Kemandirian Ekonomi Jamaah Masjid
Dalam upaya mewujudkan kemandirian ekonomi umat, BAZNAS Kabupaten Trenggalek bersinergi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan Program Pemberdayaan Ternak Kambing Berbasis Jamaah Masjid. Bantuan tersebut diserahkan kepada Kelompok Ternak Jamaah Masjid Matlabul Ulum, Dusun Pingit Lor, Desa Gador, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, pada Sabtu (8/11/2025). Program ini menjadi bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis masjid. Dengan memanfaatkan potensi jamaah, diharapkan bantuan ternak kambing ini tidak hanya menjadi kegiatan sosial semata, tetapi juga menjadi mesin penggerak kemandirian ekonomi bagi jamaah. WAKA II BAZNAS Kabupaten Trenggalek, Kyai Bahauddin menyampaikan bahwa sinergi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi umat melalui model pemberdayaan produktif. “Kami ingin masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kebangkitan ekonomi umat. Melalui program ini, jamaah bisa mandiri, produktif, dan saling menebar manfaat," ujarnya. Bantuan yang diberikan meliputi 30 ekor kambing indukan dan ekor kambing jantan kepada 10 mustahiq, jamaah diharapkan mampu mengelola ternak secara profesional dan berkelanjutan. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat. Para jamaah menyampaikan rasa syukur dan harapan agar program ini dapat terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya di Kabupaten Trenggalek. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Trenggalek dan BAZNAS Jawa Timur membuktikan bahwa masjid bukan hanya pusat spiritual, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan umat. Mari tetap andil dalam aksi kebaikan itu bersama BAZNAS : Rekening zakat : Bank Jatim 0222111111 BSI 7999957581 BRI 017701016625532 Rekening infaq/sedekah : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538 a.n. BAZNAS Trenggalek
BERITA08/11/2025 | Humas
Tak Sekadar Berikan Bantuan, BAZNAS Trenggalek Hadirkan Kekuatan Hati untuk Korban Longsor Siki Dongko
Tak Sekadar Berikan Bantuan, BAZNAS Trenggalek Hadirkan Kekuatan Hati untuk Korban Longsor Siki Dongko
Trenggalek, 4 November 2025 — Rasa peduli dan semangat gotong royong kembali diwujudkan oleh BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Pada Selasa (04/11), tim BAZNAS Trenggalek bergerak menuju Desa Siki, Kecamatan Dongko, untuk menyalurkan bantuan sekaligus memberikan dukungan psikis kepada warga yang terdampak bencana tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Bencana tanah longsor yang melanda wilayah perbukitan tersebut meninggalkan duka dan trauma bagi masyarakat setempat. Selain mengancam keselamatan jiwa, longsoran tanah juga merusak beberapa rumah dan akses jalan warga. Melihat kondisi itu, BAZNAS Trenggalek dengan sigap menurunkan tim respons cepat untuk meninjau lokasi, memastikan kondisi para korban, serta menyalurkan bantuan yang dibutuhkan. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Trenggalek menyerahkan sejumlah paket bantuan berupa sembako, kebutuhan pokok, dan uang tunai kepada keluarga yang terdampak langsung. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang harus memulai kembali kehidupan pascabencana dengan penuh keterbatasan. Namun, bantuan yang diberikan bukan sekadar berupa materi. Tim BAZNAS Trenggalek juga menghadirkan pendampingan psikis bagi para korban yang masih mengalami rasa takut dan trauma akibat bencana tersebut. Melalui dialog hangat, doa bersama, dan motivasi spiritual, tim berupaya menumbuhkan kembali semangat warga agar bangkit dari keterpurukan dan tetap yakin bahwa setiap ujian pasti disertai hikmah serta pertolongan dari Allah SWT. Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa setiap musibah adalah panggilan empati bagi sesama. “Kami tidak hanya ingin hadir membawa bantuan, tetapi juga ingin hadir membawa kekuatan hati. Karena kami tahu, yang paling dibutuhkan para korban bukan hanya makanan dan pakaian, melainkan juga ketenangan jiwa dan semangat untuk bangkit,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS Trenggalek selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi situasi darurat kemanusiaan. “Kami bergerak bersama, karena kepedulian tidak boleh menunggu. Begitu ada kabar bencana, tim langsung kami turunkan untuk meninjau kondisi dan menyalurkan bantuan secepat mungkin,” tambahnya. Selain memberikan bantuan, tim BAZNAS juga berdialog dengan perangkat desa dan warga sekitar untuk memetakan kebutuhan lanjutan yang mungkin diperlukan. Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan penyaluran zakat, infak, dan sedekah benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Warga terdampak mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat korban longsor Siki Dongko menjadi bukti nyata bahwa lembaga zakat bukan hanya berperan dalam menyalurkan dana umat, tetapi juga hadir sebagai penolong dan penguat spiritual bagi mereka yang tertimpa musibah. Dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan keikhlasan, BAZNAS Trenggalek terus meneguhkan perannya sebagai lembaga yang menebar manfaat dan menumbuhkan harapan di setiap sudut Trenggalek. Melalui aksi kemanusiaan ini, BAZNAS Trenggalek mengajak masyarakat luas untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui saluran resmi BAZNAS. Karena dengan berbagi, kita tidak hanya membantu menghapus air mata saudara kita, tetapi juga menumbuhkan kekuatan dan harapan baru bagi mereka yang sedang diuji. Dengan semangat “Memberi Tak Harus Menunggu Kaya”, BAZNAS Trenggalek terus hadir untuk menguatkan yang lemah, menolong yang membutuhkan, dan menyalakan cahaya harapan bagi masyarakat terdampak bencana di seluruh pelosok daerah. Dengan langkah nyata dan hati yang tulus, BAZNAS Trenggalek terus membuktikan komitmennya: hadir di garda depan, menolong sesama, dan menebar kekuatan hati bagi mereka yang sedang diuji. Mari sahabat BAZNAS ikut andil dalam setiap aksi kebaikan bersama kami, via transfer ke rekening a.n. BAZNAS Trenggalek: Rekening zakat : Bank Jatim 0222111111 BSI 7999957581 BRI 017701016625532 Berapapun nilainya akan sangat membantu saudara kita yang membutuhkan, dan berpapun nilainya pula akan Allah ganti dengan kebaikan di waktu yang akan datang.
BERITA04/11/2025 | Humas
Ikhlas Beramal dalam Kehidupan Sehari-hari: 9 Contoh Nyata
Ikhlas Beramal dalam Kehidupan Sehari-hari: 9 Contoh Nyata
Dalam ajaran Islam, setiap amal memiliki nilai di sisi Allah bukan hanya karena besarnya perbuatan, tetapi karena keikhlasan di dalamnya. Banyak orang berbuat baik, tetapi tidak semua mendapat pahala sempurna karena niatnya tercampur dengan riya atau pamrih duniawi. Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk memahami makna ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari. Ikhlas berarti beramal semata-mata karena Allah, tanpa mengharapkan balasan atau pujian dari manusia. Konsep ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya diterapkan dalam ibadah ritual seperti salat dan puasa, tetapi juga dalam aktivitas harian seperti bekerja, membantu orang lain, hingga bersikap jujur. Setiap amal yang dilakukan dengan hati bersih dan niat yang lurus akan menjadi ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah. Dalam artikel ini, kita akan membahas sembilan contoh nyata bagaimana seorang muslim bisa menerapkan ikhlas beramal dalam keseharian. 1. Ikhlas Beramal dalam Bekerja Bekerja adalah bagian penting dari kehidupan manusia. Dalam Islam, bekerja bukan sekadar mencari nafkah, melainkan juga sarana untuk beribadah. Ketika seseorang bekerja dengan niat mencari rezeki yang halal demi keluarga dan menghindari perbuatan haram, maka ia sedang mempraktikkan ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari. Ikhlas dalam bekerja berarti tidak menipu, tidak mengambil hak orang lain, serta menjalankan tugas sebaik mungkin meskipun tidak selalu mendapat pengakuan. Seorang karyawan yang tetap bekerja dengan disiplin meski tidak diawasi atasan, sebenarnya sedang menunjukkan ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, bekerja dengan ikhlas akan melahirkan keberkahan. Rasulullah SAW bersabda:"Sesungguhnya Allah mencintai jika salah seorang di antara kalian melakukan pekerjaan, maka ia melakukannya dengan itqan (profesional dan sungguh-sungguh).” (HR. Thabrani). Artinya, ketika seorang muslim menjalankan pekerjaannya dengan kesungguhan dan niat karena Allah, maka kerja itu menjadi amal saleh. Dengan demikian, ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari di tempat kerja adalah kunci untuk mendapatkan rezeki yang berkah dan hati yang tenang. 2. Ikhlas Beramal dalam Membantu Sesama Salah satu wujud ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari adalah membantu sesama tanpa pamrih. Menolong orang lain, baik dalam bentuk materi, tenaga, maupun nasihat, merupakan amalan mulia yang sangat dianjurkan. Namun, nilai kebaikan itu akan hilang jika diiringi dengan keinginan dipuji. Allah SWT berfirman:"Jika kamu menampakkan sedekahmu, itu baik. Tetapi jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang miskin, maka itu lebih baik bagimu." (QS. Al-Baqarah: 271). Ayat ini menegaskan bahwa membantu secara tulus, tanpa berharap imbalan, merupakan bentuk ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari yang sangat dicintai Allah. Ketika seseorang menolong tetangga yang kesulitan, mengantar orang tua ke rumah sakit, atau berbagi makanan dengan yang membutuhkan, semua itu bisa menjadi ibadah jika diniatkan karena Allah. Sebaliknya, jika bantuan diberikan demi pujian, maka amal itu menjadi sia-sia. Dengan membiasakan ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari, seorang muslim akan merasakan kedamaian batin karena ia sadar bahwa semua kebaikan hanya Allah yang menilai, bukan manusia. 3. Ikhlas Beramal dalam Ibadah Ibadah seperti salat, puasa, zakat, dan haji merupakan bentuk pengabdian kepada Allah. Namun, tidak semua ibadah diterima jika tidak disertai dengan keikhlasan. Karena itu, ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari juga mencakup ibadah ritual yang dilakukan setiap waktu. Salat misalnya, akan menjadi ringan jika dilakukan karena cinta kepada Allah, bukan karena kewajiban semata. Orang yang ikhlas beribadah tidak akan merasa bosan atau terpaksa, karena tujuannya adalah untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Begitu pula dengan puasa dan zakat. Keduanya menjadi sarana ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari karena mengajarkan pengendalian diri dan kepedulian terhadap sesama. Orang yang ikhlas dalam berzakat tidak akan merasa kehilangan, melainkan bersyukur karena dapat menjadi perantara rezeki bagi orang lain. Dengan demikian, keikhlasan dalam ibadah adalah pondasi utama untuk membangun hubungan spiritual yang kuat antara hamba dan Tuhannya. 4. Ikhlas Beramal dalam Keluarga Keluarga adalah tempat pertama di mana seseorang belajar arti pengorbanan dan kasih sayang. Dalam rumah tangga, ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari bisa diwujudkan dengan melayani pasangan, mendidik anak, dan menjaga keharmonisan tanpa pamrih. Seorang ibu yang merawat anaknya siang malam tanpa mengeluh sedang menunjukkan bentuk tertinggi dari ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari. Begitu juga seorang ayah yang bekerja keras mencari nafkah untuk keluarganya, bukan demi kebanggaan diri, melainkan karena tanggung jawab di hadapan Allah. Dalam Islam, setiap pengorbanan untuk keluarga dinilai sebagai ibadah jika diniatkan dengan ikhlas. Rasulullah SAW bersabda:"Satu dinar yang engkau nafkahkan di jalan Allah, satu dinar yang engkau nafkahkan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang engkau sedekahkan kepada orang miskin, dan satu dinar yang engkau nafkahkan kepada keluargamu, maka yang paling besar pahalanya adalah yang engkau nafkahkan kepada keluargamu." (HR. Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari di dalam keluarga memiliki pahala besar jika dilakukan dengan hati yang tulus. 5. Ikhlas Beramal dalam Menuntut Ilmu Menuntut ilmu juga merupakan bentuk ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari. Islam sangat menekankan pentingnya ilmu, namun niat dalam belajar harus benar. Seorang pelajar yang belajar demi Allah akan memperoleh keberkahan ilmu, sementara yang belajar hanya demi status atau pujian akan kehilangan makna sejatinya. Rasulullah SAW bersabda:"Barang siapa menuntut ilmu yang seharusnya untuk mencari ridha Allah, tetapi ia mempelajarinya hanya untuk memperoleh keuntungan dunia, maka ia tidak akan mencium bau surga." (HR. Abu Dawud). Oleh karena itu, keikhlasan menjadi syarat mutlak bagi siapa pun yang menuntut ilmu. Dalam praktiknya, ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari bisa diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh, membagikan ilmu kepada orang lain, dan tidak merasa lebih tinggi dari yang lain. Dengan niat yang lurus, setiap proses belajar akan menjadi ibadah yang mendekatkan kita kepada Allah SWT. 6. Ikhlas Beramal dalam Bersabar Menghadapi Ujian Hidup tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya seseorang diuji dengan kesedihan, kehilangan, atau kegagalan. Dalam kondisi seperti itu, ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari berarti menerima takdir Allah dengan sabar dan tetap berprasangka baik. Kesabaran adalah bagian dari amal yang membutuhkan keikhlasan. Ketika seseorang mampu menahan diri dari amarah dan tidak mengeluh, ia telah mempraktikkan ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari secara nyata. Allah SWT berfirman:"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 153). Dengan sabar, hati menjadi tenang dan iman semakin kuat. Orang yang ikhlas menerima ujian akan melihat cobaan sebagai bentuk kasih sayang Allah, bukan hukuman. Ia sadar bahwa setiap kesulitan pasti mengandung hikmah yang mendewasakan. 7. Ikhlas Beramal dalam Sedekah Sedekah adalah salah satu amalan yang paling sering dihubungkan dengan keikhlasan. Dalam Islam, ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari melalui sedekah dapat dilakukan kapan saja, bahkan dengan senyum sekalipun. Rasulullah SAW bersabda:"Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." (HR. Tirmidzi). Artinya, sedekah tidak harus berupa uang, melainkan setiap kebaikan yang dilakukan karena Allah. Orang yang ikhlas bersedekah tidak akan menghitung-hitung balasan, sebab yang dicari hanyalah ridha Allah. Ketika seseorang memberi dengan niat yang tulus, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Sebaliknya, jika niatnya untuk dipuji, maka amal itu akan kehilangan nilai spiritualnya. Karena itu, sedekah menjadi cerminan nyata ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari bagi setiap muslim. 8. Ikhlas Beramal dalam Menjaga Amanah Amanah adalah tanggung jawab besar yang harus dijaga. Baik itu amanah dalam pekerjaan, jabatan, maupun janji kecil sekalipun. Menjalankan amanah dengan jujur adalah wujud dari ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari yang sangat ditekankan dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda:"Tidak ada iman bagi orang yang tidak amanah." (HR. Ahmad). Ketika seseorang memegang tanggung jawab dengan hati yang tulus, ia tidak hanya menjaga kepercayaan manusia, tetapi juga memenuhi kewajibannya kepada Allah. Dalam dunia modern, sikap ini bisa diterapkan oleh pegawai, pemimpin, atau siapa pun yang memegang peran dalam masyarakat. Dengan menjalankan amanah secara ikhlas, seseorang akan membangun kepercayaan dan keberkahan dalam setiap aspek hidupnya. 9. Ikhlas Beramal dalam Menyebarkan Kebaikan Menyebarkan kebaikan adalah salah satu cara paling mudah menerapkan ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari. Di era digital ini, kebaikan bisa disebarkan melalui tulisan, ucapan, atau tindakan kecil yang menginspirasi orang lain. Namun, keikhlasan tetap menjadi kuncinya. Jangan sampai menyebarkan kebaikan hanya untuk mendapatkan popularitas atau sanjungan. Islam mengajarkan agar setiap amal dilakukan dengan niat murni, karena hanya Allah yang menilai. Ketika seseorang menulis pesan motivasi islami, mengajak teman berbuat baik, atau mengingatkan orang lain dengan cara yang lembut, semua itu bisa menjadi amal saleh jika dilakukan dengan ikhlas. Maka dari itu, ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari adalah jalan untuk terus menebar manfaat bagi sesama dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dari pembahasan di atas, jelas bahwa ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari mencakup seluruh aspek hidup seorang muslim, baik dalam ibadah, pekerjaan, keluarga, maupun hubungan sosial. Keikhlasan adalah kunci agar setiap amal bernilai ibadah dan mendatangkan ketenangan batin. Ketika seorang muslim mampu menjalankan aktivitasnya dengan niat tulus karena Allah, maka hidupnya akan dipenuhi keberkahan dan kebahagiaan sejati. Mari kita tanamkan keikhlasan dalam setiap langkah, karena hanya amal yang ikhlas yang akan abadi di sisi Allah SWT.
BERITA03/11/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Gerak Cepat Beri Bantuan dan Tebar Kekuatan Hati Warga Terdampak Longsor di Panggul
BAZNAS Trenggalek Gerak Cepat Beri Bantuan dan Tebar Kekuatan Hati Warga Terdampak Longsor di Panggul
Kepedulian dan tanggap darurat kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek. Kali ini, tim BAZNAS bergerak cepat memberikan bantuan sekaligus dukungan moral bagi warga terdampak bencana tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Panggul. Bencana tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah rumah warga (Sdri. Situn, Sdr. Saginen dan Sdr. Sutrisno) rusak dan akses jalan sempat tertutup material tanah. Kejadian tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikis bagi masyarakat yang menjadi korban. Menyadari pentingnya pemulihan baik dari sisi kebutuhan dasar maupun mental, BAZNAS Trenggalek segera menurunkan tim untuk menyalurkan bantuan dan menebar semangat kepada para penyintas. Kegiatan penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi terdampak, Dusun Jokerto RT 28 RW 09 Desa Nglebeng Kecamatan Panggul, disertai kunjungan dan interaksi dengan para warga yang harus mengungsi sementara waktu. Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan bahwa misi utama kegiatan ini tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga menghadirkan empati dan ketenangan bagi masyarakat. “Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat untuk bangkit. Kami ingin masyarakat yang terdampak merasa tidak sendiri. Ada banyak pihak yang peduli dan siap membantu mereka melewati masa sulit ini,” ujar Ketua BAZNAS Trenggalek dalam kesempatan tersebut. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok. Selain itu, tim BAZNAS juga memberikan wejangan singkat untuk menenangkan hati para korban. Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat dapat kembali menata kehidupan dengan hati yang lebih tenang dan penuh harapan. Momen haru dan penuh kekeluargaan terasa saat para relawan berinteraksi dengan warga. Senyum dan ucapan terima kasih dari masyarakat menjadi bukti nyata bahwa kehadiran BAZNAS membawa arti lebih dari sekadar bantuan materi. Dukungan moral dan spiritual yang diberikan menumbuhkan optimisme baru di tengah cobaan yang menimpa. Selain memberikan bantuan langsung, BAZNAS Trenggalek juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan perangkat desa setempat untuk memetakan kebutuhan lanjutan warga terdampak. Langkah ini dilakukan agar proses pemulihan bisa berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran. “Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan, dan kami siap mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih,” tambahnya. Aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari program Trenggalek Peduli-BAZNAS Peduli Bencana, yang menjadi wujud nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dikelola secara profesional dan amanah. Melalui program ini, BAZNAS Trenggalek terus hadir dalam setiap situasi darurat untuk membantu masyarakat tanpa memandang latar belakang. Dengan semangat “Memberi Tak Harus Menunggu Lebih”, BAZNAS Trenggalek berharap kehadiran mereka dapat menjadi sumber kekuatan baru bagi warga Panggul. Karena sejatinya, kekuatan terbesar dalam menghadapi bencana adalah rasa kebersamaan dan saling peduli. Di akhir kegiatan, tim BAZNAS menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, serta sedekahnya melalui BAZNAS Trenggalek. Amanah yang dititipkan terus diupayakan agar memberikan manfaat luas dan menyentuh hati mereka yang membutuhkan. Dengan langkah nyata dan hati yang tulus, BAZNAS Trenggalek terus membuktikan komitmennya: hadir di garda depan, menolong sesama, dan menebar kekuatan hati bagi mereka yang sedang diuji. Mari sahabat BAZNAS ikut andil dalam setiap aksi kebaikan bersama kami, via transfer ke rekening a.n. BAZNAS Trenggalek: Rekening zakat : Bank Jatim 0222111111 BSI 7999957581 BRI 017701016625532 Berapapun nilainya akan sangat membantu saudara kita yang membutuhkan, dan berpapun nilainya pula akan Allah ganti dengan kebaikan di waktu yang akan datang.
BERITA03/11/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Bersama Bupati Trenggalek Tinjau dan Berikan Dukungan untuk Korban Bencana Tanah Longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan
BAZNAS Trenggalek Bersama Bupati Trenggalek Tinjau dan Berikan Dukungan untuk Korban Bencana Tanah Longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan
Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, BAZNAS Kabupaten Trenggalek bersama Bupati Trenggalek turun langsung meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, pada Senin (03/11). Kunjungan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS Trenggalek dalam memberikan perhatian serta dukungan bagi masyarakat terdampak. Bencana tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan rumah dan akses jalan warga, serta menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Dalam kesempatan itu, Bupati Trenggalek bersama WAKA I BAZNAS Kabupaten Trenggalek menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada keluarga korban, terdapat 4 korban meninggal, Sdr. Sarip (60) Sdri. Welas (57) Sdr. Fajar (17) dan Sdr. Rohman (14) yang mana mereka semua adalah satu keluarga, dari satu keluarga tersebut ada 1 yang selamat yaitu Sdr. Wijianto(38), beliau seorang disabilitas yang saat ini dirawat oleh adiknya, selain itu kami juga menyampaikan rasa empati yang mendalam untuk warga masyarakat terdampak. Keduanya juga memberikan semangat agar warga tetap tabah dan segera bangkit dari ujian yang dihadapi. “Kami hadir untuk memastikan bahwa warga terdampak mendapat perhatian, baik dari pemerintah maupun lembaga sosial seperti BAZNAS. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penguat semangat bagi keluarga yang terdampak,” ujar Bupati Trenggalek. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Trenggalek menyalurkan bantuan sebanyak 9 paket sembako dan uang tunai. Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga korban dan warga sekitar yang turut terdampak oleh bencana. Paket bantuan berisi kebutuhan pokok sehari-hari yang diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan sementara pasca bencana. WAKA I BAZNAS Trenggalek menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Trenggalek yang dikelola secara amanah. Menurutnya, setiap rupiah yang disalurkan melalui BAZNAS akan selalu kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dari amanah inilah kami bisa terus hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji,” ungkap WAKA I BAZNAS Trenggalek. Selain meninjau lokasi bencana, Bupati dan tim BAZNAS juga berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan keluh kesah mereka, serta memberikan dukungan moral agar masyarakat tidak kehilangan harapan. Suasana haru dan kekeluargaan menyelimuti kegiatan tersebut, menjadi bukti nyata bahwa kehadiran pemimpin dan lembaga sosial di tengah masyarakat mampu memberikan ketenangan dan rasa optimis bagi warga terdampak. Kunjungan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS Trenggalek akan terus diperkuat untuk mempercepat respon penanganan setiap bencana yang terjadi di wilayah Trenggalek. Dengan semangat “Trenggalek Peduli”, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat, menyalurkan bantuan secara tepat sasaran, dan menebar kebaikan tanpa henti. Karena bagi BAZNAS, menolong sesama bukan sekadar tugas, tapi panggilan hati untuk menjaga kemanusiaan. Dengan langkah nyata dan hati yang tulus, BAZNAS Trenggalek terus membuktikan komitmennya: hadir di garda depan, menolong sesama, dan menebar kekuatan hati bagi mereka yang sedang diuji. Mari sahabat BAZNAS ikut andil dalam setiap aksi kebaikan bersama kami, via transfer ke rekening a.n. BAZNAS Trenggalek: Rekening zakat : Bank Jatim 0222111111 BSI 7999957581 BRI 017701016625532 Berapapun nilainya akan sangat membantu saudara kita yang membutuhkan, dan berpapun nilainya pula akan Allah ganti dengan kebaikan di waktu yang akan datang.
BERITA03/11/2025 | Humas
BAZNAS Trenggalek Salurkan 696 Paket Bantuan Biaya Hidup Bulanan untuk Mustahik di Bulan Oktober 2025
BAZNAS Trenggalek Salurkan 696 Paket Bantuan Biaya Hidup Bulanan untuk Mustahik di Bulan Oktober 2025
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek kembali menyalurkan bantuan biaya hidup bulanan bagi para mustahik pada bulan Oktober 2025. Sebanyak 696 paket bantuan disalurkan kepada 696 mustahik yang tersebar di berbagai wilayah Kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Program bantuan biaya hidup bulanan ini merupakan bagian dari Program Trenggalek Peduli, yang rutin dilaksanakan oleh BAZNAS setiap bulan. Tujuannya adalah membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu, terutama bagi para lansia, janda, buruh lepas, dan keluarga yang tengah berjuang menghadapi kesulitan ekonomi. Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab lembaga dalam mengelola amanah dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzakki dan donatur. “Kami ingin memastikan bahwa dana zakat yang ditunaikan masyarakat benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerimanya. Bantuan biaya hidup ini adalah bukti nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan kebermanfaatan dan ketenangan bagi mustahik,” ujarnya. Proses pendistribusian dilakukan secara terencana dan terukur melalui kerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap kecamatan. Tim BAZNAS melakukan verifikasi data mustahik agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan syariah. Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok dan bantuan tunai yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima. Melalui bantuan ini, diharapkan para mustahik dapat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok dan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Sejumlah penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS Trenggalek. Salah satu mustahik dari Kecamatan Pogalan, misalnya, mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang diterimanya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami. Terima kasih kepada BAZNAS dan para donatur yang sudah peduli kepada masyarakat kecil seperti kami,” ucapnya dengan haru. Selain memberikan bantuan langsung, BAZNAS Trenggalek juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar semakin banyak yang sadar akan pentingnya menunaikan zakat. Dengan meningkatnya kesadaran berzakat, maka semakin banyak pula mustahik yang dapat terbantu dan perlahan bangkit menuju kemandirian. Kegiatan pendistribusian ini juga menjadi momentum bagi BAZNAS Trenggalek untuk memperkuat peran sebagai lembaga pengelola zakat resmi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Setiap rupiah yang dihimpun dari masyarakat dikelola dengan penuh tanggung jawab, disalurkan tepat sasaran, dan dilaporkan secara terbuka kepada publik. “Kami mengajak seluruh masyarakat Trenggalek untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Karena di dalam harta kita, ada hak orang lain yang harus kita tunaikan. Bersama BAZNAS, kita wujudkan Trenggalek yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” tambah Ketua BAZNAS. Program bantuan biaya hidup bulanan ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol kehadiran dan perhatian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya program ini, BAZNAS Trenggalek berharap dapat terus menebar keberkahan, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga. Melalui pendistribusian 696 paket bantuan di bulan Oktober 2025 ini, BAZNAS Trenggalek sekali lagi menegaskan komitmennya untuk selalu “Hadir untuk Mustahik, Amanah untuk Muzakki”, menjaga kepercayaan publik, serta menguatkan peran zakat sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan pemberdayaan umat di Kabupaten Trenggalek.
BERITA31/10/2025 | Humas
Jumat Berkah: BAZNAS Trenggalek Bantu Perbaikan Rumah Roboh di Botoputih, Bendungan
Jumat Berkah: BAZNAS Trenggalek Bantu Perbaikan Rumah Roboh di Botoputih, Bendungan
Dalam semangat menebar manfaat dan kepedulian terhadap sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program Trenggalek Peduli. Pada Jumat (24/10/2025), tim BAZNAS Trenggalek turun langsung ke Desa Botoputih, Kecamatan Bendungan, untuk memberikan bantuan biaya perbaikan rumah kepada salah satu warga terdampak, yaitu Sdr. Toeran, yang rumahnya mengalami kerusakan parah hingga roboh. Bantuan ini menjadi bagian dari kegiatanJumat Berkah yang diinisiasi oleh BAZNAS Trenggalek sebagai wujud nyata kehadiran lembaga zakat di tengah masyarakat, khususnya mereka yang mengalami musibah dan membutuhkan uluran tangan. Dalam kegiatan ini, tim BAZNAS berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan penerima. Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari visi dan misi BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen keadilan sosial dan pemberdayaan umat. “Kami hadir tidak hanya untuk menyalurkan zakat, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari para muzaki benar-benar membawa dampak positif dan mengembalikan senyum masyarakat yang tertimpa musibah,” ujarnya. Rumah milik Sdr. Toeran sebelumnya roboh akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak kuat menahan terpaan angin serta hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu. Selama beberapa hari, Toeran bersama keluarga terpaksa menumpang di rumah kerabat terdekat sambil menunggu adanya bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal mereka. Berkat bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Trenggalek, keluarga ini kini dapat kembali memiliki harapan untuk menempati rumah yang layak dan aman. Pemerintah Desa Botoputih mengucapkan terima kasih atas kepedulian BAZNAS Trenggalek terhadap warganya. Menurut kepala desa, bantuan semacam ini tidak hanya memberikan manfaat secara fisik berupa perbaikan rumah, tetapi juga menjadi dukungan moral dan psikologis bagi warga yang sedang diuji dengan kesulitan. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Trenggalek yang selalu tanggap dan peduli terhadap kondisi masyarakat kami. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut demi kebaikan bersama,” tutur kepala desa. Program Trenggalek Peduli yang dilaksanakan BAZNAS Trenggalek bukan hanya sebatas pemberian bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menyebarkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen untuk membangun kesejahteraan sosial secara berkelanjutan. Selain menyalurkan bantuan untuk perbaikan rumah, BAZNAS Trenggalek juga secara rutin menyalurkan berbagai bentuk bantuan lainnya, seperti program pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan tanggap bencana. Semua program ini dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan sosial agar manfaat zakat dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan. Dengan kegiatan ini, BAZNAS Trenggalek kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga yang tidak hanya menghimpun dan menyalurkan dana zakat, tetapi juga hadir sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Semangat berbagi dan kepedulian sosial. Menutup kegiatan, tim BAZNAS bersama perangkat desa dan warga setempat mendoakan agar proses perbaikan rumah Sdr. Toeran dapat berjalan lancar dan segera selesai, sehingga keluarga tersebut bisa kembali menempati rumahnya dengan rasa aman dan nyaman. Kegiatan sederhana ini menjadi bukti bahwa ketika zakat dikelola dengan baik dan disalurkan tepat sasaran, maka ia mampu menjadi solusi nyata bagi permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Kini lebih mudah beramal, Anda dapat menyalurkan donasi melalui: Rekening infaq/sedekah : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538 Cahaya Zakat, Keajaiban Bagi Muzaki dan Mustahik.
BERITA24/10/2025 | Humas
Menandai Hari Santri Nasional 2025, BAZNAS Trenggalek Tebar Manfaat untuk Umat
Menandai Hari Santri Nasional 2025, BAZNAS Trenggalek Tebar Manfaat untuk Umat
Dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek kembali menegaskan komitmennya dalam menebar manfaat bagi masyarakat. Momentum bersejarah ini menjadi ajang pembuktian bahwa nilai-nilai perjuangan dan kepedulian sosial para santri terus hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Sebagai bentuk nyata kepedulian tersebut, BAZNAS Trenggalek menyalurkan 1 program bantuan bedah rumah dan 2 unit bantuan gerobak UMKM kepada warga kurang mampu di Kabupaten Trenggalek. Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adapun penerima manfaat dalam kegiatan ini antara lain Sdr. Zaenal, warga RT 20 RW 09 Dusun Bendil, Desa Wonocoyo, yang menerima bantuan bedah rumah; serta Pak Yani dari Kecamatan Karangan dan Mas Welly dari Trenggalek, masing-masing menerima bantuan berupa gerobak usaha UMKM. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis langsung di lokasi oleh jajaran pimpinan BAZNAS Trenggalek, disaksikan oleh tokoh agama, perangkat desa, dan perwakilan pemerintah daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi dan sosial BAZNAS, yang dirancang untuk mendorong kemandirian mustahik. Ia menegaskan bahwa Hari Santri Nasional bukan hanya seremonial tahunan, tetapi momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan dan keikhlasan dalam mengabdi kepada umat. “Hari Santri Nasional kami maknai sebagai momentum untuk menghidupkan nilai perjuangan, kemandirian, dan kepedulian sosial. Bantuan ini adalah bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun masyarakat,” ujar H. Mahsun. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa melalui bantuan bedah rumah, BAZNAS ingin memastikan setiap warga yang berhak dapat hidup dengan tempat tinggal yang layak dan sehat. Sementara itu, bantuan gerobak UMKM diharapkan menjadi awal bagi penerima manfaat untuk memulai usaha kecil, meningkatkan pendapatan, serta menjadi contoh kemandirian ekonomi di lingkungannya. Kegiatan penyaluran ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, serta masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak menjadi bukti bahwa upaya membangun kesejahteraan umat harus dilakukan secara bersama-sama. Selain memberikan bantuan, BAZNAS Trenggalek juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar senantiasa meneladani semangat santri — yakni berjuang dengan keikhlasan, mandiri dalam berusaha, dan peduli terhadap sesama. Semangat inilah yang menjadi dasar BAZNAS dalam setiap langkah programnya, agar zakat tidak hanya berhenti sebagai kewajiban ritual, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat. Momentum Hari Santri Nasional 2025 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus menebar kebaikan. Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, BAZNAS Trenggalek optimis dapat menghadirkan lebih banyak program yang berdampak luas — baik dalam bentuk pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, maupun penguatan spiritual umat. Melalui langkah kecil namun bermakna ini, BAZNAS Trenggalek ingin menegaskan bahwa semangat santri sejati adalah semangat untuk memberi dan melayani. Zakat yang dikelola dengan amanah dan tepat sasaran akan menjadi cahaya bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus memperkuat pondasi kesejahteraan umat di Kabupaten Trenggalek.
BERITA22/10/2025 | Humas
Sinergi Kebaikan: BAZNAS dan Kitabisa Serahkan Dua Tandon Air kepada Pramuka Trenggalek
Sinergi Kebaikan: BAZNAS dan Kitabisa Serahkan Dua Tandon Air kepada Pramuka Trenggalek
Trenggalek — Dalam upaya memperluas manfaat dan memperkuat kolaborasi antar lembaga sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek bersama platform donasi online Kitabisa menyalurkan dua buah tandon air kepada Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Trenggalek. Penyerahan ini dilakukan pada hari Selasa (14/10) di HUNTARA Desa Ngrandu Kecamatan Suruh, selanjutnya tandon tersebut akan digunakan untuk penampungan air di Masjid IKHLAS BAKTI (Masjid kolabosari BAZNAS Trenggalek dan Pramuka Trenggalek) yang 2 minggu ini sedang berjalan pembangunannya di sisi lain, kolaborasi antara BAZNAS dan Kitabisa menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga amil zakat dan platform digital dalam menyalurkan kebaikan. Kitabisa, sebagai platform donasi terbesar di Indonesia, telah menjadi jembatan antara masyarakat dermawan dengan penerima manfaat di berbagai daerah, termasuk Trenggalek. Melalui program ini, kedua lembaga berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan lingkungan. Tidak hanya sebatas penyerahan bantuan fisik, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya berbagi dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam, terutama air bersih yang menjadi kebutuhan pokok bagi semua makhluk hidup. Penyaluran dua buah tandon ini menjadi simbol bahwa setiap tetes kebaikan yang disalurkan akan memberikan manfaat besar bagi banyak orang. BAZNAS Trenggalek berharap, sinergi ini akan terus berkembang dan menginspirasi berbagai pihak untuk turut serta dalam gerakan kebaikan bersama, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, kegiatan ini menegaskan bahwa kebaikan tidak pernah berhenti di satu titik. Ia akan terus mengalir, seperti air yang membawa kehidupan dari tangan para donatur, melalui lembaga sosial, hingga sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Kini lebih mudah beramal, Anda dapat menyalurkan donasi melalui transfer: Rekening infaq/sedekah : Bank Jatim 0222411114 BSI 7555557587 BRI 017701016626538 a.n. BAZNAS Kabupaten Trenggalek Setiap rupiah yang Anda titipkan akan disalurkan kepada yang berhak, menjadi jalan kebaikan dan keberkahan bersama. Bersama BAZNAS, kita hadirkan senyum dan harapan untuk sesama.
BERITA14/10/2025 | Humas
BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur Salurkan Bantuan ke 29 Titik Pasca Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny
BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur Salurkan Bantuan ke 29 Titik Pasca Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny
Sidoarjo — Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur terus bergerak cepat dalam memberikan respon kemanusiaan pasca runtuhnya musala di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Peristiwa memilukan tersebut menggugah kepedulian banyak pihak. Melalui BAZNAS Tanggap Bencana, berbagai bantuan terus dihimpun dari masyarakat, perusahaan, lembaga, instansi pemerintah, hingga komunitas, untuk disalurkan kepada para korban terdampak, para santri, masyarakat sekitar, dan para relawan yang terlibat dalam proses penanganan. Sejak awal kejadian, BAZNAS Jawa Timur langsung menurunkan tim tanggap bencana untuk melakukan asesmen kebutuhan di lapangan. Berdasarkan hasil asesmen, kebutuhan utama masyarakat terdampak meliputi bahan makanan, air minum, perlengkapan kebersihan, serta logistik pendukung lainnya. Merespons hal itu, BAZNAS Tanggap Bencana membuka posko pengumpulan bantuan di Pos BTB Jawa Timur sebagai pusat penerimaan, pengelolaan, dan distribusi bantuan. Bantuan yang diterima dari berbagai pihak kemudian diklasifikasikan sesuai jenis dan kebutuhan penerima manfaat. Makanan siap saji, air mineral, beras, sembako, alat kebersihan, serta kebutuhan dasar lainnya menjadi fokus utama dalam penyaluran. Tak hanya memenuhi kebutuhan fisik, BAZNAS juga memastikan bantuan diberikan secara berkeadilan dan tepat sasaran, dengan mempertimbangkan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan santri yang terdampak langsung. Proses penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terukur. Hingga Jumat (3/10/2025), BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur telah menyalurkan bantuan ke 29 titik distribusi yang tersebar di sekitar kawasan pondok pesantren dan wilayah terdampak lainnya. Titik-titik tersebut ditentukan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan agar distribusi dapat dilakukan secara efektif, merata, dan tidak tumpang tindih. Selain mendistribusikan bantuan logistik, tim BTB Jawa Timur juga aktif berkoordinasi dengan pihak pesantren, aparat desa, BPBD setempat, serta relawan lintas organisasi untuk memastikan proses tanggap darurat berjalan lancar. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak dan meminimalisir dampak lanjutan dari bencana yang terjadi. Kepala Pelaksana BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi masyarakat yang telah menyalurkan bantuannya melalui BAZNAS. “Kami terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut peduli. Bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi para korban yang kini tengah berjuang memulihkan diri,” ujarnya. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, BAZNAS Jawa Timur berharap penyaluran bantuan ini tidak hanya meringankan beban para korban, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir di setiap situasi darurat, menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan, serta memastikan amanah para donatur tersalurkan secara transparan dan tepat guna. Mari salurkan sedekah terbaik Anda, melalui link berikut: Sedekah BAZNAS
BERITA04/10/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Trenggalek.

Lihat Daftar Rekening →